Cara Mengelola Piutang untuk Tingkatkan Kas

Gambar terkait

Salah satu cara untuk mengelola arus kas perusahaan dengan baik adalah mengurangi umur piutang. Piutang merupakan tagihan kepada pelanggan di masa yang datang karena terjadinya transaksi di masa lalu. Piutang terjadi karena pelanggan melakukan pembelian terhadap produk atau jasa yang dijual suatu perusahaan secara kredit. Penjualan secara kredit merupakan salah satu penyebab buruknya manajemen arus kas. Di mana perusahaan berisiko mengalami penundaan penerimaan kas sehingga membutuhkan investasi yang lebih besar ataupun kerugian yang diakibatkan piutang yang tak tertagih.

Untuk mempertahankan arus kas yang baik, perusahaan harus mengurangi umur piutang dengan mengubah metode pembayaran pelanggan menjadi tunai. Namun, hal itu akan terasa sulit karena metode pembayaran kredit bisa menjadi daya tarik pelanggan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan pengusaha untuk menurunkan umur piutang dan mengurangi risiko buruknya manajemen arus kas.

Penjualan Tunai

Meski terbilang sulit, menjual barang atau jasa secara tunai merupakan salah satu cara yang paling tepat untuk mengelola arus kas perusahaan. Pengusaha dapat memberikan diskon bagi pelanggan yang melakukan pembelian secara tunai untuk menarik daya beli pelanggan.

Bayar Di Muka

Seperti yang telah diungkapkan Sarah Schupp, setiap pengusaha membutuhkan pembayaran di muka dari pelanggannya. Hal ini dapat membuat arus kas perusahaan menjadi lebih sehat dan piutang berkurang.

Syarat Piutang

Nick Reese, pernah mengalami kehancuran dalam bisnisnya karena memberikan jangka waktu pembayaran piutang hingga 90 hari. Belajar dari pengalaman Nick, pengusaha dapat melakukan negosiasi terhadap pelanggannya untuk melakukan pembayaran lebih cepat, Anda juga dapat memberikan diskon kepada pelanggan yang membayar piutang sebelum tanggal jatuh tempo.

Diskon & Bonus

Seperti yang dikatakan oleh Andrew Schrage, memberikan diskon kecil untuk pelanggan yang membayar tagihan lebih cepat tidak hanya meningkatkan arus kas, tapi juga dapat membuat pelanggan terkesan dan memastikan hubungan kerjasama jangka panjang.

Background Check

Jika terpaksa memberikan piutang kepada pelanggan, baiknya Anda melakukan background checking terhadap pelanggan tersebut. Dengan melakukan background checking, pengusaha dapat mengurangi risiko kredit macet sehingga piutang yang diberikan dapat menjadi investasi atau tabungan bagi bisnis Anda.

Jadwal Penagihan

Jadwalkan penagihan piutang terhadap pelanggan secara berkala karena terbukti pelanggan yang ditagih secara berkala akan melakukan pembayaran tepat waktu. Misalnya Anda memberikan jatuh tempo pembayaran selama 30 hari, maka Anda dapat menjadwalkan penagihan secara berkala selama 3 hari yaitu hari ke 10, 20, dan 28.

Itu adalah beberapa cara yang bisa dilakukan pengusaha untuk mengelola arus kas dengan mengurangi umur piutang. Dengan arus kas yang baik, pengusaha dapat dengan mudah melihat kondisi keuangan perusahaannya sehingga memudahkan pengusaha untuk membuat keputusan yang tepat dalam mengembangkan bisnisnya.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-cara-mengelola-piutang-untuk-tingkatkan-kas/

Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan dengan Software Akuntansi

Sering mencari informasi tentang “Cara Membuat Laporan Keuangan” di internet? Mungkin beberapa dari Anda masih bingung dengan istilah-istilah  akuntansi yang asing, sehingga sulit untuk mengaplikasikannya. Namun, tahukah Anda bahwa laporan keuangan merupakan kunci dari keberhasilan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Laporan keuangan adalah catatan mengenai informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi. Karenanya, dengan melihat laporan keuangan Anda dapat melihat kinerja dari perusahaan tersebut.

Laporan keuangan juga merupakan suatu kewajiban yang harus dibuat oleh perusahaan baik skala besar maupun skala kecil kepada para pemangku kepentingan. Menurut SAK ETAP tahun 2017,  komponen laporan keuangan meliputi laporan laba rugi, laporan aliran kas, neraca, laporan perubahan modal, dan catatan atas laporan keuangan.

Untuk membuat laporan keuangan bukanlah hal yang mudah. Anda memerlukan banyak data dan informasi keuangan dan operasional perusahaan. Sehingga tidak heran jika dalam membuat laporan keuangan dibutuhkan waktu yang banyak. Laporan keuangan biasanya dibuat oleh seorang akuntan tetapi kini sudah banyak perusahaan baik skala besar maupun menengah yang membuat laporan keuangan dengan menggunakan software akuntansi. Dengan software akuntansi, pembuatan laporan keuangan yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama sekarang dapat dibuat dalam hitungan detik.

Kemudahan dan kecepatan membuat laporan keuangan dengan softwareakuntansi menjadikan cara manual atau konvensional mulai ditinggalkan. Softwareakuntansi membuktikan bahwa laporan keuangan dapat dibuat dengan cepat dan hasilnya pun akurat. Selain itu, alur atau proses akuntansi dan pembuatan laporan keuangan juga menjadi lebih sederhana. Agar lebih mengerti, berikut akan disajikan cara membuat laporan keuangan dengan software akuntansi.

Mendaftarkan Perusahaan

Tahap pertama membuat laporan keuangan dengan software akuntansi adalah mendaftarkan perusahaan Anda. Pada tahap ini user atau pengguna membuat dan mengisi identitas perusahaan, periode akuntansi, bidang usaha yang dijalankan, pemilihan mata uang, dan informasi-informasi lainnya.

Membuat Data Master

Data master merupakan data base yakni data-data mengenai informasi perusahaan mulai dari awal perusahaan didirikan. Pada pembuatan data master, Anda akan mengisi data seperti nama dan alamat, data barang, modal awal, daftar supplier, daftar pelanggan, daftar kreditur, penyesuaian COA, dan lain sebagainya.

Mengisi Saldo Awal

Langkah ketiga ini sebenarnya hampir sama dengan langkah satu dan dua yakni masih seputar pengisian data. Hanya saja jenis dari data-data ini yang membedakan. Pada tahap ketiga, data atau informasi yang dimasukan berupa saldo awal dari setiap akun. Misal saldo awal akun piutang usaha / dagang, persediaan, kas, utang usaha, dan sebagainya. Saldo awal ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung laporan keuangan beserta transaksi yang terjadi nantinya.

Menginput Transaksi

Dasar untuk menginput transaksi adalah nota-nota atau bukti transaksi, sehingga setelah semua nota terkumpul, Anda dapat mengelompokkan nota-nota tersebut ke dalam kategori transaksi. Misalnya masuk dalam jurnal umum atau khusus. Di dalam software akuntansi akan disediakan fitur jurnal umum yang biasanya akan langsung terhubung dengan buku besar. Untuk menggunakannya, Anda cukup mengklik fitur tersebut dan menginput data, pilihlah akun yang sesuai dengan transaksi tersebut pada sisi debit atau kredit, masukan nominal angkanya dan terakhir klik simpan. Maka semua transaksi secara otomatis sudah tersimpan dan diposting ke buku besar setelah user menyimpan transaksi tersebut.

 

Selain fitur jurnal umum dan khusus, software akuntansi biasanya juga sudah menyiapkan fitur-fitur lain yang memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan. Sebagai contoh, pada menu pembelian  akan disajikan secara lengkap fitur-fitur pembelian meliputi invoice, retur, metode pembayaran cash atau kredit, pemesanan, dll. Bahkan sekarang software akuntansi juga sudah banyak menyediakan fitur-fitur yang terintegrasi dengan aplikasi lain, sehingga sangat memudahkan pekerjaan Anda.

Laporan keuangan terbentuk otomatis

Setelah semua transaksi dimasukan dan Anda ingin membuat laporan keuangan, Anda hanya tinggal mengklik report maka laporan keuangan pun akan tersusun secara otomatis pula.

Mudah bukan? Hanya dalam hitungan detik, laporan keuangan sudah dapat Anda buat. Kecanggihan teknologi membawa kita menjadi lebih efisien dan efektif. Proses akuntansi dan pembuatan laporan keuangan menjadi lebih cepat tetapi tetap akurat. Sehingga Anda tidak perlu pusing memikirkan masalah deadline.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/cara-mudah-membuat-laporan-keuangan-dengan-software-akuntansi/

Tips Terbaik Mengelola Persediaan dengan Software Akuntansi

Akhir periode akuntansi, dapat dibayangkan ribetnya mengurus persediaan yang masih menumpuk terlebih jika masih ada beberapa data yang belum terinput. Itulah salah satu masalah yang akan Anda atau akuntan Anda hadapi mengenai persediaan. Sebenarnya masalah tersebut dapat dihindari jika Anda mengontrol persediaan dengan rapi dan sistematis dari awal. Namun, seperti yang diketahui tidak mudah mengelola persediaan. Persediaan yang jumlahnya banyak tentu akan menyebabkan biaya pengelolaan yang besar pula, selain itu resiko kerusakan juga meningkat. Sementara jika persediaan sedikit dapat menyebabkan stock out. Semua akan terlihat serba salah.

Namun, Anda sudah tidak perlu khawatir untuk mengelola persediaan. Karena kini sudah tersedia software akuntansi dengan metode pencatatan yang tersistem dengan komputer. Software akuntansi terbaik akan memiliki menu atau fitur untuk mengontrol persediaan, pembelian, penjualan dan fungsi-fungsi lain yang berhubungan dengan persediaan. Berikut beberapa tips mengelola persediaan dengan menggunakan software akuntansi:

Pilih Software Akuntansi Terbaik

Tidak semua software akuntansi memiliki fitur pengelolaan persediaan. Sehingga Anda harus jeli dan memastikan bahwa software akuntansi yang Anda pilih menyediakan fitur tersebut. Beberapa fitur dan menu ada seperti laporan stok barang atau persediaan dan analisis barang yang meliputi laporan kartu stok, laporan barang per gudang, laporan mutasi barang, dan laporan-laporan lainnya. Semua hal itu akan memudahkan Anda untuk mengelola persediaan, mengetahui perputaran persediaan, dan lain sebagainya.

Mengatur Isi Gudang

Mengatur ulang isi gudang bukan bagian dari software akuntansi tetapi kegiatan ini sangat penting dalam pengelolaan persediaan terutama jika persediaan jumlahnya sangat banyak. Pada langkah ini Anda dapat mengatur ulang isi gudang, susunlah berdasarkan kelompok, tanggal, atau apapun yang memudahkan Anda untuk mencarinya. Selanjutnya setelah disusun berdasarkan kelompok-kelompok tertentu, berilah barcode atau kode pada setiap persediaan.

Buatlah Database Persediaan

Setelah semua persediaan diberikan kode atau barcode, langkah selanjutnya yaitu membuat database persediaan. Input semua persediaan pada software akuntansi dengan baik dan benar sesuai kolom-kolom yang tersedia. Beberapa data yang diisi seperti kode barang, nama barang, satuan, harga, keterangan lain seperti dibeli, dijual atau disimpan. Selain data-data master tersebut, Anda juga harus memasukan data jumlah persediaan awal pada form yang tersedia. Biasanya Anda akan diminta untuk memberikan informasi berupa jumlah barang, harga pokok produksi dan harga jual.

Lakukan Penginputan Transaksi Secara Teratur

Salah satu sebab buruknya pengelolaan persedian adalah karena pencatatan yang tidak teratur sehingga terkadang ada beberapa transaksi yang lupa tidak tercatat. Selain itu juga karena bukti pencatatan yang hilang, masalah ini biasanya dialami oleh perusahaan yang masih menggunakan sistem manual dalam pencatatannya. Oleh karena itu maka lakukanlah penginputan transaksi secara teratur. Jika Anda merasa repot, Anda dapat menggunakan software akuntansi berbasis cloud, sehingga penginputan dapat  Anda lakukan di mana pun dan kapan pun.

Monitoring & Evaluasi Laporan Persediaan

Dengan menggunakan software akuntansi maka laporan persediaan dapat langsung Anda peroleh setelah penginputan semua transaksi selesai. Softwareakuntansi memiliki sistem yang terotomatisasi sehingga saat transaksi di-input,maka sistem akan memprosesnya, dan laporan persediaan dapat Anda lihat  dan pantau dengan cepat dan mudah. Adanya sistem realtime dalam softwareakuntansi juga memudahkan Anda untuk melakukan evaluasi dan monitoring persediaan secara cepat, dimanapun dan kapanpun meskipun Anda sedang tidak berada di kantor.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/tips-terbaik-mengelola-persediaan-dengan-software-akuntansi/

4 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Proses Akuntansi

 

Gambar terkait

Akuntansi menurut American Accounting Association adalah sebuah proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi ekonomi untuk mendapatkan keputusan yang tepat dari pengguna informasi perusahaan. Namun, dalam prosesnya banyak perusahaan yang mengalami kesalahan-kesalahan dalam proses akuntansi yang dapat menyebabkan kerugian hingga hilangnya kepercayaan dari pihak lain. Berikut adalah beberapa kesalahan dalam proses akuntansi yang sering ditemukan dalam perusahaan.

Kesalahan Pencatatan & Rekonsiliasi

Ketika bisnis mulai berjalan lancar, banyak pengusaha yang mengabaikan laporan keuangan hanya dengan alasan tidak memiliki banyak waktu. Dengan tidak mencatat transaksi bisnis, laporan keuangan akan menjadi tidak sesuai dengan kondisi perusahaan yang sebenarnya. Laporan keuangan yang tidak sesuai dan tidak tepat dapat memberikan efek negatif kepada perusahaan seperti peringkat kredit menjadi buruk atau pengiriman barang dari supplier menjadi tidak lancar.

Hanya Menjadikan Laporan sebagai Pencatatan

Banyak pengusaha yang melihat akuntansi hanya sebagai proses pencatatan data keuangan perusahaan yang berfungsi hanya untuk menghitung saldo perusahaan atau kepentingan perpajakan. Namun pada kenyataannya, laporan keuangan dapat memberikan informasi sebagai bagan pertimbangan untuk menentukan keputusan atau membuat strategi untuk mengembangkan bisnis perusahaan.

Lupa Menyimpan Bukti Transaksi

Sering lupa untuk menyimpan bukti transaksi seperti kuitansi atau nota sering terjadi pada setiap orang, terutama ketika perhatian dan pikiran sedang fokus dengan berbagai hal. Sedangkan kuitansi dan nota dapat menjadi bukti yang valid ketika terjadi perbedaan angka pada saat pemeriksaan laporan keuangan. Tak hanya itu, kuitansi dan nota juga sangat berguna dan dapat memudahkan dalam proses audit dan perpajakan.

Kesalahan Matematis Saat Berhitung

Kesalahan saat berhitung tidak hanya terjadi pada pengusaham namun juga sering terjadi pada akuntan yang sudah berpengalaman. Kesalahan ini sering terjadi ketika sedang terburu-buru atau saat lelah sehingga tidak dapat mendeteksi kesalahan tersebut. Kesalahan saat berhitung bila digabungkan dengan kesalahan saat input dan rekonsiliasi, maka dapat menjadi kesalahan yang besar pada laporan keuangan perusahaan. Di mana, jika kesalahan tersebut tidak diketahui hingga berbulan-bulan dapat menyebabkan masalah yang lebih kompleks saat ingin memperbaiki dan menyelesaikannya.

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam proses akuntansi. Untuk mengurangi kesalahan akuntansi banyak pengusaha yang mempercayakan proses akuntansi bisnisnya dengan software akuntansi. Jurnal, software akuntansi online berbasis cloud dapat membantu pengusaha dalam membuat laporan keuangan secara instan. Tak hanya itu, dengan software akuntasi Jurnal, Anda juga dapat memonitor laporan keuangan di mana pun dan kapan pun secara real-time.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-4-kesalahan-yang-sering-terjadi-dalam-proses-akuntansi/

4 Cara Tepat Memperbaiki Arus Kas Perusahaan

Hasil gambar untuk memperbaiki arus kas

Arus kas merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pengusaha. Masalah utama yang sering dihadapi adalah arus kas defisit, di mana pengeluaran melebihi pendapatan, sehingga arus kas menjadi tidak seimbang. Masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman pengusaha mengenai cara mengelola arus kas yang benar. Pengelolaan arus kas yang salah dapat menyebabkan kerugian bahkan kegagalan dalam sebuah  bisnis.

Arus kas sangat memengaruhi jalan atau tidaknya kegiatan operasional bisnis sekaligus memengaruhi perkembangan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, ketika bisnis telah mengalami masalah arus kas, sebagai pengusaha Anda harus memperbaiki arus kas perusahaan Anda. Inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk memperbaiki arus kas perusahaan.

Menekan Pengeluaran

Ketika pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan, berarti Anda sedang mengalami krisis arus kas. Masalah ini terjadi ketika Anda hanya mementingkan keinginan tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan. Jika dibiarkan terlalu lama, masalah ini tentu dapat membuat bisnis gagal dan bangkrut. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah menekan pengeluaran bisnis dengan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh bisnis Anda. Disinilah laporan arus kas sangat dibutuhkan. Dengan melihat laporan arus kas, Anda dapat memilah dan mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan.

Mengevaluasi Bisnis

Tak hanya pengeluaran lebih besar dari pendapatan, ternyata pengeluaran dan pendapatan yang memiliki nilai seimbang juga dapat membuat krisis arus kas. Jika hal ini terjadi, Anda harus segera mengevaluasi kembali bisnis Anda dengan membuat inovasi  baru. Disinilah pentingnya  sebuah laporan keuangan, dengan melihat laporan keuangan Anda dapat membuat sebuah keputusan dengan mudah untuk menghadapi persaingan pasar. Melakukan evaluasi mengenai harga, target market, serta pesaing dapat memudahkan Anda untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan bisnis Anda sehingga dapat memudahkan Anda dalam membuat inovasi untuk perkembangan bisnis.

Hindari Penumpukan Stok

Ini adalah salah satu masalah yang dapat menyebabkan kebocoran arus kas. Dengan stok yang menumpuk, barang akan cepat rusak dan perusahaan akan mengalami kerugian yang berpengaruh terhadap arus kas. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memiliki laporan persediaan yang memudahkan Anda dalam mengelola stok barang dengan benar dan tepat. Selain itu, hindari pembelian stok berlebih dan keluarkan stok lama dengan memberikan diskon kepada pelanggan sesuai harga pokok untuk meningkatkan arus kas.

Tagih Piutang Secara Berkala

Sebagian perusahaan banyak yang menyepelekan penagihan piutang kepada pelanggannya. Jika dibiarkan terus menurus, hal ini akan memengaruhi arus kas yang masuk ke perusahaan. Untuk memperbaiki arus kas, Anda harus melakukan penagihan secara berkala sebelum tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Misalnya Anda telah memberikan syarat piutang dengan waktu jatuh tempo 30 hari, maka Anda dapat melakukan penagihan di hari ke 10, ke 20, dan 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Dengan melakukan penagihen secara berkala, pelanggan akan melakukan pembayaran tepat waktu.

Selain empat cara di atas, Anda juga dapat memperbaiki arus kas dengan membuat laporan arus kas. Dengan adanya laporan arus kas, Anda dapat lebih mudah mengelola arus kas perusahaan sehingga dapat mengurangi risiko kegagalan bisnis.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-4-cara-tepat-memperbaiki-arus-kas-perusahaan/

5 Cara Mengembangkan Bisnis Lokal Menjadi Go International

Hasil gambar untuk bisnis internasional

 

Sebagai pengusaha, mendapatkan kepuasan dalam berbisnis bukanlah hal yang mudah. Ketika bisnis telah berhasil berkembang di tanah air, setiap pengusaha pasti juga berharap bisnisnya bisa go International dan dikenal di seluruh dunia. Apakah Anda termasuk pengusaha yang ingin mengembangkan bisnis ke luar negeri? Pelajari dulu cara mengembangkan bisnis lokal menjadi go international di bawah ini.

Lakukan Penelitian Pasar

Pasar di Indonesia belum tentu sama dengan pasar Internasional, oleh karena itu sebelum memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke luar negeri, Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai pasar Internasional. Dengan informasi yang lengkap, Anda akan lebih matang untuk mengembangkan bisnis ke taraf Internasional. Tak hanya itu, informasi yang lengkap juga dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi kemungkinan risiko dan membuat rencana untuk menghindari kesalahan sehingga bisnis Anda akan dianggap sebagai merek Internasional dengan pemikiran yang maju, dapat dipercaya, dan juga memiliki kredibilitas tinggi.

Manfaatkan Media Promosi

Sebagai pengusaha pasti Anda sudah tahu seberapa kuatnya promosi memengaruhi kesuksesan bisnis. Sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya ke luar negeri, Anda dapat memanfaatkan media Internet, khususnya media sosial seperti Facebook dan Instagram. Dengan mempromosikan bisnis melalui Internet, pasar International dapat melihat dan mengetahui keberadaan produk Anda sehingga mereka pun akan lebih mengenal produk dan tertarik dengan produk yang Anda promosikan.

Buat Produk dengan Kualitas Tinggi

Produk dengan kualitas tinggi pasti akan dicari banyak orang. Meski harganya sedikit mahal, konsumen akan rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk produk dengan kualitas tinggi. Untuk mengetahui apakah produk Anda telah memiliki kualitas tinggi, ada baiknya Anda membuat ulasan konsumen. Hal ini dapat membantu Anda melakukan penilaian dan evaluasi agar produk Anda dapat diterima dengan baik di pasar Internasional.

Mencari Relasi yang Baik

Relasi merupakan hal penting dalam dunia bisnis dan mencari relasi bukanlah hal yang mudah. Dengan adanya relasi yang baik, bisnis Anda akan berjalan dengan baik dan mendapatkan beberapa keuntungan seperti modal tambahan, media promosi dan periklanan, kerja sama penitipan barang, atau kerja sama lainnya. Relasi yang baik akan membantu dan memudahkan Anda untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis. Oleh karena itu, sebagai pengusaha ada baiknya untuk memperluas jaringan dan mencari relasi.

Miliki Rencana yang Matang

Ingin melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri berarti Anda harus mengembangkan skill dan strategi dalam bisnis. Dengan adanya strategi bisnis yang matang, rekan kerja atau perusahaan luar dapat memastikan bahwa mereka sedang menjalin relasi dengan orang yang tepat. Buatlah rencana bisnis yang ambisius namun tetap kredibel dalam menilai peluang bisnis yang beragam.

Tak hanya itu, untuk mengembangkan bisnis ke luar negeri Anda juga memerlukan laporan keuangan yang dapat memudahkan Anda dalam memonitor perkembangan dan posisi keuangan bisnis Anda. Dengan adanya laporan keuangan, Anda dapat lebih fokus dalam membuat inovasi untuk mengembangkan bisnis Anda di luar maupun di dalam negeri. Jurnal, software akuntansi online yang memudahkan Anda dalam mengelola laporan keuangan secara instan dan melihatnya secara real-time.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-5-cara-mengembangkan-bisnis-lokal-menjadi-go-international/

Kenali 7 Ciri-Ciri Ini Sebelum Memilih Software Akuntansi Online

Keberadaan dunia digital yang semakin dekat dan mudah dijangkau membuat semua pelayanan mulai menggunakan media online sebagai basis untuk mempermudah suatu pekerjaan, tidak terkecuali dengan dunia akuntansi.

Adanya transaksi bisnis yang selalu dinamis, membuat keberadaan software akuntansi online yang selalu up to date mulai banyak diminati. Agar tidak salah dalam memilih software akuntansi online yang baik, berikut akan kami sajikan informasi mengenai ciri-ciri software akuntansi terbaik dan tepercaya.

Sesuai Standar Indonesia

Biasanya yang membedakan laporan keuangan Indonesia dengan negara asing adalah bagian format neracanya. Jika di negara asing menggunakan bahasa Internasional atau bahasa Inggris, lain halnya dengan negara Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia. Software akuntansi online yang baik, akan bisa memenuhi hal tersebut tanpa menimbulkan kebingungan bagi para pengguna nya.

Sesuai Standar Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki standar operasionalnya sendiri. Semuanya tergantung besar dan kecilnya suatu perusahaan. Semakin besar perusahaan, semakin banyak pula prosedur yang harus dijalankan. Sebuah software akuntansi yang baik pasti bisa mengakomodasi kepentingan tersebut dengan fitur-fitur lengkap yang mereka tawarkan.

Memiliki Track Record yang Baik

Untuk mengetahui perusahaan pengelola software tersebut tepercaya, bukan hanya dilihat dari iklan yang dibuatnya saja, melainkan dari track record selama perusahaan berdiri, berapa lama software tersebut dikembangkan, berapa banyak user yang telah menggunakan software tersebut, dan pertanyaan yang serupa lainnya. Kolom testimoni dari klien atau orang-orang terdekat Anda yang telah menggunakan software akuntansi tersebut bisa menjadi informasi yang dapat dipercaya.

User Friendly

User friendly merupakan kriteria penting yang harus dimiliki suatu software, agar pengguna semakin mudah dalam menggunakan dan mengoperasikannya. Semakin user friendly, maka pekerjaan semakin mudah dan cepat untuk diselesaikan.

Memiliki Fleksibilitas

Kebutuhan bisnis yang sering sekali berubah seiring strategi bisnis   yang diterapkan perusahaan tidak jarang berdampak pada keharusan software akuntansi, mengimbangi perubahan yang ada, maka sangat perlu dipertimbangkan kemampuan software akuntansi tersebut seberapa besar dapat mengakomodasi kebutuhan akan perubahan tersebut.

Memiliki Fitur Perpajakan

Software yang memiliki fitur perpajakan tentunya akan sangat membantu tugas staf pajak dalam menyusun laporan dan juga menerbitkan dokumen perpajakan. Umumnya, fitur ini dapat melakukan seperti memotong PPh, menghitung PPN, dan juga mencetak faktur pajak.

Sesuai Budget yang Tersedia

Ini tentunya merupakan suatu hal yang sangat penting karena terkait  dengan biaya atau beban yang harus ditanggung oleh perusahaan. Jasa penyedia software akuntansi yang baik, akan memiliki penawaran harga yang sesuai dengan semua kebutuhan perusahaan tanpa harus mengurangi fasilitas maupun kualitas yang ditawarkan.

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-kenali-7-ciri-ciri-ini-sebelum-memilih-software-akuntansi-online/

4 MANFAAT AKUNTANSI BAGI BISNIS UKM INDONESIA

Pencatatan keuangan merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan bagi pemilik usaha, terutama mereka yang ingin mengembangkan usahanya. Kadang untuk mereka keuntungan adalah hal yang perlu diperhatikan, padahal sebelum mendapatkan keuntungan mereka perlu mencatat pengeluaran maupun pendapatan agar semua yang dilakukannya dapat tercatat secara jelas. Hal ini perlu dilakukan baik itu untuk UKM yang skalanya masih kecil ataupun yang sudah besar. Karena itu manfaat akuntansi bagi UKM memang sangat diperlukan untuk kalangan pengusaha.

 

Manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menerapkan sistem akuntansi tersebut melalui pencatatan laporan usaha yang Anda lakukan. Anda dapat melihat dan melakukan analisa terhadap perkembangan usaha tersebut. Selain itu banyak manfaat lainnya yang dapat dirasakan apabila Anda sudah memiliki laporan keuangan bagi UKM, seperti:

 

Mengetahui Arus Keuangan

Ini salah satu manfaat yang cukup penting, di mana saat Anda mengetahui arus keuangan, maka Anda dapat mengambil keputusan secara lebih baik. Dengan memiliki catatan yang sesuai dengan standar akuntansi, semua arus keuanganmu akan tercatat secara lengkap seperti jumlah modal yang sudah terpakai, modal yang belum digunakan, jumlah utang dan sebagainya. Apabila Anda melakukan hal ini, tentu semua arus keuangan Anda bisa terlihat dari 1 bulan, 2 bulan hingga 12 bulan. Semua itu dapat Anda temukan apabila bisnis Anda telah mengimplementasikan akuntansi.

 

Sebagai Perencanaan

Pembukuan merupakan hal yang sangat penting bagi jalannya suatu usaha, terutama untuk usaha yang sudah cukup besar. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan biaya yang dimiliki dan juga sebagai perencanaan. Maksudnya, saat Anda melakukan pencatatan untuk usaha tentu Anda dapat melihat jalannya usaha Anda melalui pencatatan yang telah dilakukan. Karena itu, Anda dapat merencanakan langkah selanjutnya untuk meningkatkan usaha dari pencatatan yang telah Anda lakukan.

 

Memudahkan Untuk Melakukan Pinjaman

Saat usaha Anda berkembang cukup pesat, tentu Anda membutuhkan dana tambahan ataupun jasa di dalam produksi agar usaha Anda terus meningkat. Dengan pencatatan akuntansi yang telah Anda miliki, ini akan mempermudah Anda untuk dapat mengajukan pinjaman di bank. Karena saat mengajukan pinjaman melalui bank, biasanya salah satu persyaratannya adalah laporan keuangan yang harus lengkap. Hal ini cukup penting mengingat, bank tersebut perlu mengetahui arus keuangan dari jalannya usaha Anda.

 

Sebagai Pengambilan Keputusan

Dengan adanya pencatatan akuntansi, Anda akan merasakan manfaat akuntansi bagi UKM. Manfaat yang dimaksudkan salah satunya juga adalah pengambilan suatu keputusan dalam usaha yang Anda jalankan. Sehingga dengan adanya keputusan ini, Anda dapat menentukan keputusan yang tepat untuk usaha milik.

Itulah beberapa manfaat yang dapat Anda rasakan saat menerapkan pencatatan akuntansi untuk usaha milik.

 

Menggunakan Software Akuntansi Sebagai Alternatif Pencatatan Laporan Keuangan!

Untuk Anda yang ingin mempermudah pencatatan akuntansi untuk usahamu di era sekarang banyak software yang mendukung hal tersebut. Banyak perusahaan besar yang mulai menggunakan software yang mendukung pencatatan akuntansi perusahaannya. Kelebihan menggunakan software akuntansi ini juga diantaranya seperti perhitungan pajak otomatis, update laporan terakhir, melacak penjualan produk, mengelola aset, melakukan audit atas data yang dimaksudkan mencocokan transaksi secara otomatis dan berbagai kelebihan lainnya.

 

Dengan menggunakan software akuntansi, proses akuntansi yang Anda lakukan akan berjalan lebih baik dan mudah. Karena saat ini sudah banyak perusahaan yang mulai mengandalkan software akuntansi yang harganya cukup terjangkau untuk mengelola laporan keuangan dan lainnya.

 

Sesuaikan jenis usaha serta budget dengan kebutuhan yang Anda perlukan. Baik itu menggunakan pencatatan secara manual maupun menggunakan software akuntansi keduanya sama-sama mendukung usaha Anda untuk lebih berkembang.

 

Jurnal merupakan software akuntansi online yang mempermudah Anda dalam melakukan proses akuntansi lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman. Di mana, Jurnal telah dilengkapi dengan berbagai fitur lengkap mulai dari membuat laporan keuangan hanya dengan 1 klik, mengelola stok barang, mengelola aset perusahaan, hingga melakukan rekonsiliasi kapan dan di mana saja.

 

Selain itu, Jurnal juga telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi bisnis lainnya yang mempermudah Anda dalam mengelola keuangan dan bisnis, mulai dari aplikasi POS, aplikasi pinjaman modal usaha, aplikasi perpajakan, aplikasi HR, dan masih banyak lagi.

 

 

Sumber: https://www.jurnal.id/id/blog/manfaat-akuntansi-bagi-ukm/

Perbedaan Software Akuntansi Offline dan Online untuk Bisnis

Hasil gambar untuk software akuntansi

Software akuntansi merupakan sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk memudahkan serta mempercepat perhitungan laporan keuangan, neraca, jurnal, buku besar, dan berbagai bentuk laporan keuangan lainnya. Dalam suatu bisnis, tentu akan terjadi banyak transaksi jual beli, belum lagi jika ditambah dana operasional produksi yang semuanya membutuhkan suatu perhitungan dengan cermat, cepat, namun tetap akurat. Hal inilah yang membuat software akuntansi sangat membantu sebuah bisnis dalam mengelola laporan keuangan.

Sebelum mengetahui pentingnya software akuntansi untuk bisnis, sebaiknya kita mengenal terlebih dulu jenis-jenis software akuntansi. Saat ini, ada dua jenis software untuk akuntansi yang ada di masyarakat yaituoffline dan online.

Software Akuntansi Offline

Software akuntansi offline adalah sebuah software yang terpasang secara permanen di komputer. Kelebihan software ini adalah memiliki performa yang baik karena berjalan berdasarkan spesifikasi hardwareyang terpasang di komputer. Kelebihan lainnya yaitu software ini tidak membutuhkan koneksi Internet sehingga dapat dibuka di luar jaringan yang ada. Dengan spesifikasi komputer yang sesuai, software ini dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan.

Kelemahan dari software akuntansi offline adalah tidak dapat diakses dari jarak jauh apabila ada keperluan pengawasan atau pengambilandatabase. Selain itu, software ini tidak dapat disebarkan karena memiliki nomor seri yang berbeda satu sama lain untuk komputer yang berbeda. Meski demikian, software ini sangat efektif untuk pengusaha atau akuntan yang jarang melakukan perjalanan bisnis.

Software Akuntansi Online

Dengan berkembangnya zaman, software akuntansi kini telah menggunakan teknologi berbasis ‘cloud system’.  Melalui teknologi ini, Anda dapat mengakses data akuntansi kapan pun dan di mana pun dengan data yang ditampilkan secara uptodate atau realtime. Software berbasis cloud ini lebih dikenal dengan software akuntansi online.

Kelebihan software ini adalah dapat diakses dengan mudah di mana saja dengan menggunakan browser dan tanpa harus instalasi software padagadget ataupun komputer yang digunakan. Software ini juga sangat ringan dan tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi.

Pentingnya Software Akuntansi Untuk Bisnis

Baik software akuntansi offline maupun online tentu penting digunakan karena membantu memudahkan pekerjaan seorang akuntan. Ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakansoftware akuntansi:

  • Membuat laporan keuangan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat.
  • Meningkatkan efisiensi pekerjaan dari sisi waktu dan tenaga. Seorang akuntan hanya perlu untuk memasukkan data dan software akuntansi yang akan mengolah serta menyajikan laporan.
  • Terhindar dari kesalahan perhitungan. Jika terjadi kesalahan saat memasukkan data, maka Anda hanya perlu memperbaikinya tanpa harus memulainya dari awal.
  • Transaksi keluar masuknya barang maupun transaksi jual beli dapat ditelusuri secara cepat dan akurat.
  • Membantu dalam pengambilan keputusan bisnis dengan tepat, karena data yang disajikan akurat.
  • Mengetahui kondisi keuangan bisnis setiap saat secara realtime.
  • Melalui software akuntansi online, Anda dapat memasukkan data di mana saja dan kapan saja, serta dapat berkolaborasi dan saling mengoreksi dengan tim admin maupun akuntan yang ada. Hal ini tentunya membuat data keuangan Anda semakin tepat.

Software akuntansi adalah suatu teknologi baru dalam dunia akuntansi.Software ini sangat penting digunakan untuk kemajuan bisnis. Kini saatnya Anda beralih dari pekerjaan manual dengan menggunakansoftware yang dapat memudahkan pekerjaan sekaligus mengembangkan bisnis Anda.

Jurnal adalah software akuntansi online berbasis cloud yang memudahkan Anda dalam mengelola bisnis di mana pun dan kapan pun. Dengan Jurnal, Anda dapat membuat laporan keuangan secara instan dan realtime.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-perbedaan-software-akuntansi-offline-dan-online-untuk-bisnis/

Contoh Penggunaan Software Akuntansi Jurnal Pada Perusahaan Retail

Perusahaan retail atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan usaha eceran merupakan sistem pemasaran atau penjualan produk di mana transaksi penjualannya dilakukan langsung ke konsumen. Dalam dunia bisnis, usaha retail ini disebut sebagai Business to Consumen (B2C). Jadi konsumen merupakan pihak akhir yang memperoleh barang dagangan dan tidak dijual kembali. Dalam prakteknya, pengusaha atau pengecer akan membeli produk kepada produsen dan kemudian menjual kembali dalam jumlah kecil atau eceran ke konsumen. Karenanya, usaha atau bisnis dapat dilakukan oleh pengusaha yang memiliki modal besar maupun kecil. Sebagai contohnya, usaha retail untuk skala kecil yakni warung kelontong , usaha kecil dan menengah (UKM), dan lainnya.

Meskipun kegiatan usahanya simpel, hanya membeli dan menjual nya kembali, bukan berarti usaha retail tidak memiliki masalah ya. Berikut merupakan contoh studi kasus perusahaan retail.

Permasalahan Usaha Retail

Ibu Ani merupakan seorang pengusaha retail di Kudus dengan nama toko nya ‘Toko Kita’. Ibu Ani sudah menjalankan usaha retail selama lima tahun. Di tahun awal-awal usahanya, Bu Ani tidak mengalami masalah hingga Toko Kita pun menjadi semakin ramai dari hari ke hari. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai bingung dengan kondisi keuangan usaha retailnya tersebut. Banyaknya pengunjung yang datang ternyata membuat kondisi keuangan usahanya tidak jelas. Padahal dia mengetahui bahwa kondisi keuangan merupakan salah satu kunci penting dalam kelangsungan usahanya. Setelah mencari tahu penyebab masalahnya dan berkonsultasi dengan saudaranya yang memiliki banyak pengalaman di dunia bisnis. Akhirnya, disimpulkan bahwa masalahnya disebabkan karena pencatatan transaksi keuangan yang tidak baik. Selama ini, Toko Kita mencatat transaksi keuangan yang terjadi masih secara konvensional. Sehingga ada banyak transaksi yang belum dicatat atau adanya pencatatan yang double.

Setelah mengetahui akar permasalahannya, Bu Ani segera mencari solusi dan memutuskan untuk mengelola transaksi keuangan Toko Kita dengan menggunakan software akuntansi Jurnal. Pemilihan Jurnal sebagai software akuntansi untuk mengelola transaksi keuangannya pun melalui berbagai macam pertimbangan.

Jurnal merupakan salah satu software akuntansi online yang dapat membantu mengelola keuangan dan melakukan proses akuntansi mulai dari pembuatan pembukuan sampai laporan keuangan. Untuk mendukung pengelolaan keuangan bisnis, Jurnal menyediakan berbagai macam fitur keuangan seperti penjualan, pembelian, mencetak faktur, pencatatan persediaan dan laporan keuangan secara mudah, cepat, aman dan terotomatis. Jurnal memiliki sistem yang terintegrasi dan juga standar keamanan yang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001 sehingga aman untuk digunakan dalam pengelolaan keuangan semua jenis perusahaan.

Studi Kasus Perusahaan Retail dengan Jurnal

Jika dirangkum, permasalahan Toko Kita milik Bu Ani yaitu sistem pencatatan yang masih konvensional membuat pencatatan tidak terproses secara otomatis. Karenanya ia perlu menggunakan Jurnal sehingga pencatatan transaksi akan ter proses secara otomatis sampai menjadi laporan keuangan.

Untuk memudahkan memahaminya, berikut akan disajikan transaksi Toko Kita milik Bu Ani selama satu bulan yakni bulan Maret 2018.

  1. Tanggal 1 Maret 2018, Toko Kita mendapatkan uang dari transaksi penjualannya sebesar Rp5.000.000,00
  2. Tanggal 2 Maret 2018, dibayar uang sejumlah Rp2.500.000,00 untuk membayar gaji karyawan nya.
  3. Tanggal 5 Maret 2018 membeli produk atau barang dagangan kepada PT Pikachu sebesar Rp5.000.000,00
  4. Tanggal 10 Januari 2018 menerima pendapatan dari penjualan tunai sebesar Rp1.000.000,00
  5. Tanggal 15 Januari 2018 membayar biaya listrik sebesar Rp100.000,00
  6. Tanggal 17 Maret 2018, Toko Kita mendapatkan uang dari transaksi penjualannya sebesar Rp5.000.000,00
  7. Tanggal 20 Maret 2018, membeli perlengkapan sebesar Rp2.000.000,00
  8. Tanggal 21 Maret 2018 membeli produk kembali kepada PT Kamila sebesar Rp7.000.000,00
  9. Tanggal 24 Januari 2018 membuat laporan keuangan karena Bu Ani ingin mengetahui kondisi keuangan nya.

Langkah 1: Mendaftarkan usaha retail Toko Kita di Jurnal

  • Untuk mendaftar, pertama buka my.jurnal.id/id/users/signup pada browser Chrome atau Firefox di komputer, tablet atau smartphone Anda;
  • Masukan data diri Anda sesuai yang tertera pada form seperti nama, email, telepon dan kata sandi (password minimal 8 digit).
  • Centang I’m not a robot.
  • Kemudian, klik tombol “Daftarkan Akun Baru”. Anda akan melihat tampilan sebagai berikut.

Langkah 2: Menambah daftar akun

Cara membuat Akun baru pada Jurnal secara manual:

  • Klik menu Daftar Akun.
  • Klik tombol “+Buat Akun Baru”.
  • Isikan nama-nama akun di atas.
  • Pilih kategori sesuai dengan akun yang akan dibuat.
  • Klik “Buat Akun”.

Selain cara manual, Jurnal  juga memiliki cara lain untuk menambahkan Daftar Akun yaitu dengan mengimport akun yang sudah dibuat di luar aplikasi Jurnal dengan template yang juga sudah disediakan oleh Jurnal. Anda bisa melihatnya di video berikut:

Langkah 3: Pencatatan transaksi penjualan

Untuk mencatat transaksi penjualan di Jurnal secara manual:

  1. Klik menu Penjualan
  2. Klik tombol “+Buat Penjualan Baru”
  3. Pilih Sales Order pada kotak pilihan di pojok kanan atas.
  4. Pilih Nama Customer, Tanggal Transaksi, dan Nama Produk kemudian masukkan harga untuk masing-masing produk.
  5. Pilih syarat pembayaran, misalnya Cash on Delivery di kolom Syarat Pembayaran.
  6. Setelah semua sudah diisi, klik tombol “Buat Penjualan”, maka sales invoice atas satu transaksi penjualan telah sukses dibuat.
  7. Selanjutnya pada saat sales invoice dibuat dan uang dari pelanggan sudah diterima, klik tombol Tindakan>Terima Pembayaran. Maka secara otomatis halaman di Jurnal akan berpindah ke halaman Receive Payment.

Jika masih merasa bingung, Anda dapat melihat video tutorial berikut ini:

Langkah 4: Mencatat biaya operasional

Sama seperti pencatatan penjualan, dalam pencatatan biaya, Jurnal memiliki cara manual dan cara  pintas untuk mencatat setiap biaya yang terjadi. Cara pintas ini akan membawa Anda masuk ke halaman tambah transaksi biaya untuk mencatat setiap biaya yang dikeluarkan. Contohnya seperti biaya gaji, listrik, dan lainnya.

Caranya klik tombol “Biaya” pada bagian kiri atas halaman Jurnal. Kemudian, Anda akan dibawa ke halaman tambah biaya. Isi setiap field yang ada dan klik “Buat Biaya Baru” untuk menyimpan data biaya yang sudah Anda buat.

Langkah 5: Melihat laporan keuangan

Langkah terakhir untuk melihat Laporan Keuangan seperti Laporan Laba Rugi, Neraca, Laporan Arus Kas, Ringkasan Bisnis, dan lainnya ada di menu Laporan. Semua laporan keuangan dikelola secara otomatis oleh Jurnal sesuai dengan input transaksi dan biaya yang sudah dimasukkan.

Sehingga Bu Ani dapat melihat  hanya tinggal melihat laporan yang diinginkan setiap bulan atau periode akuntansi dengan meng-klik menu Laporan kapan saja dan di mana saja.

Itulah sekilas contoh penggunaan software akuntansi Jurnal pada studi kasus perusahaan retail ‘Toko Kita’ milik Bu Ani. Pengelolaan transaksi keuangan menjadi mudah bukan? Jurnal tidak hanya untuk bisnis / usaha retail saja, jenis usaha lain seperti perusahaan jasa, perusahaan dagang, perusahaan manufaktur dan lainnya  juga bisa menggunakan Jurnal.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/studi-kasus-jurnal-di-perusahaan-retail/