Pengertian, Unsur, dan Contoh Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi adalah sebuah ikhtisar yang terdiri dari catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan untuk tujuan rekaman, mengkategorikan, menganalisis dan melaporkan informasi manajemen keuangan yang tepat waktu. Sistem akuntansi memiliki berbagai fungsi seperti mengumpulkan dan menyimpan data transaksi, memproses data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan, dan sebagai kontrol terhadap organisasi.

Pengertian Sistem Akuntansi

Warren, Reeve, Fees (2005: 234)

Sistem akuntansi merupakan metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklarifikasi, mengikhtisarkan, dan melaporkan informasi kegiatan bisnis (operasional) dan keuangan sebuah perusahaan.

Baridwan  (2000;6)

Sistem akuntansi adalah sebuah formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen.

Niswonger dkk (1999;182)

Sebuah metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan dan melaporkan infomasi mengenai keuangan dan operasi perusahaan.

Unsur-Unsur Sistem Akuntansi

Pada umumnya sebuah sistem akuntansi memiliki 5 (lima) unsur utama yaitu.

1. Formulir

Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat/merekam kejadian transaksi. Di dalam formulir terdapat data transaksi yang dapay dijadikan dasar dalam pencatatan.

2. Jurnal

Jurnal merupakan sistem akuntansi yang dilakukan untuk mencatat, mengelompokkan transaksi sejenis, dan meringkas data keuangan lainnya. Hasil dari peringkasan data kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan di dalam buku besar. Bentuk Jurnal yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:

Jurnal Penerimaan Kas, jurnal yang disediakan khusus untuk mecatat transaksi penerimaan kas.

Jurnal Pengeluaran Kas, jurnal yang khusus disediakan untuk mencatat segala jenis pengeluaran kas.

Jurnal Pembelian, jurnal yang digunakan untuk mencatat pembelian secara kredit. Pembelian secara tunai masuk ke dalam jurnal pengeluaran kas.

Jurnal Penjualan, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit. Penjualan secara tunai dimasukkan dalam jurnal penerimaan kas.

Jurnal Umum disediakan khusus untuk mencatat penyesuaian pembukuan, koreksi transaksi dan hal lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus.

3. Buku Besar (General Ledger)

Buku besar terdiri dari kumpulan rekening-rekening yang berfungsi untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar dianggap juga sebagai tempat penggolongan data keuangan untuk penyajian laporan keuangan.

4. Buku Pembantu (Subsidiary Ledger)

Buku pembantu berisi rekening-rekening pembantu dalam merinci data keuangan, contohnya seperti  mengelompokkan jenis transaksi yang terjadi di suatu perusahaan satu dengan yang lainnya.

5. Laporan

Laporan adalah hasil akhir dari proses akuntansi, berupa neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok produksi, laporan harga pokok penjualan, daftar utang, daftar saldo persediaan.

Contoh Sistem Akuntansi

Akuntansi manajemen

Tujuan dari akuntansi manajemen adalah memberikan informasi akuntansi kepada manajer untuk keperluan perencanaaan, pengendalian, dan pengelolaan operasi bisnis.

Akuntansi Persediaan (Inventory Accounting)

Sistem akuntansi persediaan digunakan untuk merencanakan dan melacak tingkat persediaan, serta kegiatan inventaris yang terkait. Salah satu sistem persediaan umum adalah kode bar pelacakan, di mana setiap item persediaan ditandai dengan kode bar.

Akuntansi Non-Profit

Merupakan sebuah sistem akuntansi untuk organisasi nirlaba yang memiliki ciri spesifik dari persyaratan pelaporan. Misalnya, tentang sistem pelacakan dana, sehingga sumbangan yang diberikan untuk tujuan tertentu bisa diketahui telah disalurkan secara benar. Perangkat lunak ini juga harus mampu menghasilkan laporan dari total donasi yang telah disumbangkan oleh donor individu.

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-pengertian-unsur-dan-contoh-sistem-akuntansi/

Inilah 5 Peran Utama Akuntansi Bagi Perusahaan

Anda mungkin sudah familiar dengan istilah akuntansi. Bagi yang duduk di bangku sekolah, mereka mungkin lebih mengenal akuntansi dari mata pelajaran yang disuguhkan. Dan bagi pebisnis, akuntansi sudah sangat familiar dan melekat dengan kehidupan sehari-hari di perusahaan. Lalu apakah pengertian akuntansi tersbut. Akuntansi adalah suatu bidang pekerjaan yang berhubungan dengan proses data keuangan dan pendukungnya seperti mencari, mengumpulkan, mencatat, menganalisa, menafsirkan, membuat laporan dan bahkan membuat kebijaksanaan terkait data keuangan dari pihak yang membutuhkannya. Atau dapat disederhanakan dengan proses  pencatatan yang sistematis dan terperinci dari transaksi keuangan suatu bisnis. Berdasarkan pengertian di atas tentu saja peran akuntansi bagi perusahaan sudah tidak diragukan lagi. Akuntansi bagi perusahaan memainkan peranan penting karena membantu dalam proses jalannya bisnis. Lalu apa sajakah peran-peran utama akuntansi bagi perusahaan yang kerap ditemukan dalam kehidupan bisnis. Berikut penjelasannya.

Informasi Keuangan

Perhatikan Hal Berikut Sebelum Memilih Software Akuntansi Terbaik

Peran pertama dari akuntansi bagi perusahaan adalah sebagai sumber informasi keuangan perusahaan tersebut. Bagian di dalam akuntansi seperti pembukuan dan laporan keuangan menyediakan berbagai informasi mengenai berbagai macam transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Berbagai data yang berhubungan dengan keuangan akan di catat dalam buku besar secara terperinci dan rutin. Buku besar nantinya akan diteruskan dan menghasilkan laporan keuangan. Maka dari itu, sebaiknya Anda menyusun pembukuan dengan rapi serta rutin dalam memperbaharui data. Tentunya hal ini akan jauh lebih efektif serta efisien apabila Anda memanfaatkan software akuntansi yang akan mencatat semua laporan keuangan perusahaan Anda. Salah satu software akuntansi terbaik dengan pencatatan dan pengolahan data otomatis adalah Jurnal.

Analisis Bisnis

Setelah dikumpulkan, data-data akuntansi tersebut diolah dan akan digunakan sebagai pisau analisis kinerja perusahaan. Data akuntansi mencerminkan kinerja serta posisi keuangan suatu perusahaan. sehingga dapat membantu Anda untuk memahami apa yang terjadi pada perusahaan serta membandingkan data saat ini dengan data sebelumnya. Jika terdapat variasi substansial dalam kinerja, pengusaha dapat menerapkan perubahan dalam perusahaan untuk mengoreksi perbedaan-perbedaan ini. Semakin sering data akuntansi disajikan, maka akan semakin mudah dalam peninjauan dan analisis yang membuka peluang manajemen mengenali masalah kecil sebelum menjadi masalah besar.

Perencanaan Bisnis

Peran ini nantinya akan erat hubungannya dengan penganggaran perusahaan. Karena salah satu penggunaan paling umum dari informasi akuntansi adalah untuk membuat penganggaran dan perkiraan untuk perencanaan bisnis. Dengan menggunakan data dari periode sebelumnya, perusahaan akan membuat anggaran dan rencana yang sebaiknya dilakukan untuk periode mendatang. Data ini dipakai mulai dari proyeksi penjualan dan keuntungan, evaluasi, pembuatan usulan anggaran, perencanaan bisnis berikutnya, negosiasi, hingga tinjauan dan persetujuan.

Penghubung dengan Pihak Ketiga

Selain berhubungan dengan urusan dalam perusahaan, akuntansi juga ada untuk membantu perusahaan untuk terhubung dengan pihak luar. Para akuntan dan data-data akuntansi yang diolahnya berfungsi sebagai jembatan penghubung antara perusahaan dengan pihak ketiga untuk mengambil keputusan terkait kerja sama, proses jual beli, investasi serta transaksi lainnya. Data akuntansi memberi informasi kepada pihak vendor ataupun investor untuk kemudahan pengambilan keputusan terkait perusahaan Anda. Tentu hal ini sangatlah masuk akal sebab investor tidak akan melakukan investasi tanpa adanya informasi keuangan yang mutakhir dan juga akurat. Tidak sampai di situ, akuntansi dan elemen yang ada di dalamnya pun dapat menjadi penghubung antara perusahaan dengan pemerintah dalam hal pelaporan pajak dan proses audit.

Pengambilan Keputusan Investasi

Jika poin sebelumnya lebih membahas mengenai pihak ketiga yang melakukan investasi ke dalam perusahaan, maka pada poin ini peran akuntansi berfungsi untuk memberi perusahaan pertimbangan ketika akan melakukan investasi ke luar. Perusahaan biasanya menggunakan data akuntansi untuk menentukan cara menginvestasikan dana. Dari hasil analisis keuangan perusahaan akan dilihat berapa banyak uang tunai yang dibutuhkan dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Setelah hal ini selesai ditentukan, kemudian akan dipilih saham, obligasi atau investasi mana yang cocok untuk menyimpan uang tunai tersebut selama periode waktu yang dibutuhkan.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/inilah-5-peran-utama-akuntansi-bagi-perusahaan/

Mengenal disgorgement fund, jurus OJK melindungi investor pasar modal

Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia. Selain sebagai pendanaan usaha, pasar modal juga berfungsi sebagai sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen keuangan.

Selain menabung, melakukan investasi di pasar modal kini menjadi tren yang sedang berkembang di masyarakat. Masyarakat pun kini banyak yang menjadi investor dengan membeli saham perusahaan terbuka atau emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seiring meningkatnya minat investasi masyarakat, muncullah kekhawatiran akan tindakan penipuan (fraud) yang dilakukan emiten ‘nakal’ kepada investor.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menggodok aturan disgorgement fund atau pembentukan dana bagi investor yang akan mengganti kerugian investor di pasar modal.

Tak main-main, OJK bahkan telah menerbitkan Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) mengenai disgorgement fund yang diunggah di situs resminya. Rancangan tersebut mengatur dua hal yakni mekanisme disgorgement dan dana disgorgement.

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan OJK merilis beleid ini adalah perlu adanya penguatan instrumen penegakan hukum yang dapat menciptakan efek jera bagi pihak yang melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan di pasar modal. Dengan begitu, kerugian investor di pasar modal bisa diminimalisir.

Namun perlu diingat, kerugian investor yang nanti akan diganti adalah kerugian akibat pelanggaran hukum yang dilakukan di pasar modal. Bukan kerugian yang disebabkan keputusan atau risiko investasi dari investor itu sendiri.

Jika menilik ke belakang, gagasan pembentukan disgorgement fund datang dari Securities and Exchange Commision (SCE) di Amerika Serikat (AS).

Lembaga pengawas pasar modal AS itu sudah terlebih dahulu membentuk disgorgement fund untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul akibat pelanggaran berupa transaksi semu alias goreng saham, transaksi dengan informasi “orang dalam” atau insider trading, hingga penyalahgunaan dana nasabah.

BEI menargetkan aturan disgorgement fund sudah bisa diimplementasikan pada tahun ini. Meski demikian, OJK mengaku saat ini aturan disgorgement fund telah memasuki tahap ‘rule making rule internal‘.

Untuk diketahui, tahap ini adalah tahap harmonisasi internal yang dilakukan setelah OJK menerima pendapat dari publik.Tahap ini dilakukan setelah OJK meminta pendapat publik pada Maret 2019 lalu.

Dengan dibentuknya disgorgement fund oleh OJK, diharapkan kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal bisa semakin meningkat. Dan yang terpenting memberikan efek jera bagi emiten-eminten ‘nakal’ agar tercipta iklim pasar modal Indonesia yang sehat.

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/mengenal-disgorgement-fund-jurus-ojk-melindungi-investor-pasar-modal

Pembukuan Manual Vs Software Akuntansi, Mana yang Lebih Efektif?

Apakah Anda termasuk salah satu pelaku bisnis yang masih pusing masalah pembukuan yang selama ini masih menggunakan cara manual? Misalnya, masih menggunakan buku, alat tulis dan kalkulator untuk mencatat seluruh transaksi keuangan bisnis Anda. Padahal hingga saat ini teknologi sudah berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi dalam informasi dan komunikasi telah meningkatkan perkembangan di dalam dunia akuntansi perusahaan.  Salah satu yang berkembang dan umum diimplementasikan dalam dunia bisnis adalah Aplikasi Sistem Komputer Akuntansi atau sering disebut dengan software akuntansi.Masalah yang sering dihadapi dalam proses pembukuan manual

Baca juga: Manfaat Software Akuntansi yang Harus Anda Maksimalkan untuk Bisnis

Sedangkan membuat pembukuan dengan cara manual memiliki banyak kelemahan dan berbahaya bagi keamanan data bisnis. Sehingga saat ini cara manual telah banyak ditinggalkan oleh para pelaku bisnis.

 

Kini, saatnya Anda beralih menggunakan software akuntansi

Membuat pembukuan secara manual memang cukup merepotkan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, cara manual memiliki lebih banyak kekurangan. Apalagi bagi Anda yang saat ini sedang menjalankan beberapa bisnis sekaligus. Pembukuan yang dilakukan secara manual akan membuat Anda lebih sulit untuk mengawasi arus keuangan. Dan yang paling penting untuk digarisbawahi adalah cara manual akan menyita waktu Anda lebih banyak. Oleh karena itu, sudah saatnya Anda beralih untuk mulai menggunakan software akuntansi.

Jika Anda beralih menggunakan software, Anda akan mendapatkan berbagai manfaat. Diantaranya adalah Anda akan lebih mudah dalam menyusun laporan keuangan perusahaan dengan akurat, efisien dan cepat. Manfaat lainnya adalah dalam hal kecepatan dalam mendapatkan laporan keuangan. Karena laporan keuangan akan dihasilkan secara otomatis oleh komputer. Selain itu, penggunaan software memiliki tingkat ketepatan yang tinggi, serta mampu menghasilkan dan menampilkan lebih banyak data dengan mudah dan cepat sehingga efisiensi dapat tercapai dengan mudah.

Bedanya Pembukuan Manual vs Software Akuntansi

Manual

Software Akuntansi

Membuat dan menghafalkan rumus-rumus tertentu. Hanya perlu menginput data transaksi melalui sistem software.
Proses pembukuan harus dilakukan dengan mencatat secara manual. Seluruh proses pembukuan dapat dilakukan secara otomatis.
Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan pembukuan. Proses pembukuan jauh lebih cepat sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga.
Laporan keuangan harus dikerjakan secara manual. Laporan keuangan dapat disajikan secara otomatis dan realtime.
Kerangka kerja akuntansi kurang efektif dan efisien. Kerangka kerja akuntansi lebih efisien.
Pencatatan utang dan piutang tidak terkelola dengan baik. Manajemen utang dan piutang menjadi lebih baik dengan fitur pengingat.
Terjadinya kesalahan dalam mencatat data transaksi dan perhitungan Meminimalisir terjadinya kesalahan dalam perhitungan.
Jika terjadi kesalahan, harus mengulang proses dari awal Hanya perlu mengganti data yang salah, tanpa perlu mengulang proses
Sulit untuk mengorganisasikan data-data transaksi bisnis. Pengorganisasian data-data transaksi dapat dilakukan dengan mudah.

Lalu, bagaimana cara memilih software akuntansi yang tepat

Software akuntansi akan memudahkan pekerjaan para pebisnis. Karena dengan menggunakan software akuntansi, maka Anda dapat mengelola keuangan bisnis menjadi lebih sederhana dibandingkan dengan melakukan aktivitas akuntansi secara manual yang sangat merepotkan. Meskipun ada banyak jenis software akuntansi yang beredar umum, tetapi tidak semuanya sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Terkadang ada software akuntansi yang memiliki harga yang murah, tetapi fitur yang diberikan sangat sedikit bahkan tidak sesuai dengan kebutuhan yang Anda perlukan. Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih software akuntansi:

tips memilih software akuntansi

Sebaiknya, pilihlah software akuntansi yang mudah digunakan dan fitur yang user friendly seperti Jurnal. Kenapa Anda sebaiknya memilih software akuntansi Jurnal?

  • Jurnal akan memberikan kemudahan dalam pembuatan laporan keuangan bisnis secara instan mulai dari Neraca, Laba-Rugi, Perubahan Modal, Arus Kas, dan masih banyak lainnya.
  • Jurnal dapat digunakan untuk memonitor bisnis melalui laporan keuangan yang lengkap.
  • Dengan menggunakan Jurnal, faktur dapat dibuat, dikirim, dan dikelola dengan lebih profesional.
  • Proses penawaran harga hingga penagihan bisnis akan tercatat dengan rapi.
  • Jurnal memiliki fitur pengingat faktur, sehingga piutang tidak tertagih dapat dihindari.
  • Dengan adanya fitur stok barang, daftar produk dan jumlah stok barang bisnis Anda akan lebih akurat.
  • Jurnal dilengkapi dengan fitur multi gudang yang dapat digunakan yang dapat digunakan untuk mengelola stok barang dari berbagai gudang dengan lebih cepat dan mudah.
  • Selain itu juga masih banyak fitur-fitur lain Jurnal yang akan memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis. Diantaranya adalah bundel produk, konversi satuan produk, rekonsiliasi otomatis, manajemen pajak, manajemen biaya, dan masih banyak lainnya.

 

“Membaca laporan keuangan dan memonitor performance startup saya menjadi lebih mudah dengan Jurnal. Quite a time and energy saver!” Rade Tampubolon – SocialBuzz.com

 

Jurnal telah terbukti aman dan terpercaya untuk digunakan karena telah tersertifikasi ISO 27001 yang dapat menjamin keamanan data dan informasi bisnis Anda. Anda tidak perlu khawatir karena Jurnal dapat diakses dengan mudah hanya melalui PC, laptop, maupun ponsel pribadi Anda. 

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/pembukuan-manual-vs-software-akuntansi/

7 Tips Keuangan Perusahaan yang Pengusaha Harus Ikuti

Pengelolaan keuangan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah usaha, baik itu usaha kecil, apalagi untuk perusahaan. Pengusaha perlu mengelola keuangan mereka untuk banyak tujuan, mulai dari persiapan untuk bertahan di masa-masa sulit hingga untuk mempersiapkan kesuksesan berikutnya. Pengelolaan keuangan yang baik dan efektif akan membuat perbedaan yakni dari yang awalnya jatuh sedikit demi sedikit tumbuh menjadi usaha yang terus menaiki tangga kesuksesan. Ada beberapa tips keuangan perusahaan yang harus diikuti oleh pengusaha agar terus tumbuh. Tips keuangan perusahaan ini tidak hanya membuka peluang bisnis Anda, tetapi juga membuka wawasan Anda untuk strategi selanjutnya. Berikut tips keuangan perusahaan yang harus diikuti perusahaan yang telah dirangkum oleh Jurnal.

Buat Anggaran

Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam perusahaan adalah membuat anggaran perusahaan. Anggaran yang disusun sejak awal akan membantu Anda mengelola keuangan secara efektif sepanjang tahun. Anggaran bertindak sebagai penuntun yang memungkinkan Anda membuat keputusan bisnis jauh. Bila dilihat dari jauh, pembuatan anggaran juga akan sangat membantu Anda lebih mudah mengatur rencana ekspansi. Anggaran awal yang Anda buat tidak harus selalu menggunakan yang tepat. Buatlah perkiraan-perkiraan dana yang mendekati. Seiring dengan berjalannya waktu, pembuatan anggaran ini akan mengasah proyeksi terhadap masa depan perusahaan.

Kelola Persediaan dengan Optimal

Tips keuangan perusahaan yang efektif berikutnya adalah mengontrol persediaan perusahaan anda dengan optimal. Dengan menjaga persediaan, Anda pun sekaligus menjaga arus kas berjalan dengan lancar dan meningkatkan keuntungan. Sebaiknya tidak menyimpan stok terlalu banyak karena akan menjadi aset yang tidak digunakan. Tentu saja ini akan menyia-nyiakan biaya yang dikeluarkan. Namun, jangan pula menyediakan stok terlalu sedikit. Kelola persediaan dengan baik, maka stok yang disediakan pasti akan cukup untuk memenuhi permintaan konsumen. Sebagai hasilnya, Anda dapat mencegah aset menjadi tidak digunakan dan memiliki cukup arus kas untuk biaya operasional lainnya.

Lakukan Pembukuan

Mencatat setiap transaksi dengan teratur merupakan tips pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien untuk setiap perusahaan. Anda akan lebih mudah untuk melacak keuangan apabila telah dikumpulkan dalam satu wadah. Sehingga ketika ada urusan yang membutuhkan catatan transaksi dengan cepat, Anda tidak perlu panik. pembukuan juga akan membantu mengidentifikasi kebiasaan pengeluaran berlebihan dan kemungkinan pendapatan yang dapat digunakan sebagai tabungan. Pembukuan juga akan membuat pelaporan pajak lebih mudah.

Hindari Melakukan Pinjaman Terlalu Banyak

Sebagian besar pengusaha perlu mengambil beberapa pinjaman untuk memulai dan menjalankan usaha. Namun, sangat penting untuk berhati-hati seberapa jumlah yang dipinjam dan ketentuan apa saja yang menyertainya. Mengambil hutang yang terlalu banyak serta berbunga tinggi dapat menjadi bumerang dan justru melumpuhkan perusahaan dengan mudah. Jangan mengambil hutang lebih dari yang diperlukan dan pastikan untuk sudah membuat rencana pembayarannya. Usahakan pula untuk mebayar hutang tersebut tepat waktu agar tidak semakin menumpuk hingga sulit untuk dilunasi. Pengelolaan hutang ini tidak hanya akan meringankan Anda sebagai pengusaha, tetapi juga akan menjaga hubungan baik dengan kreditur dan vendor.

Tingkatkan Investasi

Jangan mengandalkan pendapatan usaha Anda pada satu sumber saja. ada banyak cara untuk menambah pendapatan salah satunya adalah dengan berinvestasi. Carilah investor yang tepat dengan meneliti usaha yang mereka jalankan dan bagaimana keterlibatan mereka pada usaha-usaha sebelumnya. Investor yang tepat akan menjadi aset bagus karena dapat memberikan dana yang lebih banyak dibandingkan dengan melakukan pinjaman. Bekerja sama dengan investor akan meningkatkan skala usaha Anda. Berbeda dengan kreditur, investor akan membantu usaha Anda ketika masa-masa sulit.

Tingkatkan Tabungan

Tabungan adalah cadangan yang paling ampuh untuk membantu operasional usaha Anda bila terjadi penurunan. Tabungan akan benar-benar membantu Anda menghadapi masa-masa sulit dalam mempertahankan bisnis. Jangan habiskan seluruh keuntungan perusahaan untuk dibagi kepada para pemilik modal. Sisihkan beberapa persen untuk dialokasikan sebagai tabungan yang nantinya digunakan untuk mengembangkan dan membantu perusahaan.

Pilih Software Akuntansi yang Sesuai

Jika Anda belum memindahkan data dari komputer ke software akuntansi, maka lakukan sekarang juga. Software ini akan membantu Anda untuk menyimpan data dengan lebih aman. Apabila Perusahaan Anda menyimpan seluruh data keuangan di dalam komputer kantor secara offline, maka ketika terdapat masalah di dalamnya, Anda akan kehilangan data-data tersebut. Namun apabila Anda memindahan data tersebut ke software yang telah berbasis online, maka data Anda akan bertahan. dengan software akuntansis berbasis cloud semua pekerjaan akan disimpan dan diperbarui secara otomatis dan realtime serta dapat diakses melalui gadget atau smartphone, laptop, atau komputer hanya dengan syarat terhubung dengan internet. Anda tidak perlu lagi menyimpan data akuntansi secara manual di harddrive komputer.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/7-tips-keuangan-perusahaan-yang-pengusaha-harus-ikuti/

Jenis-Jenis Software yang Dibutuhkan Perusahaan untuk Mengembangkan Bisnis

Software bisnis adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu proses bisnis dalam meningkatkan produktivitasnya. Untuk bisnis skala kecil, biasanya Anda hanya membutuhkan software akuntansi dan invoice (mengolah data). Sedangkan, untuk bisnis skala menengah membutuhkan software yang lebih kompleks lagi, yaitu customer relationship management (CRM), human resource software, payroll, dan backoffice. Kemudian, bisnis skala besar biasanya membutuhkan software dengan model enterprise dan bersifat sistem terdistribusi. Berikut adalah beberapa software yang dapat membantu mempercepat laju bisnis Anda.

Software Jaringan Komunikasi

Salah satu bagian penting dalam menjalankan bisnis adalah membangun komunikasi. Anda bisa jadi akan bekerja dengan beberapa tenaga kerja secara virtual. Terkadang hal ini akan memberi Anda masalah karena jarak mempersulit komunikasi dan jalinan informasi antara Anda dan tim. Kini masalah ini dapat diatasi dengan software jaringan komunikasi.

Melalui software ini, Anda dapat melakukan komunikasi layaknya sedang bertatap muka sampai melakukan pertemuan rapat. Komunikasi juga bisa Anda jalin dengan memanfaatkan software seperti Basecamp yang memungkinkan Anda mengorganisir tugas dan pekerjaan serta melakukan beberapa pencatatan untuk tim kerja Anda secara virtual.

Software Pengorganisir Jadwal

Anda sebagai pebisnis tentu memiliki beragam aktivitas dalam sehari yang perlu disusun sedemikian rupa untuk memastikan setiap pekerjaan dilakukan tepat waktu. Dengan bantuan beberapa software untuk mengorganisir jadwal, Anda akan bekerja dengan bantuan asisten virtual yang membantu mengelola jadwal harian, memastikan setiap tugas terselesaikan dan memastikan Anda mendapat peringatan untuk jadwal-jadwal berikutnya.

Software Jaringan Data

Software ini adalah yang paling sering digunakan baik via ponsel maupun via laptop. Tidak hanya menyediakan ruang penyimpanan data yang cukup besar, tetapi juga dapat diakses di berbagai lokasi dengan perangkat lain. Dengan software ini, Anda juga bisa membangun jaringan akses yang melibatkan Anda dan tim kerja untuk dapat mengedit secara leluasa tanpa batasan ruang.

Software Akuntansi

Keuangan menjadi bagian dari pengelolaan bisnis yang kerap kali memakan waktu, pikiran, dan memaksa Anda merekrut tenaga kerja tambahan. Kini, Anda bisa meringkas waktu kerja dan memotong biaya tenaga kerja dengan menggunakan software akuntansi.

Software akuntansi ini juga dapat membantu Anda mengelola laporan keuangan bisnis seperti membuat laporan keuangan, memonitor kondisi keuangan, membantu mengelola utang piutang, membuat dan mengirim invioice, dan lain sebagainya. Dengan software akuntansi, pekerjaan seorang akuntan juga akan lebih efisien sehingga dapat menyajikan data atau informasi keuangan secara lebih cepat dan akurat.

Software Stok Barang

Software ini sangat cocok digunakan sebagai alat bantu administrasi disetiap proses transaksi pada sebuah perusahaan. Perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah barang yang keluar, jumlah barang masuk, dan juga stok barang yang tersedia di store ataupun gudang. Juga beberapa fitur lainnya seperti input data, edit data, hapus data, dan berbagai report atau laporan-laporan yang berkaitan dengan stok barang.

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-jenis-jenis-software-yang-dibutuhkan-perusahaan-untuk-mengembangkan-bisnis/

BPJS Kesehatan defisit, berikut faktor penyebabnya menurut Menkeu

Pemerintah terus mengidentifikasi penyebab defisit keuangan yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, salah satu penyebab utama defisit keuangan BPJS Kesehatan adalah ketidakmampuan BPJS Kesehatan untuk mengumpulkan penerimaan yang seharusnya.

“Terutama peserta bukan penerima upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja yang tidak membayar teratur, namun sebagian besar menikmati layanan sehingga BPJS Kesehatan mengalami situasi sekarang,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR Rabu (21/8).

Menurut Sri Mulyani, per 1 Agustus 2019, total peserta JKN mencapai 223,35 juta jiwa. Jumlah itu terdiri dari penerima bantuan iuran (PBI) yang ditanggung APBN sebanyak 96,59 juta jiwa dan PBI ditanggung APBD sebanyak 37,34 juta jiwa.

Selain itu, peserta dari pekerja penerima upah (PPU) pemerintah yang meliputi ASN, TNI dan Polri sebanyak 17,54 juta jiwa. PPU Badan Usaha yang meliputi BUMN dan badan swasta lainnya sebanyak 34,13 juta jiwa.

Sementara, peserta bukan penerima upah (PBPU) sebanyak 32,59 juta dan peserta bukan pekerja (pensiunan) sebanyak 5,16 juta.

Selama ini, pemerintah bertanggungjawab menanggung iuran untuk PBI dan PPU pemerintah. Alokasi bantuan iuran yang dianggarkan pun terus meningkat sejak 2014-2018.

Realisasi bantuan iuran untuk PBI naik dari 19,9 triliun di 2014, menjadi Rp 25,5 triliun seiring dengan kenaikan jumlah peserta menjadi 96,8 juta jiwa. Adapun, realisasi bantuan iuran PPU Pemerintah naik dari 4,5 triliun menjadi Rp 5,4 triliun di 2018.

“Seluruh kewajiban pemerintah untuk membayar, kami bayar tidak hanya tepat waktu, bahkan lebih cepat dari waktu untuk membantu arus kas BPJS,” tutur Sri Mulyani.

Menurutnya, permasalahan ada pada tingkat kepesertaan aktif PBPU yang masih rendah, yaitu hanya 53,72%.  Selain itu, permasalahan juga bersumber dari kecurangan (fraud) yang dilakukan pihak rumah sakit pelaksana sistem JKN.

Sri Mulyani menjelaskan, hasil audit BPKP menemukan kasus adanya rumah sakit yang memanipulasi kategori kelasnya untuk mendapat dana lebih besar dari seharusnya.

Seperti yang diketahui, rumah sakit pelaksana JKN terbagi ke dalam kategori A, B, C, dan D dengan rumah sakit kategori A memiliki biaya paling besar dan kategori D dengan biaya paling kecil.

“Ini yang coba dirapikan oleh Kementerian Kesehatan sekarang dengan melakukan review penggolongan seluruh rumah sakit,” pungkasnya.

sumber:https://nasional.kontan.co.id/news/bpjs-kesehatan-defisit-berikut-faktor-penyebabnya-menurut-menkeu

Manfaat Pembukuan Bagi Perusahaan

Pembukuan dalam perusahaan adalah dasar dari sistem akuntansi yang dijalankan di dalamnya. Menurut UU Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 28, pembukuan adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugi untuk periode tahun pajak tersebut. Seperti poin yang dicatat, manfaat pembukuan bagi perusahaan juga cukup banyak. Manfaat pembukuan bagi perusahaan tersebut bukan hanya dirasakan untuk operasional saat ini, tetapi juga untuk pengembangan di masa depan. Ini karena pembukuan dapat memberikan gambaran yang jelas terhadap bagaimana kelangsungan hidup perusahaan Anda. Tanpa adanya pembukuan yang benar, maka akan menyulitkan Anda mengambil keputusan agar dapat melakukan kinerja yang efisien dalam perusahaan. Berikut ini adalah beberapa manfaat pembukuan bagi perusahaan Anda.

Pemisah Aset Bisnis dan Aset Pribadi

Menjalankan sebuah bisnis berarti Anda berkomitmen untuk profesional dalam setiap lini termasuk dalam hal keuangan. Jangan sekali-kali Anda menerapkan manajemen rumah tangga dalam perusahaan. Manajemen seperti ini yakni pengelolaan aset bisnis dan aset pribadi menjadi satu. Pemilik bisnis jenis ini akan sulit untuk membedakan mana yang merupakan aset pribadi dan perusahaan. Anda bisa saja menggunakan keuangan pribadi untuk perusahaan dan begitupun sebaliknya. Jika hal ini diteruskan maka akan menjadi bom waktu dan merugikan diri Anda sendiri juga bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu Anda harus mengerti pentingnya pembukuan untuk perusahaan. Pembukuan yang dilakukan dengan teratur akan membantu Anda untuk lebih mudah memisahkan antara aset bisnis dan aset pribadi sehingga tidak bercampur. Dengan demikian, bisa diketahui hasil yang diperoleh dan mengalokasikannya untuk rencana usaha kedepannya.

Menunjukkan Jumlah Keuntungan yang Didapat

Mendirikan sebuah bisnis tidak terlepas dari permasalahan untung dan rugi. Ada fase dimana perusahaan yang Anda jalankan mendapatkan keuntungan dan ada kalanya harus mengalami kerugian. Dibutuhkan pembukuan untuk memantau kinerja perusahaan Anda. Buku besar memuat modal, beban pengeluaran serta pendapatan yang diterima dalam suatu periode akuntansi. Dari informasi inilah Anda dapat melihat dan menganalisa berapa jumlah keuntungan yang diperoleh.

Acuan dalam Pembuatan Keputusan

Analisis Laporan Keuangan & Jenis-Jenisnya yang Harus Diketahui

Pembukuan yang lengkap dan terperinci akan menjadi alat analisis bagi kinerja bisnis. Hasil analisis ini nantinya digunakan sebagai acuan membuat keputusan dan mengembangkan strategi bisnis selanjutnya. Pembukuan yang lengkap akan menghasilkan analisis tepat yang nantinya berpengaruh pada keputusan yang akan diambil oleh perusahaan. Karena keputusan yang baik harus berdasarkan informasi keuangan secara lengkap. Dan proses pembukuan yang akan menyediakannya dan memberikan gambaran secara jelas.

Acuan dalam Perhitungan dan Pelaporan Pajak

Sebuah perusahaan tentunya memiliki tanggung jawab untuk melaporkan pajak. Untuk pelaporan pajak ini dibutuhkan catatan keuangan selama satu tahun terakhir. Ada banyak transaksi yang harus dimasukkan serta dihitung untuk mendapatkan jumlah pajak yang harus dilaporkan. Proses ini akan sangat merepotkan jika perusahaan Anda tidak mengumpulkannya sedikit demi sedikit setiap harinya. Dengan adanya pembukuan, Anda dapat langsung menyuguhkan informasi keuangan yang lengkap pada waktu yang dibutuhkan. Jadi, tidak akan ada drama mencari dan kehilangan tanda terima, faktur dan lain sebagainya.

Laporan kepada Pihak Eksternal

Banyak pihak eksternal yang berhubungan dengan perusahaan Anda, baik itu investor, kreditur, perusahaan lain yang ingin bekerja sama serta masyarakat sebagai konsumen. Pihak-pihak ini pastinya tidak akan memberikan bantuan atau menjalin kerja sama dengan perusahaan yang tidak memiliki prospek. Mereka kerap kali meminta laporan keuangan untuk menilai kinerja perusahaan. Pihak-pihak ini akan condong ke perusahaan Anda ketika Anda telah mengatur informasi keuangan secara teratur. Selain itu, semakin besar perusahaan Anda maka semakin besar pula kewajiban untuk mengunggah laporan keuangan sebagai transparansi kepada masyarakat yang mengonsumsi produk dan jasa Anda. Di sinilah pembukuan sangat diperlukan untuk memenuhi laporan-laporan kepada pihak eksternal ini.

Itu tadi beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika perusahaan Anda melakukan pembukuan secara teratur dan detail. Dengan banyaknya hal lain yang harus diperhatikan, pembukuan secara teratur akan membantu Anda terbebas dari kesulitan dalam melakukan pengaturan keuangan perusahaan.

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/manfaat-pembukuan-bagi-perusahaan/

Bunga BRI tertinggi, ini update bunga deposito BCA, BNI, BRI dan Bank Mandiri

Simpanan deposito perbankan tetap pilihan favorit menyimpan kelebihan dana. Ingin menyimpan dana di deposito? Berikut update bunga deposito di empat bank terbesar yakni, Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI.

Merujuk data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) per 19 Agustus 2019, dari empat bank besar itu, Bank BRI memasang bunga paling tinggi untuk deposito tenor 1 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.

Untuk deposito tenor 1 bulan, BRI menawarkan bunga 6%. Di deposito tenor 1 bulan, penawaran bunga Bank Mandiri paling rendah yakni 4,26%.

Sementara deposito tenor 3 bulan, Bank Mandiri memberi penawaran bunga paling tinggi yakni 6,51%. Sedangkan paling rendah Bank BCA 5,5%.

Lalu deposito tenor 6 bulan, BRI paling tinggi bunganya sebesar 6,25%, terendah Bank Mandiri 5,88%.

Pun di deposito tenor 12 bulan, bunga dari BRI tertinggi yakni 6,25%. Sementara bunga terendah dipasang Bank Mandiri 5,5%.

Berikut penawaran bunga deposito empat bank besar yang datanya dihimpun PIPU per 19 Agustus 2019:

 

Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan
Bank BCA 5,25 % 5,50 % 5,63 % 5,63 %
Bank Mandiri 4,26 % 6,51 % 5,88 % 5,50 %
Bank BNI 5,63 % 6,25 % 6,00 % 5,75 %
Bank BRI 6,00 % 6,25 % 6,25 % 6,25 %

sumber:https://keuangan.kontan.co.id/news/bunga-bri-tertinggi-ini-update-bunga-deposito-bca-bni-bri-dan-bank-mandiri-198

3 Cara Memilih Software Akuntansi Online yang Aman

Perkembangan financial techonology saat ini di Indonesia semakin meningkat. Masyarakat dihadapkan pada banyaknya pilihan software akuntansi dan keuangan yang menarik. Sayangnya, terkadang kita belum mengetahui dengan baik cara memilih produk software akuntansi online yang benar-benar bermanfaat dan aman. Sebelum memutuskan untuk menggunakan software akuntansi, ada baiknya kita tahu apa saja faktor yang harus diperhatikan untuk mengetahui software tersebut aman.

Pilih Software yang Memiliki Sertifikasi Keamanan

Sebuah software akuntansi yang aman, pasti juga memiliki jaminan keamanan yang telah diakui oleh otoritas lembaga yang berwenang semacam ISO atau otoritas jasa keuangan. Dengan memegang lisensi keamanan dari lembaga yang bersangkutan, maka bisa dipastikan bahwa aplikasi keuangan atau software pengelola keuangan tersebut resmi terdaftar dan mengikuti prosedur keamanan yang telah di akui.

Memberikan Garansi Keamanan

Produk software akuntansi online yang aman, pasti berani memberi garansi keamanan untuk produk aplikasinya. Garansi juga membuktikan bahwa produk software tersebut, memiliki effort atau usaha untuk menjaga kerahasiaan data keuangan mitra usaha sebagai jaminan kualitas keamanan yang ditawarkan.

Mengamankan Data dari Risiko Kehilangan

Faktor keamanan tidak hanya dilihat dari kemungkinan adanya pencurian data keuangan perusahaan, tapi juga dari faktor hilangnya data perusahaan jika tiba-tiba terjadi masalah terhadap perangkat lunak yang kita miliki.

Sebuah software akuntansi yang baik akan mampu menyimpan data keuangan yang kita berikan secara otomatis atau menyediakan backup otomatis tanpa harus merepotkan kita untuk melakukan pelaporan data berulangkali. Jurnal software akuntansi online, telah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 yang  memenuhi standar keamanan sistem manajemen informasi yang berlaku. Jurnal juga memiliki garansi untuk memberikan proteksi keamanan terhadap segala data keuangan klien yang setara dengan Bank.

Semua data keuangan yang diberikan oleh klien terhadap pihak Jurnal juga akan tersimpan secara otomatis atau ter-backup otomatis di sistem Cloud, sehingga pihak klien tidak perlu khawatir  kehilangan data keuangan penting yang mereka miliki.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-cara-memilih-software-akuntansi-online-yang-aman/