Pasar obligasi kembali tertekan, investor asing berpotensi lakukan aksi jual

Kondisi pasar obligasi Indonesia yang kembali diliputi ketidakpastian dalam beberapa hari terakhir dapat mendorong aksi jual investor asing dalam waktu dekat. Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto mengatakan, awalnya koreksi di pasar obligasi terjadi karena aksi ambil untung oleh sebagian investor mengingat harga SUN sudah rally cukup signifikan di bulan lalu. Akan tetapi, tekanan bertambah karena tensi perang dagang antara AS dan China kembali meningkat.

Di sisi lain, investor asing juga masih menantikan langkah berikutnya dari The Fed terkait kebijakan moneter AS di masa mendatang. Hal ini mengingat The Fed cenderung memberi sinyal hawkish kendati memangkas suku bunga acuan AS pada pekan lalu. Ramdhan berharap tekanan eksternal bisa segera berakhir sehingga yield SUN 10 tahun kembali berangsur-angsur turun seperti di bulan Juni dan Juli kemarin. Pasalnya, sebagian besar investor asing mengincar SUN seri-seri benchmark, termasuk untuk tenor 10 tahun. Naik-turunnya yield SUN seri acuan tentu bisa mempengaruhi minat investor asing di pasar obligasi domestik. “SUN seri acuan kerap dibandingkan dengan US Treasury, makanya banyak investor asing yang mengincar seri tersebut,” paparnya, Senin (5/8).

Dia juga menilai, spread antara yield SUN dan US Treasury masih akan menarik bagi investor asing sekalipun yield SUN kembali turun. Untuk saat ini, spread antara yield SUN dengan US Treasury untuk tenor 10 tahun memang tergolong lebar.

Mengutip data Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), yield SUN 10 tahun pada hari ini  Senin (5/8) berada di level 7,64%. Di sisi lain, yield US Treasury tenor 10 tahun berada di level 1,77%. Hasil tersebut membuat spread yield SUN dan yield US Treasury kini mencapai 587 bps atau 5,87%.

Menurut Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia Fikri C. Permana, pelebaran spread antar yield obligasi di atas kertas bisa menjadi pemicu masuknya investor asing ke pasar SBN secara berkelanjutan. Namun, perlu diingat bahwa kenaikan yield SUN akhir-akhir ini diikuti pula oleh pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS.

Lihat saja, hari ini rupiah kembali terkapar di pasar spot sebesar 0,49% ke level Rp 14.255 per dolar AS. Pelemahan rupiah yang terjadi terus-menerus terjadi dikhawatirkan akan menahan laju aliran dana masuk dari investor asing di pasar obligasi. Jika akhirnya investor asing kembali keluar, bukan tidak mungkin tekanan di pasar obligasi akan bertambah. Apalagi, nilai kepemilikan asing telah di atas Rp 1.000 triliun.

“Investor asing melihat salah satu risiko saat ini adalah depresiasi atau ketidakstabilan rupiah,” ujar Fikri, Senin (5/8). Lebih lanjut, ia juga menganggap, perkembangan sentimen global masih akan berperan besar terhadap nilai kepemilikan asing di pasar SBN dalam beberapa waktu ke depan. Ini mengingat belum ada lagi sentimen dari dalam negeri yang bisa menopang laju aliran dana asing. Justru, hasil data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2019 yang hanya mencapai 5,05% (yoy) bisa menjadi sentimen negatif walau cuma sesaat. “Dalam jangka panjang, investor asing lebih memperhatikan pengelolaan utang yang tergambar dalam APBN Indonesia,” tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, investor asing mencatatkan aksi beli atau net buy sebesar Rp 24,29 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sepanjang bulan Juli lalu. Lantas, nilai kepemilikan asing di pasar SBN per akhir Juli kemarin tumbuh mencapai Rp 1.013,04 triliun.

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/pasar-obligasi-kembali-tertekan-investor-asing-berpotensi-lakukan-aksi-jual

Market sepekan: Bursa global alami minggu terburuk di sepanjang 2019

Pasar saham mengalami pekan terburuk di sepanjang tahun ini. Investor mencemaskan langkah Presiden AS Donald Trump yang kian memanaskan perang dagang dengan China.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, indeks S&P 500 melorot selama lima hari beruntun, yang menandai penurunan mingguan terbesar sejak aksi jual pada Desember lalu. Perang dagang kembali menjadi isu utama setelah Trump mengatakan AS akan kembali menetapkan pajak impor sebesar 10% atas barang-barang China. Hal ini tentu saja menyebar kecemasan mengenai dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Apalagi, sebagai balasannya, China juga berjanji akan membalas ancaman tersebut. Bukannya meredakan ketegangan yang muncul, Trump kembali mengeluarkan pernyataan yang kontroversial pada Jumat malam. Dia bilang, dirinya bisa saja menaikkan lagi pajak impor menjadi lebih tinggi dari yang sekarang.

Padahal, sebelumnya, pasar saham sudah mengalami tekanan setelah tidak ada kepastian mengenai penurunan suku bunga lanjutan dari The Fed pasca pemangkasan suku bunga pertama dalam satu dekade terakhir oleh bank sentral AS tersebut. Tak hanya pasar saham, sentimen ini juga menjangkiti pasar obligasi. Bisa dilihat dari anjloknya tingkat yields surat utang AS bertenor 10 tahun ke level terendah sejak 2016.

“The Fed kemungkinan besar akan melakukan pelonggaran kebijakan karena ketegangan perang dagang bisa berdampak pada perekonomian global. Ujung-ujungnya, ekonomi AS juga ikut negatif,” jelas Chris Zaccarelli, chief investment officer untuk Independent Advisors Alliance.

Di sisi lain, laporan tenaga kerja AS yang dirilis Jumat, kian menambah teka-teki dari puzzle besar yang meliputi the Fed, kinerja emiten, dan perdagangan.

Berikut adalah rangkuman market global saat penutupan transaksi perdagangan Jumat (2/8):

Pasar saham:
– Indeks S&P 500 tergerus 0,7% pada pukul 16.00 waktu New York, menyentuh level terendah dalam lima pekan terakhir. S&P 500 juga mengalami minggu terburuk sejak Desember 2018.

– Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,6% ke level terendah dalam enam pekan.

– Indeks Nasdaq Composite tergerus 1,6%, menyentuh posisi terendah dalam lima pekan terakhir.

– Indeks Stoxx Europe 600 melorot 2,5%, yang merupakan level terendah dalam enam pekan lebih.

Mata uang:

– Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,1%
– Yen Jepang menguat 0,7% menjadi 106,47 per dollar, yang merupakan level terkuat dalam 16 bulan terakhir.
– Euro menguat 0,2% menjadi 1,1112 per dollar AS.

Obligasi:

– Tingkat yield surat utang AS bertenor 10 tahun turun 4 basis poin menjadi 1,85%.
– Tingkat yield surat utang AS bertenor dua tahun turun dua basis poin menjadi 1,72%
– Tingkat yield surat utang Jerman bertenor 10 tahun turun lima basis poin menjadi -0,495%, level terendah di sepanjang sejarah.

Komoditas:

– Harga emas turun 0,2% menjadi US$ 1.441,85 per troy ounce
– Harga minyak WTI naik 2,5% menjadi US$ 55,29 per barel

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/market-sepekan-bursa-global-alami-minggu-terburuk-di-sepanjang-2019

4 Alasan Akuntansi Tradisional Mulai Ditinggalkan

Apakah selama ini Anda masih menggunakan pencatatan tradisional seperti buku dan pen untuk mencatat laporan keuangan bisnis Anda? Jika ya, maka sudah saatnya bagi Anda untuk kembali menilai dan memastikan apakah sistem yang Anda gunakan sudah tepat.

Kelemahan Akuntansi Tradisional

Faktanya, saat ini banyak perusahaan yang telah meninggalkan akuntansi tradisional. Hal ini dikarenakan sistem akuntansi tradisional memiliki beberapa kelemahan yang berbahaya bagi keamanan data Anda, di antaranya:

1. Membutuhkan Biaya Besar

Menggunakan akuntansi tradisional membutuhkan biaya besar. Anda harus menggaji seorang in-house accountant untuk menyelesaikan pembukuan Anda. Belum lagi biaya auditor yang harus memeriksa laporan keuangan Anda. Jika terjadi kesalahan akibat human error, maka Anda harus mengulang pembuatannya kembali. Ingatlah bahwa semua proses tersebut memakan waktu lama karena membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi.

2. Kesulitan Akses

Salah satu kelemahan akuntansi tradisional adalah sulit untuk diakses. Sebagai pebisnis, Anda perlu mengetahui dan meng-update aktivitas finansial perusahaan. Di sisi lain, data finansial perusahaan merupakan hal yang penting dan sangat dijaga kerahasiaannya. Namun, ketika Anda sedang berbisnis di tempat lain, kesulitan mendapatkan informasi yang diperlukan akan berakibat fatal pada bisnis Anda.

3. Tingkat pengawasan rendah

Anda akan sulit mengawasi keuangan perusahaan jika menggunakan akuntansi tradisional. Data finansial atau pembukuan perusahaan hanya dipegang oleh 1 orang atau 1 departemen sehingga Anda akan kesulitan untuk mengendalikan keuangan perusahaan. Akibat paling fatal adalah munculnya pelaku kecurangan atau fraud dalam perusahaan tanpa Anda sadari. Kecurangan ini dapat berbentuk penyalahgunaan aset perusahaan, mengubah laporan keuangan demi keuntungan pribadi , atau korupsi. Tanpa Anda sadari, pegawai Anda sedang menggerogoti uang Anda.

4. Risiko Kehilangan Data

Saat menggunakan sistem akuntansi tradisional, Anda sedang mempertaruhkan data perusahaan Anda. Risiko kehilangan atau kerusakan data karena kecelakaan kecil akibat aktivitas sehari-hari lebih besar dibandingkan dengan perbuatan di sengaja seperti pencurian data. Minuman yang tumpah di atas laporan atau data penting yang tidak sengaja dibuang merupakan contoh aktivitas kecil tetapi berdampak besar pada perusahaan. Anda bisa kehilangan investor atau pelanggan karena kejadian tersebut.

Bagaimana pendapat Anda setelah mengetahui fakta di atas? Ternyata sulit untuk menjaga keamanan data Anda, bukan?

Cloud Accounting: Solusi praktis yang patut dicoba!

Sulit bukan berarti tidak dapat dilakukan. Saat ini telah muncul akuntansi berbasis internet yang dikenal dengan cloud accounting. Dengan akuntansi cloud, Anda dapat menyimpan data Anda secara online sehingga risiko kehilangan data sangat kecil. Data dapat diakses dengan mudah kapan pun Anda memerlukannya. Karena bersifat online, Anda dapat mengundang orang-orang kepercayaan Anda untuk mengoperasikannya. Dengan demikian, Anda dapat mengawasi pekerjaan mereka sekaligus kondisi finansial Anda.

Bagaimana dengan biaya? Pada dasarnya biaya operasional akuntansi cloud relatif lebih murah dibandingkan dengan sistem akuntansi tradisional. Cukup membayar biaya operasional per bulan dan Anda dapat membuat laporan keuangan secara instan. Anda tidak perlu lagi khawatir akan kerusakan sistem atau mengeluarkan biaya perbaikan.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/4-alasan-akuntansi-tradisional-mulai-ditinggalkan/

Rupiah semakin melorot di awal perdagangan hari ini

Rupiah semakin melemah di awal perdagangan Jumat (2/8). Pukul 08.05 WIB rupiah ada di level Rp 14.179 per dolar Amerika Serikat (AS), melorot 0,44% dibanding sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.116 per dolar AS.

Rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS dibanding mata uang negara-negara Asia lainnya.

Setelah rupiah, mata uang rupee India menduduki peringkat kedua mata uang terlemah terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,37%, sedangkan won Korea melemah 0,33%, dolar Taiwan melemah 0,31% dan yuan China melemah 0,25%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di level 98,30, naik tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 98,36.

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-semakin-melorot-di-awal-perdagangan-hari-ini

Mengetahui Aktivitas Investasi & Pendanaan Pada Arus Kas

Aktivitas investasi adalah perolehan dan pelepasan aktiva jangka panjang serta investasi lain yang tidak termasuk setara kas (raja Adri, 2016). Pengungkapan terpisah arus kas yang berasal dari aktivitas investasi perlu dilakukan sebab arus kas tersebut mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan.

Bila perusahaan memiliki kelebihan kas, ada beberapa alternatif yang dapat dipilih untuk memanfaatkan kelebihan ini. Yang paling mudah adalah membiarkan kas tersebut tetap menganggur, tidak digunakan untuk apapun. Namun adalah lebih baik menginvestasikan kelebihan kas dalam saham atau obligasi perusahaan lain. Dengan cara ini, perusahaan dapat memperoleh tambahan pendapatan berupa dividen atau bunga.

Bila perusahaan menginvestasikan kelebihan kas ini dengan tepat, nilai jual atau nilai pasar investasi akan naik, sehingga akan semakin menguntungkan perusahaan pada saat saham atau obligasi tersebut dijual kembali.

Contoh Arus Kas yang Berasal Dari Aktivitas Investasi

Pembayaran kas untuk membeli aset tetap, aset tidak berwujud, dan aset tidak lancar lain, termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi dan aset tetap yang dibangun sendiri.

  1. Penerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan, dan peralatan, serta aset tidak berwujud dan aset tidak lancar lain.
  2. Pembayaran kas untuk membeli instrumen utang atau instrumen ekuitas entitas lain dan kepemilikan dalam ventura bersama (selain pembayaran kas untuk instrumen yang dianggap setara kas atau instrumen yang dimiliki untuk diperdagangkan atau diperjanjikan).
  3. Kas yang diterima dari penjualan instrumen utang dan instrumen ekuitas lain dan kepemilikan ventura bersama (selain penerimaan kas dari instrumen yang dianggap setara kas atau instrumen yang dimiliki untuk diperdagangkan atau diperjanjikan.
  4. Uang muka dan pinjaman yang diberikan kepada pihak lain (selain uang muka dan kredit yang diberikan oleh lembaga keuangan).
  5. Penerimaan kas dari pelunasan uang muka dan pinjaman yang diberikan kepada pihak lain (selain uang muka dan kredit yang diberikan oleh lembaga keuangan).
  6. Pembayaran kas sehubungan dengan futures contracts, forward contracts, option contracts, dan swap contracts, kecuali apabila kontrak tersebut dimiliki untuk tujuan diperdagangkan atau diperjanjikan, atau apabila pembayaran tersebut diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan.
  7. Pembayaran kas dari futures contracts, forward contracts, option contracts, dan swap contracts kecuali apabila kontrak tersebut dimiliki untuk tujuan diperdagangkan atau diperjanjikan, atau apabila pembayaran tersebut diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan.

Jika suatu kontrak dimaksudkan untuk lindung nilai (hedge) suatu posisi yang dapat diidentifikasi maka arus kas dari kontrak tersebut diklasifikasikan dengan cara yang sama seperti arus kas dari posisi yang dilindung nilainya.

Aktivitas Pendanaan

Pengungkapan terpisah arus kas yang timbul dari aktivitas pendanaan perlu dilakukan sebab berguna untuk memprediksi klaim terhadap arus kas masa depan oleh para pemasok modal perusahaan. Beberapa contoh arus kas yang berasal dari aktivitas pendanaan adalah:

  1. Penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya.
  2. Pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik atau menebus saham perusahaan.
  3. Penerimaan kas dari emisi obligasi, pinjaman, wesel, hipotik, dan pinjaman lainnya.
  4. Pelunasan pinjaman.
  5. Pembayaran kas oleh penyewa (lessee) untuk mengurangi saldo kewajiban yang berkaitan dengan sewa pembiayaan (finance lease).

Cara Menentukan Aktivitas Investasi & Pendanaan

Seperti yang kita ketahui dari artikel di atas, bahwasannya untuk menentukan besaran aktivitas investasi dan pendanaan, hal yang pertama harus kita ketahui adalah kelebihan kas dan kelancaran arusnya.

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengetahui-aktivitas-investasi-dan-pendanaan-pada-arus-kas/

Bursa Efek Indonesia (BEI) siapkan tiga indeks baru di semester kedua ini

Pada paruh kedua tahun ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan tiga indeks baru yaitu IDXvalue30, IDXgrowth30, dan Indeks Hijau (Green Index). Upaya ini dilakukan bursa untuk memberikan opsi kepada investor, penerbit reksadana, fund manager dalam berinvestasi. Indeks IDXvalue30 dan IDXgrowth30 akan dirilis pada 23 Agustus 2019 mendatang. Anggota dari indeks-indeks ini diambil dari IDX80 yang berisi saham-saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang baik. Kelak, IDXvalue30 berisikan emiten yang punya price earning ratio (PER) rendah sehingga valuasinya murah. Kemudian, indeks IDXgrowth30 beranggotakan emiten dengan PER tinggi sehingga valuasinya mahal.

Sementara Green Index akan berisikan konstituen yang dipilih berdasarkan kriteria enviromental social governance (ESG). Kriteria ini mempertimbangkan bagaimana kinerja sebuah perusahaan dapat bersinergi dengan alam. Kepala riset Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hardy menilai di antara tiga indeks tersebut yang paling menarik adalah indeks hijau. “Sebab kalau indeks value30 dan growth30 bisa saja dijadikan alternatif pedoman investasi tapi sampai saat ini kebanyakan fund manager masih pedomannya ke indeks LQ45,”.

Robertus menilai indeks hijau paling menarik. Sebab saat ini banyak investor lokal dan luar negeri yang selektif investasi hanya di saham-saham hijau atau yang memenuhi standar ESG. Ke depannya, bursa punya tanggung jawab untuk membuat indeks-indeks baru yang lebih ketat lagi dan menyaring emiten-emiten yang punya indikator pelestarian lingkungan. Robertus bilang, peluang indeks ini pertumbuhannya akan cepat karena peluangnya masih bagus.

Sebelumnya Direktur Pengembangan Hasan Fawzi menjelaskan IDXVALUE30 dan IDXGrowth30 dipilih berdasarkan anggota konstituen IDX80 sehingga salah satu pra-syarat masuk indeks ini karena kapitalisasi pasar yang besar dan likuiditasnya yang sudah terpercaya.

“Selama ini kalau investor mau cari saham-saham murah, biasanya akan berujung pada saham second atau third liner yang murah tapi enggak likuid. Atas latar belakang ini bursa menyediakan indeks baru sebagai underlying investor dan fund manager,” jelasnya.

Hasan menegaskan terpilihnya saham-saham yang masuk dalam konstituen indeks value dan growth bukanlah yang termahal atau termurah di seluruh pasar, tapi khusus yang berada di IDX80.

Selain itu mengenai indeks hijau (green index) masih dalam tahap persiapan. Namun, Hasan menjelaskan ESG ini sudah memiliki scoring yang sudah diakui oleh investor potensial. Nantinya skema scoring ada beberapa opsi, bisa dengan mengambil 30 saham terbaik sehingga menjadi top30 ESG investment, atau bisa juga dari likuiditasnya.

Hasan menceritakan sedkit latar belakang dibuatnya green index karena saat ini indeks hijau baru Sri Kehati yang punya. Di samping itu, BEI juga mendapat banyak permintaan dari fund manager yang sudah selektif mulai berinvestasi di saham-saham hijau. Beberapa kunci penting emiten hijau ini adalah secara transparan punya scoring compliance yang sesuai dengan standard keberpihakan pada lingkungan. Jadi nanti saham emiten sektor tembakau atau batubara kemungkinan besar tidak bisa masuk dalam indeks ini.

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-efek-indonesia-bei-siapkan-tiga-indeks-baru-di-semester-kedua-ini?page=2

IHSG melompat 1,24%, terangkat sentimen The Fed rate dan perundingan dagang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat tinggi jelang pengumuman suku bunga The Fed. Mengutip RTI, indeks naik 1,24% atau 77.961 poin ke level 6.376,996.

Tercatat 270 saham naik, 152 saham turun, dan 137 saham stagnan. Total volume 17,66 miliar dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,74 triliun.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menopang laju IHSG. Sektor infrastruktur memimpin penguatan 1,96%. Sementara, hanya sektor agrikultur yang memerah 0,50%.

Meski demikian, investor asing membukukan net sell Rp 117,080 miliar di pasar reguler dan Rp 102,939 miliar keseluruhan market.

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;

– PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA, anggota indeks Kompas100 ini) naik 6,12% ke Rp 1.995

– PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE, anggota indeks Kompas100 ini) naik 5,45% ke Rp 1.450

– PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR, anggota indeks Kompas100 ini) naik 4,85% ke Rp 5.950

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

– PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG, anggota indeks Kompas100 ini) turun 1,90% ke Rp 16.750

– PT Surya Citra Media Tbk (SCMA, anggota indeks Kompas100 ini) turun 1,04% ke Rp 1.425

– PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR, anggota indeks Kompas100 ini) turun 0,35% ke Rp 43.050

Asal tahu, pasar negara berkembang (emerging market) hari ini menghijau dengan fokus pada penurunan suku bunga The Fed. Serta kembali dimulainya perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) akan memulai pertemuan kebijakan dua hari, di mana ia secara luas diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Jika diterapkan, itu akan menjadi penurunan suku bunga pertama bank sentral dalam satu dekade.

Aset-aset pasar berkembang telah menguat tahun ini di tengah harapan bahwa bank-bank sentral utama akan memangkas suku bunga dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan, yang sebagian besar berasal dari dampak perang dagang yang berlarut-larut antara Amerika Serikat dan China.

Sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-melompat-124-terangkat-sentimen-the-fed-rate-dan-perundingan-dagang

Cara Pembukuan dan Akuntansi Simpel Untuk Bisnis Online Anda

Perkembangan bisnis online sangat menunjukkan peningkatan secara kasat mata, besarnya keuntungan yang diterima para pelaku bisnis menjadi salah satu bukti bahwa bisnis online berpotensi untuk bisa dikembangkan. Banyak orang memiliki ide-ide tentang apa yang bisa mereka kerjakan sebagai sebuah bisnis baru. Salah satu kendala terbesar untuk memulai bisnis sendiri adalah pengelolaan keuangan yang tepat dalam bisnis. Hal ini tampak seperti sebuah gunung yang tidak mungkin untuk didaki, tetapi Anda harus melakukannya.

Hal dibawah ini mungkin menjadi pertimbangan betapa pentingnya manjemen keuangan untuk bisnis online, yaitu:

  1. Alat ukur dalam pembuatan anggaran. Terbilang penting bagi Anda untuk memperkirakan besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis online. Hal ini meliputi biaya, profit, hingga strategi promosi serta penjualan yang dijalankan untuk aktivitas bisnis. Dengan demikian, pebisnis online mampu memperkirakan kebutuhan dana untuk menjalankan bisnis online Anda.
  2. Pengontrol arus kas bisnis. Peran penting manajemen keuangan yang dirasa penting adalah mengetahui arus keuangan usaha dan transaksi yang terjadi dalam bisnis online. Umumnya, transaksi pembelian dalam bisnis online dilakukan secara tidak langsung (pedagang tidak bertatap muka dengan calon pembelinya), maka penting bagi pebisins online untuk mengendalikan arus dana yang masuk dan keluar dari rekening mereka.
  3. Acuan dalam pengambilan keputusan bisnis. Pebisnis online sering dihadapkan dengan keputusan yang tak terhitung jumlahnya disetiap saat. Informasi keuangan mampu memberikan masukan seperti data untuk keputusan ini, yang dapat meningkatkan pengambilan keputusan dalam jangka panjang.

Memulai Bisnis Dengan Keuangan Terbatas

Ini bukanlah hal biasa untuk mencoba dan memulai bisnis dengan jumlah uang yang sedikit. Ada beberapa cara untuk membatasi jumlah uang yang Anda habiskan dan tetap sesuai dengan anggaran:

  • Gunakan sumber daya yang gratis atau lebih murah. Jika Anda dapat bekerja dari rumah, atau di sebuah kedai kopi pinggir jalan atau perpustakaan, Anda dapat menghindari investasi di tempat usaha yang lebih mahal.
  • Dibayar dimuka. Artinya membuat pelanggan Anda untuk membayar dimuka dapat membantu secara signifikan dalam peningkatan arus kas bisnis Anda. Setidaknya, itu adalah ide yang baik untuk meminta deposit yang sesuai untuk layanan Anda.
  • Manfaatkan saran untuk bisnis yang bersifat gratis. Anda akan kagum pada betapa banyaknya nasihat bisnis yang bersifat gratis di luar sana (dari teman, internet, seminar, atau sumber lain).

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/cara-pembukuan-akuntansi-simple-bisnis-online/

BEI terapkan aturan free float, begini rekomendasi analis

Pasca dilakukannya re-balancing LQ-45 tidak membuat saham-saham dengan free float tinggi mutlak lebih unggul ketimbang saham-saham dengan free float rendah.

Analis Bina Artha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji menilai saham-saham yang free float tinggi tidak menjamin saham-saham tersebut mutlak baik untuk diakumulasikan. Kriteria free float menurut Nafan hanyalah sebuah metode yang digunakan untuk mengikuti jejak negara-negara maju yang sebelumnya sudah menerapkan system ini terlebih dahulu.

“Sebenarnya untuk kriteria free float agar lebih supaya pasar modal kita mengikuti cara atau aturan penetapan emiten-emiten yang liquid dari negara-negara maju. Namun, meski demikian kalau misalnya kita lihat yang keluar dari LQ-45 aja misalkan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) keluar tapi pergerakannya masih oke, dibandingkan HMSP masih di list tapi kan pergerakan trend nya relative mengalami downtrend. Biasanya dinamika pasar seperti itu.” tutur Nafan, Senin (25/7).

Nafan melihat pelaku pasar terbagi menjadi beberapa kategori. Ada yang mencermati LQ-45 tapi ada juga yang mencermati liquiditas ataupun trend pergerakan harga saham maupun dari segi fundamental.

Pengaplikasian system free float 100% menurut Nafan hingga saat ini sudah menjadi acuan yang tepat dan cocok bagi pasar domestic berkaca pada negara-negara maju yang sudah lebih dahulu menerapkan system ini.

Ketika ditanya perihal prospek-prospek saham dengan free float tertinggi di LQ-45 Nafan merekomendasikan PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) diakumulasikan dengan target jangka pendek di angka 4.050.

Menurut Nafan, prospek yang baik masih terlihat pada emiten ini melihat pada membaiknya prospek dari departemen store Matahari. Namun kendati demikian, sentimen yang perlu diwaspadai tekait persaingan bisnis dan pengembangan inovasi yang dilakukan emiten.

Sementara PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menurut Nafan sudah mencapai tingkatan uptrend dan mulai memasuki masa jenuh beli ke depan saham emiten ini akan dipengaruhi oleh penurunan suku bunga yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor properti.

Disisi lain, saham-saham yang memiliki free float rendah seperti PTHanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) meskipun memiliki free float yang paling rendah di list LQ-45 menurut Nafan masih menarik untuk diakumulasikan terlebih jika dalam waktu dekat HMSP mampu rebound dari koreksi.

Nafan merekomendasikan investor yang hendak mengakumulasikan saham HMSP untuk wait and see hingga keadaan saham lebih stabil.

Jika disimpulkan, banyak faktor yang mempengaruhi emiten mana yang layak diakumulasikan dan tidak layak untuk diakumulasikan. PER, laporan keuangan dan kinerja fundamental, free float, ketertarikan dan kepercayaan investor, analisis teknikal menjadi faktor yang akan dicermati oleh investor terlebih jika saham tersebut memiliki prospek yang positif ataupun kinerja fundamental yang positif.

Menurut Nafan, kunci yang membuat saham-saham LQ-45 menarik ialah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan seperti contohnya pembagian deviden pasalnya menurut Nafan hal inilah yang membuat investor menjadi loyal kepada emiten yang bersangkutan.

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/bei-terapkan-aturan-free-float-begini-rekomendasi-analis?page=1

Mengenal Cara & Langkah Berinvestasi Reksadana dengan Mudah

Seiring dengan  banyaknya media dan program acara di berbagai televisi mengenai perencanaan keuangan, kesadaran masyarakat pun menjadi meningkat mengenai investasi. Namun, tak jarang juga masyarakat atau calon investor yang tertarik tidak segera melakukan investasinya. Alasannya yakni karena mereka tidak memiliki modal banyak serta tidak mengetahui caranya.

Salah satu jenis investasi yang sedang populer saat ini yaitu reksadana, pernah mendengarnya? Bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia perencanaan keuangan pasti tidak asing, tetapi masih banyak investor pemula yang belum pernah mendengarnya. Reksadana merupakan kumpulan dana yang dikelola guna melakukan investasi seperti membeli saham, obligasi dan instrumen keuangan lainnya. Reksadana juga merupakan salah satu investasi yang mudah karena tidak memerlukan modal yang sangat besar,dapat dilakukan secara individu maupun institusi, dan terdapat manajer investasi yang membantu Anda. Untuk memulai investasi di reksadana, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Menetapkan Tujuan Investasi di Reksadana

Tahap pertama yang harus Anda siapkan adalah menentukan tujuan dari investasi yang akan Anda lakukan. Apakah investasi Anda digunakan sebagai biaya sekolah anak, dana pensiun, rumah masa depan, atau yang lainnya? Tujuan investasi Anda ini akan berhubungan dengan jenis reksadana dan jangka waktu investasinya. Oleh karena itu, untuk berinvestasi di reksadana Anda harus memiliki tujuan yang jelas.

Selain tujuan, Anda juga harus memahami profil risiko Anda. Investasi reksadana bukanlah jenis investasi yang aman tanpa risiko. Investasi reksadana juga memiliki peluang risiko seperti keuntungan yang tidak pasti yang akan berakibat turunnya nilai investasi.

Mengenal Jenis-Jenis Reksadana

Sebelum memulai investasi, ada baiknya Anda juga mengenal terlebih dahulu jenis-jenis reksadana. Adapun beberapa jenis reksadana sebagai berikut:

a. Reksadana pendapatan tetap

Reksadana pendapatan tetap yaitu jenis reksadana yang dana atau uang investasinya dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih besar dari reksadana pasar uang, umumnya mencapai 10% per tahun

b. Reksadana pasar uang

Adalah reksadana yang seluruh dananya diinvestasikan pada deposit, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Jangka waktu jatuh tempo jenis reksadana ini kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang relatif lebih aman daripada jenis reksadana lain tetapi potensi keuntungannya juga lebih sedikit.

c. Reksadana terproteksi

Reksadana terproteksi hampir sama dengan reksadana pendapatan tetap, di mana dana yang ada ditempatkan dalam instrumen obligasi yang memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat jatuh temponya. Layaknya namanya, reksadana ini memiliki tingkat perlindungan sebesar 100% pada pokok nilai investasinya jika Anda akan mencairkan dana sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati.

d. Reksadana saham

Reksadana saham akan menempatkan dana investasi pada saham minimal sebesar 80%. Karenanya, Anda akan berpotensi mendapatkan keuntungan yang paling besar jika dibandingkan dengan reksadana lain. Namun, perlu Anda ingat juga resiko yang ada juga lebih besar karena ‘high risk high return’.

e. Reksadana campuran

Seperti namanya, reksadana campuran menempatkan dana investasi ke instrumen campuran seperti saham, obligasi, dan deposito. Return dari reksadana ini akan lebih besar dari reksadana pendapatan tetap dan lebih kecil tetapi juga memiliki resiko yang tinggi karena akan berinvestasi pada saham.

Tempat Membeli Reksadana

Apakah Anda sudah tahu tempat untuk membeli reksadana? Untuk membeli reksadana, Anda dapat langsung di lembaga yang mengelola dan menerbitkan produk reksadana yaitu manajer investasi. Selain itu, Anda juga dapat membeli reksadana di bank yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD). Kedua jenis metode pembelian tersebut tentu saja memiliki keuntungan dan kelemahan masing-masing.

Langkah atau Cara Investasi Reksadana

Ada beberapa langkah atau cara untuk investasi reksadana, yaitu sebagai berikut

a. Anda hanya dapat melakukan transaksi pada hari bursa

Caranya tidak berbeda dengan cara membuka rekening di bank. Pada saat mendaftar Anda nanti akan diminta untuk mengisi formulir dengan tanda tangan asli, menyiapkan dan mengumpulkan persyaratan fotokopi dokumen yang telah ditentukan, dan tentu saja Anda juga harus menyiapkan dana yang akan digunakan untuk investasi Anda.

Persyaratan dokumen yang harus Anda miliki untuk mendaftar adalah KTP dan NPWP untuk orang pribadi. Sementara bagi institusi wajib mencantumkan anggaran dasar perubahan dan beberapa persyaratan dokumen lainnya. Semua dokumen tersebut merupakan hal yang diwajibkan oleh OJK sebagai bagian dari prinsip ‘know your customer’.

Selanjutnya semua dokumen-dokumen tersebut diserahkan kepada manajer investasi baik secara langsung maupun melalui agen penjualan. Dan Anda nanti akan diminta menyetor dana rekening penampungan sesuai dengan produk reksadana yang dipilih.

b. Transaksi akan diproses berdasarkan nilai aktiva bersih (NAB)

Nilai Aktiva Bersih yaitu nilai yang menggambarkan total kekayaan reksadana setiap harinya. Selain, harga pasar dari aset reksadana, NAB juga dipengaruhi oleh kekuatan permintaan dan penawaran oleh para investor. Harga reksadana akan dipublikasikan pada media surat kabar atau online, biasanya dalam sehari akan dipublikasikan sekali.

c. Perhatikan batas waktu (cut off time) untuk penerimaan transaksi setiap harinya

Umumnya batas waktu ini antara pukul 12.00-13.00 WIB. Jika Anda membeli reksadana dilakukan sebelum batas waktu maka Anda akan memperoleh harga NAB pada tanggal transaksi. Sementara, jika Anda membeli reksadana dilakukan setelah batas waktu (cut off time) maka harga NAB akan mengikuti hari bursa selanjutnya (T+1)  dari tanggal pembelian reksadana.

d. Mendapatkan surat konfirmasi transaksi pembelian reksadana

Jika sudah melakukan transaksi. Anda akan mendapatkan surat konfirmasi transaksi pembelian reksadana yang diterbitkan oleh bank kustodian. Selain itu, Anda juga akan menerima laporan perkembangan dana investasi setiap bulannya. Laporan tersebut sebaiknya Anda simpan sebagai bukti kepemilikan reksadana. Jika Anda tidak menerimanya, mintalah kepada bank penjual atau manajer investasi Anda.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-bagaimana-cara-investasi-di-reksadana-berikut-penjelasan-lengkapnya/