Emisi kecil mendominasi IPO 2019, ini pendapat analis

Emisi kecil mendominasi IPO 2019, ini pendapat analis

Sepanjang 2019 hingga Jumat (12/7), Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima 32 perusahaan untuk mencatatkan sahamnya. Jika dijumlahkan, dana segar yang berhasil dikumpulkan dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) ini mencapai Rp 9,29 triliun.

Kalau dilihat, dana segar yang diincar para emiten ini relatif kecil, rata-rata sebesar Rp 290,52 miliar. Nilai emisi terkecil berasal dari perusahaan yang pertama kali IPO pada tahun ini, yakni PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) senilai Rp 20,25 miliar. Sementara itu, nilai emisi terbesar berasal dari PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) Rp 4,76 triliun yang IPO pada 9 Juli 2019.

Menurut Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan, tren ini berkaitan dengan kondisi ekonomi pada paruh pertama tahun ini yang cenderung bergejolak. Dengan begitu, perusahaan yang mengincar dana besar dari IPO khawatir tidak bisa mendapatkan harga IPO di level terbaik.

“Kalau dipaksakan sekarang nanti harganya rendah. Underwriter juga jadi tidak terlalu percaya diri karena kalau tidak laku, mereka yang harus menyerap sisa saham yang ditawarkan,” ucap dia saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (14/7).

Di sisi lain, menurut dia, perusahaan yang IPO dengan emisi kecil juga lebih mudah dieksekusi oleh perusahaan sekuritas dengan biaya yang minim. Alasannya, perdagangan dengan nilai emisi kecil akan lebih mudah untuk mendapatkan perolehan di pasar perdana.

Meskipun bernilai emisi kecil, perusahaan-perusahaan ini menambah daftar perusahaan yang tercacat di pasar modal. “Mau size-nya kecil atau besar lebih ke statusnya. Semua emiten punya manfaat yang sama bagi pasar modal,” ungkap dia. Akan tetapi, ia tidak menafikan, IPO emisi besar akan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh semakin cepat.

Sementara itu, Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan, tren IPO dengan emisi kecil yang mendominasi paruh pertama 2019 menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang besar belum minat masuk pasar modal. “Artinya tidak mudah mencari perusahaan dengan emisi besar untuk IPO atau jumlahnya semakin berkurang dari tahun ke tahun, karena sudah banyak yang jadi perusahaan terbuka,”

Menurut Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma, kemungkinan lain adalah karena pemilik perusahaan ini belum mau kepemilikan sahamnya berkurang. Ia menambahkan, jika dilihat dari segi kuantitas, BEI akan mencapai target perusahaan yang IPO tahun ini, yakni di atas 57 perusahaan.

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/emisi-kecil-mendominasi-ipo-2019-ini-pendapat-analis

IHSG menguat tipis di awal perdagangan Jumat

Turun pada pra perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berusaha bangkit pada pagi ini. Jumat (12/7) pukul 9.13 WIB, IHSG menguat tipis 5 poin atau 0,08% ke 6.422. Enam sektor mengangkat IHSG ke area positif. Sektor properti dan konstruksi memimpin kenaikan sebesar 0,44%. Sektor perdagangan, jasa, dan investasi menguat 0,35%. Sektor perkebunan naik 0,32%. Sektor keuangan dan industri dasar naik masing-masing 0,18%.

Sedangkan sektor aneka industri turun 0,65%. Sektor infrastruktur pun tergerus 0,26%. Sektor pertambangan terkoreksi tipis 0,05%.

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 3%
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 1,31%
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 1%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) -1,17%
  • PT XL Axiata Tbk (EXCL) -1,03%
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -0,91%

Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 37,17 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah MNCN Rp 21 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 16,4 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3,9 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Timah Tbk (TINS) Rp 3,6 miliar, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 3,1 miliar, dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) Rp 1,5 miliar.

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menguat-tipis-di-awal-perdagangan-jumat-1

 

4 MANFAAT AKUNTANSI BAGI BISNIS UKM INDONESIA

Pencatatan keuangan merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan bagi pemilik usaha, terutama mereka yang ingin mengembangkan usahanya. Kadang untuk mereka keuntungan adalah hal yang perlu diperhatikan, padahal sebelum mendapatkan keuntungan mereka perlu mencatat pengeluaran maupun pendapatan agar semua yang dilakukannya dapat tercatat secara jelas. Hal ini perlu dilakukan baik itu untuk UKM yang skalanya masih kecil ataupun yang sudah besar. Karena itu manfaat akuntansi bagi UKM memang sangat diperlukan untuk kalangan pengusaha.

 

Manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menerapkan sistem akuntansi tersebut melalui pencatatan laporan usaha yang Anda lakukan. Anda dapat melihat dan melakukan analisa terhadap perkembangan usaha tersebut. Selain itu banyak manfaat lainnya yang dapat dirasakan apabila Anda sudah memiliki laporan keuangan bagi UKM, seperti:

 

Mengetahui Arus Keuangan

Ini salah satu manfaat yang cukup penting, di mana saat Anda mengetahui arus keuangan, maka Anda dapat mengambil keputusan secara lebih baik. Dengan memiliki catatan yang sesuai dengan standar akuntansi, semua arus keuanganmu akan tercatat secara lengkap seperti jumlah modal yang sudah terpakai, modal yang belum digunakan, jumlah utang dan sebagainya. Apabila Anda melakukan hal ini, tentu semua arus keuangan Anda bisa terlihat dari 1 bulan, 2 bulan hingga 12 bulan. Semua itu dapat Anda temukan apabila bisnis Anda telah mengimplementasikan akuntansi.

 

Sebagai Perencanaan

Pembukuan merupakan hal yang sangat penting bagi jalannya suatu usaha, terutama untuk usaha yang sudah cukup besar. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan biaya yang dimiliki dan juga sebagai perencanaan. Maksudnya, saat Anda melakukan pencatatan untuk usaha tentu Anda dapat melihat jalannya usaha Anda melalui pencatatan yang telah dilakukan. Karena itu, Anda dapat merencanakan langkah selanjutnya untuk meningkatkan usaha dari pencatatan yang telah Anda lakukan.

 

Memudahkan Untuk Melakukan Pinjaman

Saat usaha Anda berkembang cukup pesat, tentu Anda membutuhkan dana tambahan ataupun jasa di dalam produksi agar usaha Anda terus meningkat. Dengan pencatatan akuntansi yang telah Anda miliki, ini akan mempermudah Anda untuk dapat mengajukan pinjaman di bank. Karena saat mengajukan pinjaman melalui bank, biasanya salah satu persyaratannya adalah laporan keuangan yang harus lengkap. Hal ini cukup penting mengingat, bank tersebut perlu mengetahui arus keuangan dari jalannya usaha Anda.

 

Sebagai Pengambilan Keputusan

Dengan adanya pencatatan akuntansi, Anda akan merasakan manfaat akuntansi bagi UKM. Manfaat yang dimaksudkan salah satunya juga adalah pengambilan suatu keputusan dalam usaha yang Anda jalankan. Sehingga dengan adanya keputusan ini, Anda dapat menentukan keputusan yang tepat untuk usaha milik.

Itulah beberapa manfaat yang dapat Anda rasakan saat menerapkan pencatatan akuntansi untuk usaha milik.

 

Menggunakan Software Akuntansi Sebagai Alternatif Pencatatan Laporan Keuangan!

Untuk Anda yang ingin mempermudah pencatatan akuntansi untuk usahamu di era sekarang banyak software yang mendukung hal tersebut. Banyak perusahaan besar yang mulai menggunakan software yang mendukung pencatatan akuntansi perusahaannya. Kelebihan menggunakan software akuntansi ini juga diantaranya seperti perhitungan pajak otomatis, update laporan terakhir, melacak penjualan produk, mengelola aset, melakukan audit atas data yang dimaksudkan mencocokan transaksi secara otomatis dan berbagai kelebihan lainnya.

 

Dengan menggunakan software akuntansi, proses akuntansi yang Anda lakukan akan berjalan lebih baik dan mudah. Karena saat ini sudah banyak perusahaan yang mulai mengandalkan software akuntansi yang harganya cukup terjangkau untuk mengelola laporan keuangan dan lainnya.

 

Sesuaikan jenis usaha serta budget dengan kebutuhan yang Anda perlukan. Baik itu menggunakan pencatatan secara manual maupun menggunakan software akuntansi keduanya sama-sama mendukung usaha Anda untuk lebih berkembang.

 

Jurnal merupakan software akuntansi online yang mempermudah Anda dalam melakukan proses akuntansi lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman. Di mana, Jurnal telah dilengkapi dengan berbagai fitur lengkap mulai dari membuat laporan keuangan hanya dengan 1 klik, mengelola stok barang, mengelola aset perusahaan, hingga melakukan rekonsiliasi kapan dan di mana saja.

 

Selain itu, Jurnal juga telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi bisnis lainnya yang mempermudah Anda dalam mengelola keuangan dan bisnis, mulai dari aplikasi POS, aplikasi pinjaman modal usaha, aplikasi perpajakan, aplikasi HR, dan masih banyak lagi.

 

 

Sumber: https://www.jurnal.id/id/blog/manfaat-akuntansi-bagi-ukm/

Perbedaan Software Akuntansi Offline dan Online untuk Bisnis

Hasil gambar untuk software akuntansi

Software akuntansi merupakan sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk memudahkan serta mempercepat perhitungan laporan keuangan, neraca, jurnal, buku besar, dan berbagai bentuk laporan keuangan lainnya. Dalam suatu bisnis, tentu akan terjadi banyak transaksi jual beli, belum lagi jika ditambah dana operasional produksi yang semuanya membutuhkan suatu perhitungan dengan cermat, cepat, namun tetap akurat. Hal inilah yang membuat software akuntansi sangat membantu sebuah bisnis dalam mengelola laporan keuangan.

Sebelum mengetahui pentingnya software akuntansi untuk bisnis, sebaiknya kita mengenal terlebih dulu jenis-jenis software akuntansi. Saat ini, ada dua jenis software untuk akuntansi yang ada di masyarakat yaituoffline dan online.

Software Akuntansi Offline

Software akuntansi offline adalah sebuah software yang terpasang secara permanen di komputer. Kelebihan software ini adalah memiliki performa yang baik karena berjalan berdasarkan spesifikasi hardwareyang terpasang di komputer. Kelebihan lainnya yaitu software ini tidak membutuhkan koneksi Internet sehingga dapat dibuka di luar jaringan yang ada. Dengan spesifikasi komputer yang sesuai, software ini dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan.

Kelemahan dari software akuntansi offline adalah tidak dapat diakses dari jarak jauh apabila ada keperluan pengawasan atau pengambilandatabase. Selain itu, software ini tidak dapat disebarkan karena memiliki nomor seri yang berbeda satu sama lain untuk komputer yang berbeda. Meski demikian, software ini sangat efektif untuk pengusaha atau akuntan yang jarang melakukan perjalanan bisnis.

Software Akuntansi Online

Dengan berkembangnya zaman, software akuntansi kini telah menggunakan teknologi berbasis ‘cloud system’.  Melalui teknologi ini, Anda dapat mengakses data akuntansi kapan pun dan di mana pun dengan data yang ditampilkan secara uptodate atau realtime. Software berbasis cloud ini lebih dikenal dengan software akuntansi online.

Kelebihan software ini adalah dapat diakses dengan mudah di mana saja dengan menggunakan browser dan tanpa harus instalasi software padagadget ataupun komputer yang digunakan. Software ini juga sangat ringan dan tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi.

Pentingnya Software Akuntansi Untuk Bisnis

Baik software akuntansi offline maupun online tentu penting digunakan karena membantu memudahkan pekerjaan seorang akuntan. Ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakansoftware akuntansi:

  • Membuat laporan keuangan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat.
  • Meningkatkan efisiensi pekerjaan dari sisi waktu dan tenaga. Seorang akuntan hanya perlu untuk memasukkan data dan software akuntansi yang akan mengolah serta menyajikan laporan.
  • Terhindar dari kesalahan perhitungan. Jika terjadi kesalahan saat memasukkan data, maka Anda hanya perlu memperbaikinya tanpa harus memulainya dari awal.
  • Transaksi keluar masuknya barang maupun transaksi jual beli dapat ditelusuri secara cepat dan akurat.
  • Membantu dalam pengambilan keputusan bisnis dengan tepat, karena data yang disajikan akurat.
  • Mengetahui kondisi keuangan bisnis setiap saat secara realtime.
  • Melalui software akuntansi online, Anda dapat memasukkan data di mana saja dan kapan saja, serta dapat berkolaborasi dan saling mengoreksi dengan tim admin maupun akuntan yang ada. Hal ini tentunya membuat data keuangan Anda semakin tepat.

Software akuntansi adalah suatu teknologi baru dalam dunia akuntansi.Software ini sangat penting digunakan untuk kemajuan bisnis. Kini saatnya Anda beralih dari pekerjaan manual dengan menggunakansoftware yang dapat memudahkan pekerjaan sekaligus mengembangkan bisnis Anda.

Jurnal adalah software akuntansi online berbasis cloud yang memudahkan Anda dalam mengelola bisnis di mana pun dan kapan pun. Dengan Jurnal, Anda dapat membuat laporan keuangan secara instan dan realtime.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-perbedaan-software-akuntansi-offline-dan-online-untuk-bisnis/

Cash Flow: Metode, Contoh, dan Cara Membuat Laporannya dengan Mudah.

Laporan arus kas atau cash flow adalah laporan keuangan yang berisi tentang informasi penerimaan dan pengeluaran kas dalam sebuah perusahaan pada periode waktu tertentu. Karenanya laporan keuangan arus kas dapat digunakan untuk melacak pemasukan dan pengeluaran dari seluruh kegiatan perusahaan.

Aktivitas Cash Flow atau Arus Kas

Cash Flow: Metode, Contoh, dan Cara Membuat Laporannya dengan Mudah 1Laporan arus kas atau cash flow sendiri terdiri dari 3 aktivitas berikut ini:

  • Aktivitas Operasi (Operating Activities)

Aktivitas operasi merupakan laporan arus kas yang terdiri dari kegiatan operasional perusahaan. Dengan kata lain, aktivitas ini  dapat diperoleh dengan memasukkan nilai dari pengaruh kas/bank pada transaksi yang dilibatkan dalam penentuan laba bersih. Sebagai contoh seperti, penjualan barang dan jasa dari pelanggan, pembelian persediaan, atau perlengkapan yang umurnya diperkirakan kurang dari setahun, utang kepada supplier dan beban operasional lainnya.

  • Aktivitas Investasi (Investing Activities)

Aktivitas investasi ini berkaitan dengan aktivitas arus kas yang dihasilkan dari penjualan ataupun pembelian aktiva tetap. Atau  kegiatan memasukkan nilai dari transaksi yang mempengaruhi kas atau bank untuk kegiatan investasi pada aset yang umurnya diperkirakan lebih dari satu tahun. Contohnya, pembelian/penjualan aktiva tetap atau investasi jangka panjang lainnya.

  • Aktivitas Pendanaan (Financing Activities)

Seperti namanya, aktivitas pendanaan merupakan aktivitas kas yang berasal dari penambahan modal perusahaan. Untuk menghitung aktivitas ini, Anda dapat memasukkan nilai penambahan atau pengurangan kas yang berasal dari kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik. Seperti penyetoran modal awal, utang bank atau obligasi dan penerbitan saham.

Metode Laporan Arus Kas 

Cash Flow: Metode, Contoh, dan Cara Membuat Laporannya dengan Mudah 2Ada dua metode untuk membuat laporan arus kas atau cash flow adalah metode langsung (direct cash flow) dan metode tidak langsung (indirect cash flow).

  1. Metode Langsung

Metode langsung merupakan metode membuat laporan arus kas dengan mengelompokkan kegiatan operasi ke dalam berbagai kategori. Misalnya, aktivitas operasional dibedakan akunnya sendiri-sendiri seperti akun beban penyusutan, beban amortisasi, keuntungan, dan kerugian, utang, dan sebagainya. Sehingga metode ini lebih mudah dimengerti dan dapat memberikan informasi yang lengkap dalam pengambilan keputusan. Untuk membuat arus kas metode langsung, Anda harus menyiapkan buku kas bank dan buku kas kecil. Selanjutnya Anda dapat memilih untuk melakukan pemeriksaan silang antar buku kas bank, rekening koran, bonggol check atau buku kas kecil.

  1. Metode Tidak Langsung

Berbeda dengan metode langsung, metode tidak langsung memusatkan perhatian pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi. Metode tidak langsung menunjukan hubungan antara laporan keuangan laba rugi, neraca dan arus kas. Nah karena datanya sudah tersedia langsung dalam perusahaan maka metode ini lebih murah dibandingkan metode langsung. Dalam metode ini arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan disusun berdasarkan laporan laba rugi dan neraca.

Cara Membuat Laporan Arus Kas atau Cash Flow

Cash Flow: Metode, Contoh, dan Cara Membuat Laporannya dengan Mudah 3

Di luar perbedaan antara metode langsung dan tidak langsung, umumnya ada 5 langkah untuk membuat cash flow adalah:

  1. Menghitung Kenaikan atau Penurunan Kas

Langkah pertama untuk membuat cash flow adalah menghitung kenaikan atau penurunan kas perusahaan. Untuk menghitungnya Anda dapat melihat laporan arus kas dan neraca pada akun kas. Selain itu, Anda juga dapat menghitung kenaikan dan penurunan kas dengan melihat buku kas bank dan buku kas kecil.

  1. Menghitung & Melaporkan Kas Bersih yang Digunakan pada Aktivitas Operasional

Dalam perjalanannya, kas digunakan untuk berbagai macam kegiatan. Pada langkah kedua ini Anda harus memisahkan kas yang khusus untuk kegiatan operasi. Kemudian, hitunglah jumlahnya dan buatlah laporan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasional.

  1. Menghitung & Melaporkan Kas Bersih yang Digunakan pada Aktivitas Investasi

Langkah ketiga ini sama dengan langkah kedua, hanya saja yang membedakan jenis kegiatannya yakni kegiatan investasi. Kegiatan investasi misalnya, pembelian/penjualan aktiva tetap atau investasi jangka panjang lainnya. Perhatikan kegiatan investasi yang dilakukan pada periode berjalan dan hitunglah berapa jumlah kas bersih yang digunakan.

  1. Menghitung & Melaporkan Kas Bersih yang Digunakan pada Aktivitas Pendanaan

Konsep langkah keempat ini juga sama seperti sebelumnya. Untuk menghitung Anda dapat memasukkan nilai penambahan atau pengurangan kas yang berasal dari kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik.

  1. Hitung & Jumlahkan Kas Bersih dari Ketiga Aktivitas

Langkah terakhir yakni menghitung penggunaan dan penerimaan kas bersih dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Jika langkah 2, 3, dan 4 sudah Anda lakukan, maka langkah terakhir akan lebih mudah dilakukan. Anda hanya perlu membuat laporannya saja. Jangan lupa untuk memasukkan saldo kas awal periode pada perhitungannya.

Cara Membuat Laporan Arus Kas dengan Jurnal

Cash Flow: Metode, Contoh, dan Cara Membuat Laporannya dengan Mudah 4

Selain menggunakan cara manual seperti di atas, sekarang Anda dapat membuat laporan arus kas dengan menggunakan bantuan software akuntansi online. jurnal merupakan salah satu softwareakuntansi yang menyediakan fitur pembuatan laporan keuangan arus kas. Sehingga laporan arus kas dapat dibuat dengan mudah, cepat, dan akurat. Bahkan Jurnal juga dapat membuat arus kas dengan menggunakan metode langsung dan tidak langsung. Adapun tutorial untuk membuat cash flow adalah berikut ini:

a. Metode Langsung (Direct Method)

Untuk membuat laporan arus kas dengan metode langsung di Jurnal, maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik menu Laporan. Pada tab Sekilas Bisnis, klik Arus Kas.

cash flow adalah 1

  1. Anda akan melihat laporan arus kas secara default sebagai berikut.

cash flow adalah 2

  1. Pilih Periode yang diinginkan.

cash flow adalah 3

  1. Jika Anda ingin menampilkan laporan yang lebih spesifik, klik “Filter Lebih Lanjut“.

cash flow adalah 4

  1. Anda akan melihat pop up seperti berikut.

cash flow adalah 5

  • Tanggal mulai & selesai: Pilih mulai dari sampai tanggal berapa laporan akan ditampilkan.
  • Filter Sesuai Periode: Tentukan periode laporan sesuai pilihan Custom, Mingguan, Bulanan, atau Tahunan.
  • Bandingkan Periode: Pilih periode perbandingan laporan arus kas dari waktu ke waktu sampai dengan 11 periode sebelumnya.
  • Grup dengan Tag: Pilih Tag untuk menampilkan laporan per proyek, per departemen, per sales atau kelompok lainnya. Field ini hanya tersedia untuk pengguna Pro dan Enterprise Di bawah field ini terdapat 2 radio buttons yaitu Mencakup Semua dan Salah Satu.

Mencakup Semua, laporan yang ditampilkan adalah hasil filter untuk tag Project A dan Project B. Sedangkan jika Anda memilih Salah Satu, maka laporan yang ditampilkan adalah hasil filter 1 tag saja, antara Project A atau Project B.

  • Show Accounts: Geser tombol ini ke kanan jika Anda ingin menampilkan laporan arus kas dengan detil akun-akun yang terkait.
  1. Setelah selesai,klik tombol “Filter”.
  2. Klik tombol dan pilih metode arus kas Default Direct untuk Metode Langsung.

cash flow adalah 6

  1. Setelah memfilter, Anda dapat melakukan expor laporan ini dengan klik tombol “Expor” dan pilih format file yang diinginkan. Format yang tersedia adalah PDF, Excel atau CSV.

cash flow adalah 7

  1. Jika dalam bentuk PDF akan terlihat seperti ini.

cash flow adalah 8

Pada bagian bawah halaman ini,terdapat keterangan saldo kas awal dan saldo kas akhir.

Saldo pembuka adalah jumlah total dari saldo awal kas & bank Anda sesuai dengan tanggal awal yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas awal diambil dari tanggal 1 Januari 2017. Saldo penutupan adalah jumlah total dari saldo kas & bank setelah mengalami pergerakan sampai periode terakhir yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas akhir diambil sampai tanggal 31 Desember 2017.

b. Metode Tidak Langsung (Indirect Method)

Sementara jika Anda ingin membuat laporan arus kas dengan metode tidak langsung di Jurnal, maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik menu Laporan. Pada tab Seklias Bisnis, klik Arus Kas.

cash flow adalah 9

  1. Anda akan melihat laporan arus kas secara default sebagai berikut.

cash flow adalah 10

  1. Pilih Periode yang diinginkan.

cash flow adalah 11

  1. Jika Anda ingin menampilkan laporan yang lebih spesifik, klik “Filter Lebih Lanjut”.

cash flow adalah 12

  1. Anda akan melihat pop up seperti berikut.

cash flow adalah 13

  • Tanggal mulai & selesai: Pilih mulai dari sampai tanggal berapa laporan akan ditampilkan.
  • Filter Sesuai Periode: Tentukan periode laporan sesuai pilihan Custom, Mingguan, Bulanan, atau Tahunan.
  • Bandingkan Periode: Pilih periode perbandingan laporan arus kas dari waktu ke waktu sampai dengan 11 periode sebelumnya.
  • Grup dengan Tag: Pilih Tag untuk menampilkan laporan per proyek, per departemen, per sales atau kelompok lainnya. Field ini hanya tersedia untuk pengguna Pro dan Enterprise Di bawah field ini terdapat 2 pilihan yaitu Mencakup Semua dan Salah Satu.

Misalkan Anda memiliki tag Project A dan Project B. Jika Anda memilih Mencakup Semua, maka laporan yang ditampilkan adalah hasil filter untuk tag Project A dan Project B. Sedangkan jika Anda memilih Salah Satu, maka laporan yang ditampilkan adalah hasil filter 1 tag saja, antara Project A atau Project B.

  • Show Accounts: Geser tombol ini ke kanan jika Anda ingin menampilkan laporan arus kas dengan detil akun-akun yang terkait.
  1. Setelah selesai,klik tombol “Filter”.
  2. Klik tombol settings dan pilih metode arus kas Default Indirect untuk Metode Tidak Langsung.

cash flow adalah 14

  1. Setelah memfilter, Anda dapat melakukan expor laporan ini dengan klik tombol “Expor” dan pilih format file yang diinginkan. Format yang tersedia adalah PDF, Excel atau CSV.

cash flow adalah 15

  1. Jika dalam bentuk PDF akan terlihat seperti ini.

cash flow adalah 16

Pada bagian bawah halaman ini,terdapat keterangan saldo kas awal dan saldo kas akhir.

Saldo pembuka adalah jumlah total dari saldo awal kas & bank Anda sesuai dengan tanggal awal yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas awal diambil dari tanggal 1 Januari 2017. Sedangkan Saldo penutupan adalah jumlah total dari saldo kas & bank setelah mengalami pergerakan sampai periode terakhir yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas akhir diambil sampai tanggal 31 Desember 2017.

Cara Mengatur Template Laporan Arus Kas

Kedua contoh laporan arus kas di atas menggunakan template dari Jurnal. Namun, Anda juga dapat mengganti template sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Berikut cara mengatur template laporan arus kas atau cash flow:

  1. Klik simbol setting dan pilih “+Add New Template” seperti gambar dibawah ini.

cash flow adalah 17

  1. Isikan Nama Template pada field “Nama Susunan” dan pilih Metode Arus Kas yang Anda gunakan, Metode Langsung atau Tidak Langsung pada Field “Tetapkan Metode”.

cash flow adalah 18

  1. Anda dapat menambahkan Kategori, dengan klik Tombol “+Tambah Kategori”.

cash flow adalah 19

  1. Maka akan muncul menu pop up pada layar dan Anda dapat menambahkan kategori pada laporan sesuai kebutuhan.

cash flow adalah 20

  • Nama : Isi dengan nama kategori yang akan Anda tambahkan.
  • Tipe Aktivitas : Pilih Tipe Aktivitas dari kategori yang ditambahkan. Pada Laporan Arus Kas terdapat 3 kelompok Aktivitas, yaitu Operasional, Investasi dan Finansial.
  • Akun Sumber : Pilih Akun yang termasuk dalam kategori ini.
  1. Klik tombol “Simpan” untuk menyimpan kategori yang baru saja Anda buat.
  2. Anda dapat mengubah Judul Laporan dengan klik simbol (pensil) .

cash flow adalah 21

  1. Anda juga dapat mengubah dan menghapus kategori. Klik simbol (pensil) untuk mengubah atau klik simbol (hapus / buang) untuk menghapus pada baris Kategori.

cash flow adalah 22

  1. Ubah urutan tampilan daftar kategori Anda dengan klik simbol panah di sebelah kanan. Tanda panah keatas untuk menaikkan posisi kategori dan tanda panah kebawah untuk menurunkan.

cash flow adalah 23

  1. Jika ingin menghapus akun pada Kategori, arahkan kursor ke akun yang akan dihapus dan klik simbol silang di sebelah kiri Nomor Akun.

cash flow adalah 24

  1. Klik tombol “Simpan” di bagian bawah layar untuk menyimpan hasil pengaturan Template Anda.

cash flow adalah 25

  1. Untuk melihat daftar template yang Anda miliki dan menggunakannya, klik simbol setting . Setelah itu pilih template baru Anda.

cash flow adalah 26

  1. Untuk mengubah tampilan Template yang sudah dibuat, klik simbol setting. Kemudian arahkan kursor ke Judul Template dan klik simbol pensil .

cash flow adalah 27

  1. Untuk menghapus Template yang sudah dibuat, klik simbol setting. Kemudian arahkan kursor ke Judul Template dan klik simbol pensil. Pada layar pengaturan template, klik “Hapus Template” seperti gambar berikut.

cash flow adalah 28

Selain laporan arus kas atau cash flow, Jurnal software akuntansi online juga dapat membantu Anda membuat laporan keuanganlainnya seperti laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca. Banyak fitur yang disediakan didalamnya yang dapat memudahkan Anda mulai dari melakukan pencatatan hingga menyusun laporan keuangan.

Cukup memasukkan informasi dan data-data keuangan bisnis Anda, Jurnal akan menghitungnya secara otomatis. Terlebih Jurnal juga berbasis teknologi cloud sehingga Anda dapat mengakses nya kapanpun dan dimanapun secara realtime. Selain itu Jurnal juga sudah terintegrasi dengan lebih dari sepuluh aplikasi sehingga masih banyak sekali aplikasi yang terintegrasi dengan Jurnal seperti salah satunya yakni Klik Pajak.

Adanya sistem integrasi pada Jurnal ini tentu saja akan membuat Anda lebih produktif dan fokus dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/contoh-cash-flow/

MENGENAL AKUNTANSI BIAYA DAN PENERAPANNYA DI BERBAGAI JENIS PERUASAHAAN

Hasil gambar untuk akuntansi biaya

Bila Anda mengelola sebuah perusahaan, akuntansi biaya merupakan hal yang perlu diketahui. Akuntansi Biaya merupakan salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat manajemen dalam memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya (Supriyono, 1983). Meski tidak menguasainya, setidaknya Anda perlu mengetahui alur dan penerapannya di berbagai jenis perusahaan yang berbeda.

Akuntansi Biaya

Secara pengertian, akuntansi biaya merupakan suatu kegiatan atau aktivitas berupa pencatatan, pengklasifikasian, pembuatan, hingga pelaporan semua transaksi atau biaya yang terjadi dari proses produksi hingga distribusi atau penjualan produk maupun jasa. Tujuan akuntansi biaya sendiri adalah sebagai sumber informasi tentang semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan. Di mana selanjutnya informasi pada akuntansi biaya ini akan digunakan untuk membantu pengambilan keputusan untuk pengelolaan perusahaan. Selain itu, akuntansi biaya juga merupakan alat pertanggungjawaban perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Siklus Akuntansi Biaya

Sebelum membahas mengenai aplikasi akuntansi biaya di beberapa jenis perusahaan, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai siklus akuntansi biaya secara umum. Siklus akuntansi biaya terdiri dari beberapa tahap, yaitu:

  1. Penentuan harga bahan pokok produksi. Biaya yang diperhitungkan pada tahap ini mencakup harga atau biaya dari bahan baku utama yang dibeli ditambah dengan biaya pembelian bahan yang dibutuhkan pada proses produksi.
  2. Perhitungan biaya yang dikeluarkan untuk tenaga kerja langsung.
  3. Perhitungan biaya overhead pabrik selama produksi berlangsung.
  4. Menghitung harga jual produk atau jasa.

Penerapan Akuntansi Biaya di Beberapa Jenis Perusahaan

a. Akuntansi Biaya Perusahaan Jasa

Seperti yang kita ketahui, perusahaan jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan dagang atau manufaktur yang menjual barang dagangan atau memproduksi barang dagangannya. Perusahaan jasa hanya memberikan jasa/pelayanan untuk kliennya. Sehingga aktivitas dalam perusahaan jasa yaitu antara proses persiapan penyedia jasa sampai penggunaan jasa dan terakhir pembayaran jasa oleh klien.

Oleh karena itu, siklus akuntansi biaya perusahaan jasa dihitung dari persiapan pemberian jasa dan ditutup dengan pemberian harga pokok jasa yang diberikan. Sehingga laporan keuangan pada perusahaan jasa menampilkan data harga pokok jasa yang digunakan oleh klien. Data tersebutlah yang menjadi informasi untuk menentukan langkah atau keputusan yang akan diambil oleh perusahaan.

b. Akuntansi Biaya Perusahaan Dagang

Kegiatan utama perusahaan dagang adalah melakukan penjualan produk yang telah dibeli oleh perusahaan kepada konsumen. Perlu diingat, perusahaan dagang tidak memproduksi barang dagangannya sendiri, sehingga dia hanya mendistribusikan barang dagangan saja. Adapun proses distribusi dibagi menjadi dua jenis, yaitu proses distribusi langsung (melalui perantara) dan proses distribusi tidak langsung.

Terdapat 4 unsur yang menjadi dasar untuk menghitung akuntansi biaya pada perusahaan dagang, yaitu:

  1. Kas keluar, yaitu merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
  2. Barang masuk, berupa barang yang dibeli oleh perusahaan untuk diperdagangkan.
  3. Kas masuk, adalah uang yang diperoleh dari penjualan barang dagangan oleh perusahaan.
  4. Barang keluar, adalah semua barang yang dijual oleh perusahaan

Jika disimpulkan, akuntansi perusahaan dagang ini sebenarnya memperhitungkan barang yang masuk dan keluar. Karenanya, juga terdapat akun-akun lain yang juga harus diperhitungkan dan diperhatikan. Adapun akun-akun tersebut seperti; akun HPP, akun penjualan, akun pembelian, akun persediaan, akun beban pemasaran, akun potongan pembelian, akun diskon atau potongan harga.

c. Akuntansi Biaya Perusahaan Manufaktur

Berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang aktivitasnya membuat produk dengan mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap jual. Sehingga akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur memiliki tujuan untuk menentukan harga pokok produksi dari setiap barang yang diproduksi. Selain itu, tujuan lain dari akuntansi biaya di perusahaan manufaktur yaitu menyampaikan informasi berupa harga-harga produksi dari setiap unit yang disimpan di gudang.

Siklus akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur dimulai dari persiapan bahan baku, proses pembuatan produk, sampai akhirnya menghasilkan produk jadi. Beberapa akun yang ikut diperhitungkan dalam perhitungan akuntansi biaya perusahaan manufaktur yaitu harga pokok bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead produksi, dan harga pokok penjualan.

d. Akuntansi Biaya Perusahaan Tambang

Perusahaan tambang memiliki aktivitas utamanya yaitu kegiatan eksplorasi, kegiatan pengembangan dan pembangunan, kegiatan produksi, dan kegiatan pengolahan (refinery). Karena karakteristiknya yang sangat berbeda dari jenis-jenis perusahaan sebelumnya, maka siklus akuntansi biaya pada perusahaan tambang ini diatur secara khusus. Adapun aturan khusus mengenai perusahaan tambang yakni Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Berikut beberapa aturan terkait kegiatan akuntansi perusahaan tambang:

  1. PSAK 16, mengatur tahap kegiatan konstruksi,
  2. PSAK 19, mengatur kegiatan pengembangan,
  3. PSAK 64, mengatur tentang akuntansi pada tahap eksplorasi dan evaluasi pertambangan,
  4. PSAK 33 revisi 2011, mengatur tentang kegiatan produksi yang melibatkan pengelupasan lapisan tanah termasuk juga pengelolaan lingkungan hidup.

Sehingga dapat disimpulkan, bahwa akuntansi biaya pada perusahaan pertambangan terletak pada pencatatan keuangan yang terjadi pada setiap aktivitas utamanya.

Demikian ulasan mengenai akuntansi biaya dan penerapannya pada berbagai jenis perusahaan. Mungkin terlihat sulit? untuk memudahkan dalam pengelolaan keuangan perusahaan, Anda dapat menggunakan bantuan Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online berbasis Cloud yang memberikan kemudahan dalam mengelola keuangan kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bisnis Anda di masa depan.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-akuntansi-biaya-dan-penerapannya-di-berbagai-jenis-perusahaan/

COCOKAN TRANSAKSI BISNIS LEBIH MUDAH & CEPAT DENGAN FITUR REKONSILIASI BANK

COCOKAN TRANSAKSI BISNIS LEBIH MUDAH & CEPAT DENGAN FITUR REKONSILIASI BANK

Dalam menjalankan bisnis pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah rekonsiliasi bank. Kegiatan ini biasanya dilakukan rutin untuk mencocokkan informasi catatan kas menurut perusahaan dan juga mutasi bank. Rekonsiliasi bank  juga dapat diartikan sebagai kegiatan merinci perbedaan terhadap catatan transaksi perusahaan yang ada di bank dengan catatan yang dimiliki oleh perusahaan dengan pihak bank berupa rekening koran atau biasa disebut bank statement.

Melakukan proses rekonsiliasi tidaklah sulit, namun membutuhkan banyak waktu dan ketelitian. Hal ini tentu dapat membuat waktu Anda terbuang sia-sia, dan mungkin saja ada hal penting lainnya yang seharusnya bisa menjadi fokus Anda saat ini. Kini, Anda tidak perlu lagi repot dalam melakukan rekonsiliasi bank. Jurnal dengan fitur Rekonsiliasinya mempermudah Anda dalam melakukan pencocokan terhadap kas yang keluar dan masuk dengan uang yang keluar/masuk di akun bank Anda.

 

Hanya dengan menghubungkan rekening bank Anda dengan Jurnal, Anda tidak perlu lagi repot melakukan proses rekonsiliasi secara manual. Jurnal sudah membantu proses rekonsiliasi (pencocokan) perusahaan Anda hanya dalam 2 step, yaitu penarikan mutasi secara otomatis dan langsung diteruskan dengan pencocokan otomatis (smart reconciliation). Hal ini tentunya semakin mempermudah dan mempercepat proses yang berjalan di perusahaan/bisnis Anda.

 

Apa Itu FITUR CASH LINK ?

 

Cash Link adalah fitur yang mempermudah proses rekonsiliasi bank, di mana mutasi rekening bank (feeds) Anda dapat ditarik secara otomatis ke Jurnal setiap harinya. Sehingga, Anda tidak perlu lagi mencetak mutasi rekening untuk melakukan rekonsiliasi bank. Untuk itu, Jurnal telah bekerja sama dengan beberapa bank perihal penarikan data mutasi rekening otomatis ini. Daftar bank yang telah bekerja sama dengan Jurnal:

  1. BCA
  2. BNI
  3. Bank Mandiri
  4. CIMB Niaga

 

Seluruh kerja sama yang ada di Jurnal merupakan kerja sama yang resmi antara Jurnal dengan Bank terkait. Sehingga, Anda tidak perlu lagi khawatir mengenai masalah keamanan, karena Jurnal menjamin seluruh transaksi Anda akan disimpan dengan aman.

 

Keuntungan Menggunakan Fitur Rekonsiliasi

 

Dengan menggunakan fitur Cash Link, Anda akan mendapatkan kemudahan untuk melakukan pencocokan transaksi langsung atas uang keluar-masuk di akun bank Anda. Beberapa keuntungan lain yang Anda dapatkan adalah sebagai berikut:

  1. Hemat waktu pencocokan atau rekonsiliasi transaksi perusahaan

Fitur Direct Feeds di Jurnal memungkinkan Anda untuk melakukan pencocokan secara langsung dengan cepat dan akurat. Sehingga, Anda dapat menghemat waktu pencocokkan untuk semua jenis transaksi di perusahaan. Anda juga tidak perlu takut akan keamanan akun bank perusahaan, karena Anda dapat mengatur peran sesuai tanggung jawab masing-masing.

 

  1. Pencocokan otomatis dan penjurnalan langsung

Dengan adanya fitur “Bank Rules” atau pengaturan ketentuan rekonsilasi Bank, seluruh hasil rekonsiliasi akan langsung tercatat di Jurnal berdasarkan aturan yang telah Anda buat sebelumnya. Dengan begitu, Anda dapat langsung melakukan pencocokan otomatis sesuai dengan aturan tersebut.

 

  1. Tidak perlu impor data bank secara manual

Dengan menghubungkan akun Bank dengan Jurnal, Anda tidak perlu lagi melakukan impor data bank secara manual. Anda dapat langsung menarik mutasi yang ada di bank secara otomatis dan berkala.

 

  1. Meminimalisir human error

Jurnal sudah menyiapkan fitur ini sebaik-baiknya untuk meminimalisir human error pada saat pencocokkan. Jurnal juga akan memberitahukan alasan ketika terdapat ketidakcocokan saat melakukan rekonsiliasi.

 

  1. Update Cash Flow secara berkala

Dengan menggunakkan fitur rekonsiliasi bank, Anda dapat dengan mudah melihat updatedari Cash Flow atau pergerakan arus kas di perusahaan Anda. Hal ini dikarenakan pergerakan uang keluar-masuk akan terus terupdate secara otomatis pada akun Jurnal Anda.

 

 

Sumber: https://www.jurnal.id/id/blog/rekonsiliasi-bank-cash-link/

Pelaporan PPh 21 Nihil

Banyak diperbincangkan apa bener menurut peraturan no.9/pmk.03/2018 utk pph 21 nihil tidak diwajibkan utk lapor?? Berikut penjelasannya, supaya tidak bingung dengan info yang simpang siur.

1. Berdasarkan Pasal 10 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2018 disebutkan bahwa :
“Ketentuan mengenai kewajiban untuk melaporkan PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 yang dipotong harus menyampaikan SPT Masa paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir menjadi tidak berlaku dalam hal jumlah PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 yang dipotong pada Masa Pajak yang bersangkutan nihil, kecuali nihil tersebut dikarenakan adanya Surat Keterangan Domisili (Certificate Of Domicile).”
2. Berdasarkan Pasal 10 ayat (2a) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2018 disebutkan bahwa :
“ Apabila jumlah PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 yang dipotong pada Masa Pajak Desember nihil, kewajiban untuk melaporkan PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir tetap berlaku.”
3. Atas pertanyaan sebelumnya dan dikaitkan dengan butir 1 dan 2 diatas dapat disimpulkan bahwa SPT Masa PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 (SPT Masa Pasal 21/26)Nihil tidak wajib dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak. Namun demikian, pengecualian tersebut tidak berlaku untuk 2 hal yaitu: Kondisi nihil yang dikarenakan adanya Surat Keterangan Domisili atau untuk Masa Pajak Desember.. Kemudian, mengenai pemberlakuan Peraturan Menteri ini mulai pada tanggal diundangkan, yaitu 23 Januari 2018, sehingga pengecualian pelaporan SPT Masa Pasal 21/26 Nihil mulai sejak pelaporan SPT Masa Pasal 21/26 Masa Pajak Januari 2018.

 

Tim Redaksi Ortax, http://ortax.org/ortax/?mod=studi&page=show&id=218&q=&hlm=1