Mengetahui Pengertian, Jenis dan Manfaat Jurnal Khusus

Di dalam pencatatan pembukuan akuntansi, dikenal istilah jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal umum merupakan jurnal serbaguna yang mencatat semua transaksi. Untuk perusahaan kecil dan menengah, jurnal umum cukup untuk pencatatan berbagai transaksi. Namun lain halnya jika perusahaan yang dijalankan merupakan perusahaan besar dengan banyak sekali transaksi. Dalam kasus ini, jika semua transaksi dimasukkan ke dalam jurnal umum, maka pencarian informasi terhadap transaksi tertentu akan menjadi sulit. Maka dari itulah jurnal khusus dimunculkan untuk mencatat transaksi-transaksi khusus yang terjadi pada perusahaan. Transaksi khusus yang dimaksud adalah transaksi yang banyak dan sering terjadi serta bersifat sama dan berulang. Pahami lebih lanjut mengenai jenis hingga manfaat jurnal khusus dalam pembahasan berikut.

Jenis-jenis Jurnal Khusus

Transaksi yang dicatat dalam jurnal khusus ada bermacam-macam. Maka dari itu jurnal ini dibagi ke dalam empat macam. Berikut merupakan jenis-jenis jurnal khusus yang perlu Anda pahami:

Jurnal Pembelian

Jurnal Pembelian merupakan jurnal yang dikhususkan untuk mencatat semua jenis pembelian, baik barang maupun bukan barang secara kredit. Jenis-jenis transaksi pembelian tersebut yakni pembelian barang dagang secara kredit dan pembelian perlengkapan, peralatan serta aktiva lain secara kredit. Jurnal ini berfungsi untuk menyederhanakan pencatatan dan memudahkan pembukuan transaksi bervolume tinggi ke dalam buku besar. Jurnal pembelian juga mencatat transaksi secara harian sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi. Nantinya, pada akhir tiap periode pelaporan, catatan dalam jurnal pembelian akan diringkas dan diposting dalam buku besar.

Jurnal Penjualan

Jurnal penjualan merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penjualan secara kredit. Dengan kata lain, informasi yang disimpan dalam jurnal ini adalah ringkasan dari faktur yang dikeluarkan untuk pelanggan. Sama halnya dengan jurnal pembelian, jurnal penjualan juga berfungsi untuk memudahkan pencatatan transaksi bervolume tinggi di buku besar. Transaksi penjualan per hari akan dicatat pada jurnal penjualan, yang kemudian disederhanakan untuk diposting ke dalam buku besar di akhir periodenya.

Jurnal Penerimaan Kas

Jurnal penerimaan kas digunakan untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang. Jika jurnal khusus sebelumnya digunakan untuk pencatatan transaksi kredit, maka jurnal penerimaan kas difungsikan untuk transaksi secara tunai. Transaksi yang dicatat dalam jurnal penerimaan kas antara lain, penjualan tunai, penerimaan pelunasan utang, retur pembelian secara tunai dan penerimaan pendapatan.

Jurnal Pengeluaran Kas

Jurnal pengeluaran kas berfungsi untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran uang. Jurnal ini akan mencatat secara terperinci transaksi secara tunai. Transaksi yang termasuk ke dalam jurnal pengeluaran kas antara lain, pembelian secara tunai, pelunasan utang, retur penjualan, pembayaran beban dan pengambilan uang tunai untuk pribadi.

Setiap perusahaan dapat merancang jurnal khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaannya. Oleh karena itu, jurnal dalam suatu perusahaan akan berbeda dengan perusahaan yang lain. Akan tetapi, jika perusahaan tersebut sejenis ada kemungkinan jurnal yang dirancang mempunyai bentuk yang sama.

Manfaat Jurnal Khusus

Kemudahan Pencatatan secara Sistematis

Pengelompokan pencatatan transaksi dalam jurnal khusus membuat proses pembuatan laporan keuangan menjadi lebih sistematis. Kemudahan ini juga membuat proses pencatatan dalam buku besar menjadi lebih efisien.

Mempercepat Proses Data Transaksi

Dengan adanya pengelompokan data, maka pemrosesan laporan keuangan bisa lebih cepat terjadi. Sebagai contoh, jika ada 50 kali transaksi sejenis, pada jurnal umum akan tetap dicatat dan dikelompokan sebanyak 50 kali juga. Sedangkan, dalam jurnal khusus hanya perlu mengelompokan datanya satu kali saja, berdasarkan jenis akun.

Mempermudah Proses Pemostingan ke Buku Besar

Dengan adanya jurnal ini, pemostingan data ke buku besar dapat dilakukan secara berkala dengan lebih praktis dan mudah, karena dalam jurnal khusus semua transaksi yang sejenis dibukukan dengan akun yang sama. Sehingga pemostingan beberapa transaksi keuangan pun dapat dilakukan secara bersamaan berdasarkan jenis akunnya.

Memudahkan Pemeriksaan Secara Berkala

Pemeriksaan kembali biasa terjadi secara berkala dalam sebuah perusahaan, baik secara internal maupun eksternal oleh auditor publik. Dengan adanya jurnal khusus, transaksi keuangan sejenis yang telah banyak tercatat dalam perusahaan akan dibukukan secara ringkas dan praktis pada satu jurnal sehingga memberikan kemudahan bagi auditor internal maupun eksternal untuk melakukan pemeriksaan.

Mengurangi Resiko Pengubahan Data

Jurnal khusus membuat data harian dicatat secara kronologis dan terperinci. Proses transaksi yang dicatat setiap hari serta lengkap akan mengurangi resiko pengubahan data dan penipuan oleh pihak tertentu di waktu yang akan datang. Kemungkinan pembuatan laporan palsu dalam akun pun akan berkurang karena ada pihak yang bertanggung jawab atas kebenarannya.

Adanya Spesialisasi Pekerjaan

Pembagian jurnal khusus ke dalam empat jenis transaksi membuat adanya spesialisasi dalam pencatatan sehingga hasil yang didapatkan lebih baik.

Menggunakan jurnal khusus untuk laporan keuangan perusahaan, jelas akan memberi kemudahan dan efisiensi bagi pencatatan keuangan bisnis Anda. Kemudahan pencatatan yang dimiliki Jurnal khusus ini, sama halnya dengan sifat yang dimiliki software akuntansi online.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/mengetahui-pengertian-jenis-dan-manfaat-jurnal-khusus/

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis Anda

Mengelola Cash Flow atau Arus Kas bisnis merupakan tantangan besar bagi setiap jenis bisnis. Sebagai pemilik bisnis, Anda memiliki pengeluaran berkelanjutan seperti biaya gaji, pajak, sewa, utilitas, dan pembayaran pinjaman – pengeluaran dan tagihan yang harus Anda bayar tepat waktu untuk menjaga aktivitas operasional bisnis Anda tetap berjalan.

Ditambah lagi, Anda mungkin akan menghadapi masalah musiman. Di mana terdapat beberapa musim yang menyebabkan pergerakan penjualan atau pengeluaran sulit untuk diprediksi. Bagaimanapun, tujuan bisnis yang dirancang adalah untuk membuat pendapatan dan pengeluaran bisnis lebih mudah untuk diprediksi.

Ketidakpastian terkait dengan pergerakan Arus Kas membuat bisnis Anda sulit untuk melakukan investasi untuk kebutuhan jangka panjang. Dan tentu hal tersebut juga menyebabkan tekanan besar pada pemilik saat ia berjuang untuk menjaga keseimbangan Arus Kas. Berikut adalah tujuh strategi untuk membuat pergerakan Arus Kas bisnis Anda lancar, konsisten, dan lebih mudah untuk diprediksi.

1. Pertahankan Perkiraan Arus Kas Selama 120 Hari Berjalan

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaMeskipun Anda mungkin sulit untuk memprediksi Arus Kas Anda selama satu tahun penuh, sebagian besar pemilik bisnis memiliki pegangan yang kuat pada pergerakan pendapatan dan pengeluaran selama empat bulan ke depan. Mulai dari membuat laporan laba rugi Anda untuk tahun ini (bisa per semester atau kuartal). Ekspor laporan tersebut ke Spreadsheet, dan buat estimasi dan keputusan manajemen terbaik terkait pergerakan Arus Kas bisnis. Jika Anda menemui masalah musiman seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bandingkan angka dari Laporan Laba Rugi dan Arus Kas dari tahun-ke-tahun terakhir untuk baseline Anda mulai dari periode yang sama tahun ini.

2. Tingkatkan Model Prediksi Anda Dari Waktu ke Waktu

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaUsahakan performa Arus Kas bisnis menjadi lebih baik lagi dengan keterampilan memperkirakan Arus Kas Masuk dan Keluar bisnis Anda. Semakin akurat Anda dapat memprediksi Arus Kas Masuk dan Keluar, semakin mudah untuk mengelola arus kas Anda secara efektif.

Ketika Anda membuat proyeksi keuangan dari Arus Kas Masuk dan Keluar, fokuslah untuk mempelajari setiap prediksi dari tiap putaran Arus Kas sehingga seiring berjalannya waktu Anda keterampilan Anda dalam memprediksi menjadi lebih akurat.

Pikirkan cara memprediksi Arus Kas Anda seperti pada prediksi ramalan cuaca. Pada tahun 1970-an, ramalan cuaca hanya dikenal sebagai aktivitas fiksi daripada fakta. Tetapi dengan munculnya data cuaca dari satelit dan komputer yang lebih akurat yang dapat digunakan untuk memprediksi cuaca, prediksi ramalan cuaca menjadi bukan sekedar aktivitas fiksi belaka – walaupun hasil prediksi tidak selalu akurat karena berbagai faktor.

Prediksi Arus Kas bisnis Anda bisa menjadi sangat akurat jika dilakukan dalam periode jangka pendek (kurang lebih 120 hari). Tetapi jika Anda memperpanjang rentang periode prediksi, kemungkinan akan semakin banyak kesalahan prediksi yang Anda buat terkait pergerakan Arus Kas. Inilah sebabnya mengapa Anda harus selalu memperbarui prediksi Anda secara teratur dan konsisten – setiap bulan, kuartal, atau semester.

3. Amati Pola Pergerakan Arus Kas dari Periode ke Periode

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaSetelah Anda memiliki gambaran akurat tentang prediksi Arus Kas Anda, Anda dapat mulai mengidentifikasi dan menangani pola yang Anda lihat dengan jelas. Misalnya, apakah Anda memiliki masalah musiman yang menyebabkan aktivitas penjualan bisnis Anda melambat pada musim tertentu? Jika demikian, Anda harus menahan untuk tidak membeli aset, inventaris, atau perekrutan karyawan. Dan ketika Anda berada di tengah masalah musiman tersebut, Anda dapat secara tenang dan proaktif memikirkan ide untuk menstabilkan penghasilan Anda.

4. Waspadai Faktor Eksternal yang Dapat Memengaruhi Penjualan atau Pengeluaran Bisnis

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis Anda‘Latihan’ penting lainnya untuk menstabilkan Arus Kas Masuk dan Keluar adalah membuat daftar faktor eksternal yang kemungkinan berada di luar kendali Anda dan dapat memengaruhi arus kas dan prediksi Anda. Faktor eksternal tersebut bisa berupa kondisi ekonomi secara makro, naik-turunnya kurs, musim, dan lainnya. Jika Anda memahami dan mengetahui faktor eksternal bisnis Anda, Anda bisa langsung membuat tindakan preventif untuk menjaga kestabilan Arus Kas Anda.

5. Tekan Biaya Bisnis

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaLihatlah pengeluaran rutin bisnis Anda dan lihat bagaimana Anda bisa menguranginya. Bisakah Anda menurunkan biaya secara signifikan dengan membeli paket akses Internet dari vendor memberikan penawaran dengan harga menarik? Bisakah Anda menegosiasikan ulang harga-harga bahan baku yang biasa Anda beli dari vendor Anda? Usahakan untuk mulai menghemat dan kurangi biaya-biaya yang sekiranya bisa dikurangi dan biaya yang sekiranya tidak berpengaruh terhadap performa bisnis Anda.

6. Jual Piutang Anda untuk Mendapatkan Pembayaran Lebih Cepat

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaAda berbagai perusahaan anjak faktur (Invoicing Factory) yang akan membeli piutang Anda dengan diskon dari nilai nominalnya. Mungkin Anda akan mendapatkan uang kurang dari yang seharusnya pelanggan Anda bayar, tetapi Anda mendapatkan uang tersebut lebih cepat daripada periode piutang pelanggan Anda. Ini tentu akan memperbaiki kesehatan pergerakan Arus Kas bisnis Anda. Setidaknya ini adalah tindakan untuk mengurangi kemungkinan Piutang tak tertagih.

Sebelum Anda memutuskan untuk menjual piutang Anda, pastikan Anda memiliki margin keuntungan yang cukup besar dan analisis umur piutang pelanggan Anda secara teliti. Jika suatu piutang kemungkinan tidak akan dilunasi pelanggan karena telat bayar ataupun kebangkrutan yang dialami pelanggan, maka keputusan tersbeut akan menjadi tepat. Usahakan gunakan pilihan menjual piutang jika Anda bisa mengetahui dan menangani risiko dan konsekuensinya.

7. Sarankan Penjualan Lanjutan

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaJauh lebih mudah untuk membuat pelanggan melakukan pembelian kedua setelah mereka berkomitmen kepada pembelian yang pertama. Ini berfungsi baik untuk bisnis jasa dan seperti halnya pada bisnis ritel. Sebagai contoh, apakah pelanggan Anda ingin teleseminar atau webinarnya ditranskripkan? Apakah mereka juga ingin transkrip itu diedit dan diunggah ke situs web mereka (tentunya dengan biaya tambahan)? Jika Anda menjalankan bisnis jasa yang memiliki banyak jenis jasa yang Anda tawarkan, strategi ini memungkinkan bisnis untuk menambah Arus Kas Masuk. Karena ketika pelanggan Anda sudah puas dengan jasa pertama yang Anda berikan, mereka pasti akan mempertimbangkan kembali apa saja jasa yang akan Anda berikan berikutnya.

Dengan memahami strategi prediksi dan melancarkan pergerakan Cash Flow, Bisnis Anda akan berada di jalur yang aman. Kuncinya adalah Anda harus mengevaluasi bisnis melalui Laporan Arus Kas secara rutin dan konsisten. Karena jika tidak konsisten, maka bisa dipastikan bisnis Anda akan “kecolongan” dan ini akan memperburuk kinerja bisnis Anda. Dan tentunya Anda membutuhkan alat untuk membantu pembuatan Laporan seperti Laporan Arus Kas dan Laporan Laba Rugi secara cepat untuk tujuan efisiensi.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-pengelolaan-dan-prediksi-cash-flow/

Mengenal Perbedaan Software Akuntansi Desktop & Cloud

Sekarang kesadaran pemilik bisnis untuk menggunakan software akuntansi dalam mengelola bisnisnya semakin meningkat. Penyelesaian masalah dalam hal pembukuan dan pengelolaan keuangan menjadi salah satu sebab software akuntansi semakin dilirik oleh perusahaan baik skala besar maupun sekelas UKM. Software akuntansi dinilai dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat jika dibandingkan dengan cara manual. Selain itu, harganya yang cukup terjangkau bahkan ada yang gratis juga membuat software akuntansi semakin diminati. Namun, tahukah Anda ada berapa jenis software akuntansi? Berdasarkan sistem pengoperasiannya, software akuntansi dibedakan menjadi dua, yakni software akuntansi desktop dan software akuntansi cloud.

Bagi Anda yang sudah menjalankan bisnis dengan software akuntansi, jenis software akuntansi mana yang Anda gunakan, desktop atau cloud? Mengapa Anda memilih software tersebut? Agar dapat menjawab kedua pertanyaan tersebut maka Anda harus paham mengenai perbedaan software akuntansi desktop dan cloud.

Bagi orang yang paham dengan kedua jenis software akuntansi tersebut tentu akan menjadi sebuah pertimbangan untuk menerapkan salah satunya di dalam bisnisnya. Namun,  bagi beberapa orang yang kurang memahami masalah akuntansi dan IT mungkin tidak akan memerhatikan antara software akuntansi desktop dan cloud. Untuk membantu Anda memahami perbedaan software akuntansi desktop dan cloud, kami akan mengulasnya dalam artikel ini. Dengan begitu, Anda dapat lebih memahami perbedaan keduanya sebelum menggunakannya.

Software Akuntansi Desktop

Software akuntansi desktop merupakan aplikasi atau software yang penggunaannya harus di-download dan install terlebih dahulu ke sistem operasi yang mendukungnya di perangkat komputer yang akan digunakan. Untuk mengoperasikan atau menjalankannya, Anda tidak membutuhkan internet.

Kelebihan Kekurangan
Tidak bergantung pada koneksi internet Program dan data tidak dapat dilihat atau diakses dengan fleksibel karena harus bergantung pada komputer yang sudah di instal saja.
Memiliki performa yang baik karena dioperasikan dalam spesifikasi hardware yang sudah tetap Memerlukan update software jika batas waktu lisensinya sudah habis.

Software Akuntansi Cloud

Software akuntansi cloud adalah software akuntansi yang dijalankan dengan menggunakan web browser atau peramban situs yang kompatibel. Dari pengertian tersebut dapat kita ketahui bahwa software ini memerlukan sambungan internet. Software akuntansi desktop dan cloud sebenarnya sama, hanya saja perbedaannya pada sistem cloud, server disimpan pada remote server. Cara menggunakan software akuntansi cloud yakni user atau pengguna mengakses aplikasi software dengan internet melalui aplikasi cloud service provider.

Kelebihan Kekurangan
Data base akan disimpan dalam cloud server sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Sangat bergantung pada koneksi internet. Jadi jika tidak ada koneksi internet tidak dapat bekerja atau menggunakan software ini.
Tidak perlu memiliki komputer khusus untuk server, dengan demikian akan mengurangi biaya pemeliharaan.
Software tidak perlu di-upgrade secara berkala, karena Anda cukup mengakses dari web browser saja.

Software Akuntansi Desktop Vs Cloud

Untuk memudahkan Anda membandingkannya, berikut akan disajikan dalam tabel perbandingan software akuntansi cloud dan desktop.

Software Akuntansi Desktop Software Akuntansi Cloud
Dijalankan dengan di-install, berdiri sendiri tanpa browser Dijalankan menggunakan browser
Tidak perlu koneksi internet Memerlukan koneksi internet
Proses lebih cepat karena berbasis web Kecepatan bergantung dengan koneksi internet yang ada
Performa berjalan dengan konsisten Service performa kurang konsisten
Tidak terintegrasi dengan aplikasi lain Data terintegrasi dengan aplikasi lain

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-perbedaan-software-akuntansi-desktop-dan-cloud/

TINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN ANDA DENGAN CARA INI.

Apakah saat ini laporan keuangan bisnis Anda sedang berantakan? Jika ya, berarti aktivitas finansial perusahaan sedang tidak tertata rapi. Biasanya, penyebab utama laporan keuangan yang buruk adalah kurangnya pengelolaan keuangan dan pembuatannya yang terburu-buru. Berikut ini merupakan 9 aktivitas finansial harian hingga tahunan yang terbukti efektif dalam membantu pebisnis serta tim dalam mempersiapkan laporan keuangan.

Aktivitas Harian

1. Cek kondisi kas

Kas merupakan sumber energi perusahaan. Karena itu, awali hari Anda dengan memeriksa kondisi keuangan setiap harinya. Pastikan bahwa perusahaan memiliki cukup dana untuk melakukan transaksi hari itu. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari risiko kehabisan uang atau kekacauan finansial.

2. Periksa dan catat semua transaksi

Akhiri hari Anda dengan memeriksa semua transaksi yang terjadi. Pastikan setiap bukti transaksi seperti faktur, nota, cek, atau kwitansi terkumpul dengan rapi sehingga Anda tidak kesulitan mencarinya di akhir bulan. Kemudian catatlah setiap transaksi tersebut ke dalam pembukuan. Ingatlah bahwa transaksi tanpa bukti dianggap tidak sah dan harus dipertanggungjawabkan.

Aktivitas Mingguan

3. Review aktivitas bisnis perusahaan

Setelah seminggu, saatnya bagi Anda untuk meninjau ulang seluruh transaksi bisnis yang sudah maupun belum dilakukan. Periksa utang perusahaan yang belum dibayar, khususnya yang jatuh tempo pada minggu tersebut, demi menjaga hubungan yang baik dengan supplier. Ingat untuk selalu menyimpan bukti pengiriman atau pembayaran.

Aktivitas Bulanan

4. Selesaikan setiap transaksi

Usahakan agar semua transaksi dapat terselesaikan di akhir bulan sehingga Anda tidak kesulitan mengerjakan laporan. Transaksi yang selesai tepat waktu akan memperjelas laporan keuangan Anda.

5. Persiapkan laporan keuangan bulanan

Pastikan laporan keuangan Anda siap setiap bulan. Khususnya untuk kebutuhan pembayaran pajak. Transaksi yang telah tercatat dengan rapi akan membantu Anda menyelesaikan laporan keuangan lebih cepat. Ingatlah bahwa laporan keuangan setidaknya harus memiliki laporan laba rugi, neraca, serta laporan arus kas.

6. Catat perbandingan keuangan

Ingatlah untuk mencantumkan perbandingan pendapatan dan pengeluaran bulan ini dengan bulan sebelumnya agar dapat mengetahui dengan jelas kondisi finansial perusahaan. Hasilnya dapat menjadi acuan Anda dalam membuat rencana finansial yang lebih baik. Anda dapat menyajikannya dalam bentuk grafik atau chart.

Aktivitas Tahunan

7. Evaluasi aktivitas finansial perusahaan

Kumpulkan pegawai Anda dan lakukan evaluasi keuangan tahun ini berdasarkan laporan keuangan setiap bulannya. Kemudian bandingkan dengan pengeluaran dan pendapatan di tahun sebelumnya. Anda harus menentukan anggaran yang harus ditambahkan, dikurangi, atau dihilangkan. Hasil evaluasi ini akan menjadi landasan Anda dalam membuat rencana keuangan untuk tahun berikutnya

8. Periksa kondisi inventaris

Memeriksa kualitas inventaris perusahaan, khususnya yang telah terpakai, merupakan kegiatan akhir tahun yang sangat penting untuk pelaksanaan aktivitas perusahaan. Dengan melakukan pemeriksanaan, Anda dapat mengetahui apakah ada peralatan atau perlengkapan perusahaan yang sudah menurun kualitasnya dan harus diganti.

9. Susun laporan akhir tahun Anda

Akhir tahun merupakan waktu dilakukannya audit perusahaan. Sama seperti proses pembuatan laporan bulanan, pembuatan laporan tahunan juga membutuhkan kelengkapan bukti transaksi dan juga data-data statistik. Pembuatan laporan akan semakin cepat jika Anda telah mengumpulkan dan merapikan data-data tersebut sejak dini.

Pembuatan laporan membutuhkan tingkat akurasi dan objektivitas yang tinggi. Dalam hal ini, Anda disarankan untuk menggunakan software akuntansi yang akan secara otomatis memproses laporan-laporan Anda. Salah satunya adalah jurnal.id. Formula atau rumus yang telah terprogram dalam software berbasis online ini akan menata data Anda ke dalam bentuk laporan-laporan keuangan, termasuk laporan bulanan atau tahunan sehingga Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk membuat laporan berkali-kali.

Sekarang Anda dapat dengan mudah mengawasi dan mengendalikan kondisi finansial perusahaan melalui 9 kegiatan di atas. Hasilnya Bisnis yang berkembang dan profit tinggi. Sudahkah Anda melakukannya?

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/tingkatkan-kualitas-laporan-keuangan-anda-dengan-cara-ini/

Harga emas turun meski indeks dolar terkoreksi

Harga emas sejak awal pekan ini bergerak di kisaran sempit. Pagi ini harga emas turun setelah kemarin naik. Kamis (25/7) pukul 7.45 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.422,98 per ons troi. Harga emas ini turun 0,20% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Harga emas masih cenderung tertekan setelah nilai tukar dolar terus menguat sejak awal pekan. Tapi, kenaikan indeks dolar pagi ini tertahan.

Indeks dolar masih berada di kisaran atas 97,72, turun tipis dari posisi kemarin 97,73 yang merupakan level tertinggi sejak 3 Juni 2019.

“Harga emas sangat terkait dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Jika ada pemangkasan, opportunity cost menggenggam emas berkurang sehingga akan ada aliran dana ke emas,” kata Bernard Dahdah, analis Natixis kepada Reuters.

Investor memperkirakan bank sentral AS akan memangkas suku bunga pada pertemuan The Fed 30-31 Juli mendatang. Produk berjangka suku bunga sudah 100% mencerminkan pemangkasan 25 basis point.

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-menguat-ke-rp-13990-per-dolar-as-pada-kamis-257-pagi

Manfaatkan Fitur Software Akuntansi untuk Tingkatkan Profit Restoran

Di era kemajuan teknologi sekarang ini, sudah banyak perusahaan baik yang berukuran kecil maupun besar menggunakan Software Akuntansi sebagai penunjang kebutuhan akuntansi mereka. Salah satu alasannya adalah mempercepat alur kerja segala pencatatan transaksi bisnis. Namun tahukah Anda? Bahwa dengan menggunakan Software Akuntansi, Anda bisa meningkatkan profit bisnis restoran Anda.

Secara ringkas, penggunaan Software Akuntansi memungkinkan akuntan untuk mengotomatisasi proses seperti faktur dan penggajian, melacak pengeluaran dan melihat laporan keuangan secara realtime sehingga membuat kualitas keputusan bisnis jauh lebih baik.

Tetapi yang tidak disadari dan dimanfaatkan oleh banyak pemilik bisnis adalah “kunci” referensi dari penggunaan Software Akuntansi yang dapat meningkatkan pelayanan restoran terhadap pelanggan dan tentunya profit bisnis. Berikut ini beberapa cara untuk memanfaatkan Software Akuntansi untuk membantu meningkatkan profit bisnis restoran Anda.

Maksimalkan Fitur-Fitur Lain dari Software Akuntansi Itu Sendiri

Salah satu fitur yang terdapat dalam paket Software Akuntansi adalah menyediakan laporan analisa untuk lebih memahami pelanggan restoran Anda. Dan jika Anda tidak memanfaatkan fitur tersebut, Anda bisa kehilangan peluang besar untuk meningkatkan profit bisnis. Software Akuntansi dapat menyoroti produk makanan atau minuman yang paling laku dari penjualan Anda dan tren pembelian dari aktivitas pengunjung restoran Anda. Ini kemudian memungkinkan Anda untuk mengetahui siapa pengunjung yang sering berada di restoran Anda, melalui database pelanggan, produk penjualan terbesar Anda, dan seberapa banyak kontribusi yang diberikan setiap pelanggan terhadap keputusan pemasaran Anda yang kemudian akan menyempurnakan strategi penjualan Anda.

Ketika Anda mengetahui produk mana yang tidak laku secara detail, Anda dapat membuat keputusan apakah produk tersebut akan ditiadakan atau diganti dengan yang baru. Ini tentunya akan berdampak positif terhadap profitabilitas bisnis Anda. Peninjauan persediaan juga menjadi fitur yang sangat berguna dari Software Akuntansi, sehingga membantu Anda memutuskan produk apa yang harus tetap Anda pertahankan, dan produk mana yang layak untuk dijual dengan harga diskon.

Meningkatkan Kedekatan Personal dengan Pelanggan Sama dengan Meningkatkan Profit

Software Akuntansi memastikan bahwa semua informasi keuangan selalu ter-update dan akurat. Tetapi keuntungan utama lainnya adalah berapa banyak waktu yang Anda hemat dengan mengotomatisasi proses seperti faktur dan penggajian memberi Anda lebih banyak waktu untuk menangani urusan lain yang lebih mendatangkan profit seperti memaksimalkan hubungan Anda dengan pengunjung restoran.

Anda juga dapat menggunakan data pelanggan seperti informasi ulang tahun, data capaian pelanggan, seberapa banyak pembelian yang dilakukan pelanggan Anda, dan lamanya waktu mereka sebagai pengunjung atau pelanggan reguler restoran Anda untuk kemudian Anda beri ucapan selamat kepada mereka. Mungkin hal ini terkesan remeh. Namun ingat, hal kecil yang bersifat personal seperti itu akan meningkatkan kenyamanan pelanggan yang nantinya juga berdampak kepada kenaikan profit bisnis Anda.

Ketika pemilik bisnis restoran tidak hanya memikirkan penggunaan Software Akuntansi hanya sebagai solusi manajemen keuangan dan mulai memikirkannya sebagai alat yang komprehensif untuk pertumbuhan bisnis, ini berarti Anda sedang mengambil langkah pertama untuk meningkatkan profitabilitas bisnis yang lebih baik.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-cara-memanfaatkan-fitur-fitur-software-akuntansi-untuk-meningkatkan-profit-bisnis-restoran/

IHSG Berpotensi Menguat, Pasca Bank Indonesia Memberikan Sinyal Pelonggaran Moneter

Hari ini, Rabu (24/7), tim riset Valbury Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di rentang 6.382-6.440 dengan kecenderungan menguat. Rebound IHSG diprediksi terjadi, setelah kemarin, Selasa (23/7), ditutup melemah 0,46% ke posisi 6.403.

Sentimen pasar dari dalam negeri diantaranya adalah sinyal Bank Indonesia (BI) akan kembali melonggarkan kebijakan moneter. Hal ini setelah beberapa waktu lalu BI menurun suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur. Keputusan dovish BI tersebut sejalan dengan sejumlah bank sentral negara-negara lain seperti, Australia yang sudah menurunkan bunga acuan dua kali tahun ini. Begitu pula dengan India, Malaysia, dan Filipina.

BI akhirnya merespon supaya tidak semakin berdampak ke pertumbuhan ekonomi dan memanfaatkan pelonggaran suku bunga global. Selain itu, keputusan BI merupakan  langkah pre-emptives setelah melihat tanda-tanda pelonggaran kebijakan moneter dari The Fed, yang semakin menguat.

SIsi lain, salah satu Deputi Gubernur Senior BI menyatakan bahwa Indonesia masih butuh utang luar negeri. Pasalnya hal tersebut bagi Indonesia menjadi sumber pembiayaan terbesar kedua pada perekonomian setelah kredit bank umum. Sumber pendanaan dari kredit bank umum tercatat sebesar Rp 5.228 triliun.

Selain dua sumber tersebut, pembiayaan perekonomian juga bersumber dari pasar modal, industri keuangan non-bank, kredit BPR, dan teknologi finansial. Hal ini sebagai bukti, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang pembiayaan dari utang luar negeri.

Sementara itu, berdasarkan data BI per Juni 2019, pembiayaan perekonomian Indonesia dari utang luar negeri telah tumbuh sekitar Rp 2.133 triliun dari total Rp 9.093 triliun. Pertumbuhan ini melambat jadi 10,5% year on year (yoy) dari sebelumnya 14,5% yoy.

Adapun sentimen pasar dari luar negeri salah satunya adalah pemberitaan dari harian Washington Post yang mengabarkan bahwa Huawei Technologies secara rahasia membantu Korea Utara membangun dan merawat jaringan nirkabel komersial. Seperti dikutip Valbury, hal tersebut  menarik perhatian dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menginvestigasi kasus ini.

Namun, pemberitaan tersebut dibantah Huawei bahwa perusahaan tidak memiliki kerjasama bisnis  di Korea Utara. Dengan menekankan bahwa perusahaan tetap mematuhi aturan-aturan hukum di kawasan perusahaan beroperasi.

Ditengah sentimen positif yang mendukung penguatan indeks, berikut ini sejumlah saham rekomendasi Valbury Sekuritas secara teknikal.

Saham-Saham Rekomendasi Valbury Sekuritas 24 Juli 2019
Kode Saham Rekomendasi Support Resistance
INDF Trading buy 7.000 7.100
INCO Trading buy 3.010 3.110
UNTR Trading buy 26.725 27.575
ASII Trading buy 7.125 7.275
SMGR Trading buy 12.350 12.675
SMRA Trading buy 1.210 1.250

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-berpotensi-menguat-pasca-bank-indonesia-memberikan-sinyal-pelonggaran-moneter

Cara Menyiapkan Laporan Laba Rugi dan HPP Perusahaan Dagang

Pada dasarnya, perusahaan dagang menggunakan 4 (empat) Laporan Keuangan yang sama dengan jenis perusahaan atau industri lainnya. Empat laporan tersebut adalah Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Laporan Posisi Keuangan (Neraca),Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Perbedaan yang muncul dan signifikan dari masing-masing Laporan Keuangan yang dibuat oleh berbagai jenis perusahaan terdapat di Laporan Laba Rugi. Masing-masing jenis perusahaan dagang, manufaktur, dan jasa memiliki jenis Laporan Laba Rugi yang berbeda-beda. Namun, fokus dalam artikel ini akan mengarah kepada jenis Laporan Keuangan perusahaan dagang.

Bentuk Laporan Laba Rugi perusahaan dagang terbagi menjadi dua, yaitu Laporan Laba Rugi multi-step (majemuk/berganda) dan single line (Tunggal). Pada Laporan Laba Rugi multi-step untuk perusahaan dagang, setiap item atau unsur pada pos-pos pendapatan dan pengeluaran diperluas sedemikian rupa untuk mencakup pengelompokan dan sub-pengelompokan yang diperlukan. Hal ini juga dimaksudkan untuk memudahkan investor dalam membaca dan memahami laporan.

Laporan Laba Rugi Multi-Step

Umumnya, Laporan Laba Rugi berisikan pos pendapatan dan pengeluaran. Namun dalam  Laporan Laba Rugi multi-step, pos pendapatan dan pengeluaran dibagi menjadi item operasional dan non-operasional. Pada pos pengeluaran dibagi menjadi dua jenis sub-pos, yaitu selling expense (biaya penjualan) dan biaya administrasi. Laporan Laba Rugi multi–langkah juga biasa disebut Laporan Laba Rugi terklasifikasikan.

Laporan Laba Rugi multi–step menunjukkan hubungan penting antar unsur atau item yang membantu menganalisis seberapa baik kinerja perusahaan. Misalnya, dengan mengurangi Harga Pokok Penjualan (HPP) dari pendapatan operasional, Anda dapat mengetahui dan menentukan berapa nilai pendapatan penjualan yang diperlukan agar bisa menutupi biaya HPP. Jika margin ini – yang disebut Margin Kotor atau Laba Kotor – lebih rendah dari yang diharapkan, perusahaan mungkin perlu menaikkan harga jualnya dan atau menurunkan HPP-nya.

Laporan Laba Rugi multi-step membagi biaya operasional menjadi biaya penjualan dan administrasi. Dengan demikian, pengguna pernyataan dapat melihat berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk menjual produk dan pengelolaan bisnis. Pengguna laporan juga dapat membuat perbandingan dengan data dari tahun-tahun lain dan dari satu perusahaan dengan perusahaan lain. Pendapatan dan pengeluaran yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan operasional perusahaan muncul di bagian bawah Laporan Laba Rugi karena item tersebut kurang signifikan dalam penilaian profitabilitas bisnis.

Unsur Utama Dalam Laporan Laba Rugi

Unsur atau item utama dari Laporan Laba Rugi multi–step adalah sebagai berikut:

  • Pendapatan/Penjualan Bersih

    adalah pendapatan yang dihasilkan dari kegiatan operasional utama bisnis. Nilai dari pendapatan/penjualan bersih didapat dari total pendapatan kotor perusahaan setelah dikurangi diskon, retur, dan tunjangan penjualan lainnya.

  • Harga Pokok Penjualan (HPP)

    adalah biaya utama dalam perusahaan dagang dan mewakili apa yang dibayar perusahaan untuk pembelian persediaan yang akan dijualnya.

  • Margin Kotor atau Laba Kotor (Gross Profit)

    adalah penjualan bersih  setelah dikurangi Harga Pokok Penjualan. Unsur ini biasa dipakai manajemen sebagai patokan apakah perusahaan harus menaikkan harga jual dan atau mengurangi biaya HPP-nya. Laba Kotor juga biasa disebut sebagai markupperusahaan.

  • Biaya atau Pengeluaran Operasional  

    adalah segala pengeluaran di luar biaya Harga Pokok Penjualan yang terjadi untuk menjalankan aktivitas normal perusahaan. Di dalam Laporan Laba Rugi multi-step, biaya operasional terbagi menjadi dua, yaitu Biaya Penjualan (SellingExpense) dan Biaya Administrasi. Biaya Penjualan adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan terkait upaya penjualan dan pemasaran. Contohnya termasuk gaji dan komisi pemasaran, biaya untuk perjalanan pemasaran, iklan, sewa dan utilitas pada Aset Tetap yang berhubungan dengan pemasaran, dan lainnya. SedangkanBiaya Administrasi adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk keperluan manajemen bisnis secara keseluruhan. Contohnya termasuk gaji manajemen, biaya asuransi, persediaan yang digunakan manajemen, penyusutan pada peralatan kantor, dan lainnya.

  • Pendapatan Operasional

    Unsur ini diketahui setelah nilai Laba Kotor dikurangi Biaya Operasional. Dengan kata lain, Pendapatan Operasional mewakili jumlah pendapatan yang diperoleh langsung dari aktivitas operasional utama bisnis.

  • Pendapatan & Pengeluaran Lainnya

    Pendapatan dan pengeluaran yang terjadi dan tidak terkait secara langsung dengan penjualan produk yang secara teratur ditawarkan dan dijual oleh suatu perusahaan. Jenis dari pos Ini biasanya termasuk pendapatan dan beban bunga, pajak-pajak, keuntungan dari penjualan Aset, dan lainnya.

  • Laba Bersih

    adalah pos terakhir yang berada di bagian bawah (bottom line) di dalam Laporan Laba Rugi. Nilai Laba Bersih didapat setelah pendapatan operasional ditambah dengan pendapatan lain-lain dan dikurangi biaya lain-lain.

Cara Menyiapkan Laporan Laba Rugi Multi-Step Perusahaan Dagang

Berikut data Trial Balance (Neraca Saldo Setelah Disesuaikan) yang sudah dipilah untuk nantinya dimasukkan ke Laporan Laba Rugi multi-step dari PT Bagus (dalam ribu rupiah):

Neraca Saldo Setelah Disesuaikan Debit Kredit
Pendapatan Kotor 350.000
Diskon Penjualan 3,000
Retur Penjualan 2,000
Pendapatan Bunga 200
HPP 170,000
Beban Komisi 15,000
Beban Iklan 8,000
Biaya Gaji Pemasaran 25,000
Biaya Sewa – pemasaran 13,000
Biaya Sewa – Kantor 14,000
Biaya Gaji Staff Kantor 45,000
Beban Utilitas 6,000
Beban Bunga 100

Dari data Neraca Saldo Setelah Disesuaikan tersebut, Anda bisa menyiapkan Laporan Laba Rugi Multi-Step PT Bagus:

PT Bagus

Laporan Laba Rugi Multi-Step 

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Pendapatan Kotor 350.000
  Diskon Penjualan 3,000
  Retur Penjualan 2,000 (5,000)
Penjualan Bersih (350,000 – 5,000) 345.000
  HPP (170,000)
Laba Kotor (345,000 – 170,000) 175,000
Pengeluaran/Biaya Operasional:
Biaya/Beban Penjualan:
  Beban Komisi 15,000
  Beban Iklan 8,000
  Biaya Gaji Pemasaran 25,000
  Biaya Sewa – Pemasaran 13,000
Total Biaya/Beban Penjualan 61,000
 Biaya/Beban Administratif
  Biaya Sewa – Kantor 14,000
  Biaya Gaji Staff Kantor 45,000
  Beban Utilitas 6,000
Total 65,000
Total Operating expenses (61,000 + 65,000) (126,000)
Pendapatan Operasional (175,000 – 126,000)     49,000
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
  Pendapatan Bunga 200
  Beban Bunga (100)
Total Pendapatan (Beban) Lain-Lain 100
Laba Bersih (49,000 + 100)     49,100

Harga Pokok Penjualan (HPP) di dalam Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

Biasanya saat menggunakan metode persediaan perpetual, nilai Harga Pokok Penjualan di dalam Laporan Laba Rugi dilaporkan secara single line (tunggal) seperti contoh di atas. Laporan HPP dapat dibuat terpisah dari Laporan Laba Rugi perusahaan dagang. Berikut data Neraca Saldo PT Bagus yang sudah dipilah dan dibutuhkan untuk membuat Laporan HPP:

Neraca Saldo Debit Kredit
Persediaan, 1 Desember 2018 50,000
Pembelian Persediaan 200,000
Diskon Pembelian 18,000
Retur PembelianBiaya Angkut Pembelian 5,000 27,000

Setelah dilakukan Stock Opname pada akhir bulan, diketahui nilai persediaan akhir PT Bagus senilai Rp 40,000,000.  Berikut Laporan HPP PT Bagus:

PT Bagus
Laporan HPP

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Persediaan, 1 Desember 2018 50,000
Pembelian Persediaan   200,000
  Diskon Pembelian  (18,000)
  Retur Pembelian   5,000
  Biaya Agkut Pembelian  (27,000)  (40,000)
Pembelian Bersih (200,000 – 40,000) 160,000
Persediaan tersedia untuk dijual (50,000 + 160,000) 210,000
  Persediaan, 31 Desember 2018 40,000
HPP (210,000 – 40,000)     170,000

 

Contoh-contoh di atas merupakan cara agar Anda mengetahui dan bisa menyiapkan Laporan Laba Rugi khusus perusahaan dagang. Jelas selain bentuk Laporan Laba Rugi, penilaian persediaan juga menjadi faktor pembeda antara perusahaan dagang dengan jenis perusahaan lainnya.

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/cara-menyiapkan-laporan-laba-rugi-dan-hpp-perusahaan-dagang/

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Ingin Mengubah Sistem Software Akuntansi

Ketika bisnis berkembang pesat dan mungkin Anda ingin memutuskan untuk mengubah bisnis menjadi suatu perusahaan Go-Public, Anda tentu harus melakukan perubahan-perubahan sistem, salah satunya sistem keuangan. Anda perlu mengganti atau meng-update paket Software Akuntansi Anda agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan perusahaan yang juga berubah.

Mungkin Anda juga ingin mencoba kombinasi antara Software Manajemen seperti ERP (Enterprises Resource Planning) dengan Software Akuntansi Anda. Intinya, perubahan-perubahan yang Anda lakukan diharapkan akan meningkatkan skalabilitas dan fleksibilitas ketika lingkungan bisnis Anda yang kompleks sedang bertumbuh. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan dan pertimbangkan ketika hendak mengubah atau meng-update Software Akuntansi.

Apakah Mengubah atau Meng-Update Perangkat Lunak Akuntansi Menjadi Solusi yang Masuk Akal Bagi Perkembangan Bisnis Anda?

Memutuskan untuk mengganti atau meng-update Software Akuntansi akan masuk akal jika Anda merasa sistem yang Anda gunakan saat ini dirasa kurang mencukupi kebutuhan bisnis atau perusahaan yang telah berkembang pesat. Banyak perusahaan merasa takut untuk mengadakan perubahan sistem karena itu akan memakan banyak waktu dan tenaga dan mungkin bisa mengganggu aktivitas bisnis yang sedang berjalan. Akan tetapi, proses perubahan tentu akan bernilai pada akhirnya, diikuti dengan alur perencanaan perubahan sistem yang terkonsep dan tertata rapi. Cobalah untuk membuat pemetaan kebutuhan akuntansi apa saja yang sekiranya butuh Anda ganti atau update. Lalu tanyakan pada langganan vendor Software Akuntansi yang Anda gunakan. Jika vendor tersebut tidak menyediakan paket perubahan atau update Software Akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan baru bisnis Anda, maka Anda perlu mencari lagi vendor yang menawarkan paket yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan tentunya anggaran bisnis Anda.

Pilih Penyedia atau Vendor Software Akuntansi yang Tepat

Terdapat perbedaan kebutuhan ketika Anda menggunakan Software Akuntansi untuk ukuran perusahaan yang lebih besar. Ada berbagai kualitas dan fitur yang harus dicari dan disesuaikan dalam solusi Software Akuntansi baru Anda dan beberapa langkah-langkah penanganan untuk memastikan sistem baru yang Anda terapkan berhasil dimanifestasikan.

Pilih vendor Software Akuntansi yang menawarkan dukungan teknis dan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis atau perusahaan dan tentunya anggaran biaya untuk menyewa paket Software Akuntansi tersebut. Pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan vendor suatu produk Software Akuntansi yang ingin Anda sewa untuk mengetahui dan mencocokkan apa yang akan menjadi kepentingan bisnis Anda. Meskipun mungkin membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga, mengubah atau meng-update Software Akuntansi adalah langkah besar dan tidak boleh dianggap enteng.

Fokus pada Proses Migrasi Data Kepada Sistem Baru dan Pelatihan Terhadap Staf atau End-User Anda

Sistem akuntansi yang Anda pakai sebelumnya mungkin terkesan ‘ketinggalan zaman’. Penting untuk Mentransfer semua data catatan akuntansi dari sistem lama ke sistem baru. Ketika melakukan prosesnya, mungkin akan menjadi masalah ketika Anda tidak memetakan atau mengategorikan jenis-jenis transaksi pada catatan akuntansi lama Anda.

Namun, dengan perencanaan yang solid dan tertata, migrasi dari sistem lama menuju sistem baru dapat berjalan mulus. Ketika menangani gagasan mengubah atau meng-update Software Akuntansi, proses migrasi harus menjadi prioritas utama. Contohnya seperti bagaimana agar informasi lama bisa divalidasi dalam sistem baru dan hindari kejadian error ketika proses migrasi dilakukan.

Melatih staf akuntan Anda agar terbiasa dengan sistem dari Software Akuntansi yang baru juga tidak boleh Anda lewatkan dari prioritas Anda ketika sistem sudah diperbarui. Semua departemen yang terintegrasi dalam komponen Software Akuntansi yang baru juga perlu Anda latih.

Setelah sistem baru diaktifkan, lakukan uji coba secara berulang. Carilah saran atau masukan dari semua End-User yang terlibat agar pemberlakuan sistem baru Anda benar-benar 100% berhasil.

Pertimbangan untuk Menjalankan Integrasi Sistem Baru dan Lama secara Paralel

Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan jalur integrasi paralel dengan menjalankan sistem Software Akuntansi lama dan sistem Software Akuntansi baru secara terpisah. Meskipun terdengar rumit, tentu saja ini bisa menjadi solusi yang layak jika sistem baru mungkin belum berfungsi secara maksimal, dibarengi dengan menunggu kapan waktunya Anda benar-benar siap untuk meninggalkan sistem lama Anda. Dengan menjaga kedua sistem ini berjalan, katakanlah setidaknya tiga bulan, Anda dapat dengan mudah melihat dan memantau bagaimana seluruh proses sistem bekerja. Ini dapat menghilangkan berbagai masalah yang berpotensi muncul sebelum Anda sepenuhnya bergantung pada sistem Software Akuntansi baru.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/hal-yang-perlu-diperhatikan-ketika-ingin-mengubah-sistem-software-akuntansi/

Batubara dan sawit tertekan perang dagang, ini kondisi solvabilitas beberapa emiten

Lembaga pemeringkat Moody’s menyebut tekanan harga batubara dapat menyebabkan rasio kemampuan membayar utang dan membayar bunga utang perusahaan melemah. Kondisi yang sama juga bisa terjadi pada minyak sawit yang juga mengalami tekanan harga.

Secara singkat, kemampuan tersebut juga bisa disebut sebagai rasio solvabilitas atau leverage. Analis Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hady menjelaskan rasio solvabilitas lebih tepat apabila dilihat dari interest coverage ratio (ICR). Meskipun tak menutup kemungkinan bisa juga dilihat dari debt to equity ratio (DER).

ICR dapat dilihat dari perbandingan earning before interest and taxes (EBIT) dengan beban bunga utang. Ini menggambarkan kemampuan membayar utang serta bunganya.

Ambil contoh emiten yang bergerak di sektor batubara, mengutip Bloomberg, ICR PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar 0 kali, sedangkan PT Indika Energy Tbk (INDY) sebesar 3,67 kali.

Sedangkan emiten yang bergerak di sektor minyak kelapa sawit (CPO) seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memiliki ICR 12,08 kali dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSPI) sebesar 0 kali. Sekadar informasi, semakin rendah angka ICR maka semakin tinggi beban utang perusahaan dan semakin besar kemungkinan perusahaan mengalami gagal bayar (default).

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/batubara-dan-sawit-tertekan-perang-dagang-ini-kondisi-solvabilitas-beberapa-emiten