Mengenal Cara & Langkah Berinvestasi Reksadana dengan Mudah

Seiring dengan  banyaknya media dan program acara di berbagai televisi mengenai perencanaan keuangan, kesadaran masyarakat pun menjadi meningkat mengenai investasi. Namun, tak jarang juga masyarakat atau calon investor yang tertarik tidak segera melakukan investasinya. Alasannya yakni karena mereka tidak memiliki modal banyak serta tidak mengetahui caranya.

Salah satu jenis investasi yang sedang populer saat ini yaitu reksadana, pernah mendengarnya? Bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia perencanaan keuangan pasti tidak asing, tetapi masih banyak investor pemula yang belum pernah mendengarnya. Reksadana merupakan kumpulan dana yang dikelola guna melakukan investasi seperti membeli saham, obligasi dan instrumen keuangan lainnya. Reksadana juga merupakan salah satu investasi yang mudah karena tidak memerlukan modal yang sangat besar,dapat dilakukan secara individu maupun institusi, dan terdapat manajer investasi yang membantu Anda. Untuk memulai investasi di reksadana, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Menetapkan Tujuan Investasi di Reksadana

Tahap pertama yang harus Anda siapkan adalah menentukan tujuan dari investasi yang akan Anda lakukan. Apakah investasi Anda digunakan sebagai biaya sekolah anak, dana pensiun, rumah masa depan, atau yang lainnya? Tujuan investasi Anda ini akan berhubungan dengan jenis reksadana dan jangka waktu investasinya. Oleh karena itu, untuk berinvestasi di reksadana Anda harus memiliki tujuan yang jelas.

Selain tujuan, Anda juga harus memahami profil risiko Anda. Investasi reksadana bukanlah jenis investasi yang aman tanpa risiko. Investasi reksadana juga memiliki peluang risiko seperti keuntungan yang tidak pasti yang akan berakibat turunnya nilai investasi.

Mengenal Jenis-Jenis Reksadana

Sebelum memulai investasi, ada baiknya Anda juga mengenal terlebih dahulu jenis-jenis reksadana. Adapun beberapa jenis reksadana sebagai berikut:

a. Reksadana pendapatan tetap

Reksadana pendapatan tetap yaitu jenis reksadana yang dana atau uang investasinya dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih besar dari reksadana pasar uang, umumnya mencapai 10% per tahun

b. Reksadana pasar uang

Adalah reksadana yang seluruh dananya diinvestasikan pada deposit, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Jangka waktu jatuh tempo jenis reksadana ini kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang relatif lebih aman daripada jenis reksadana lain tetapi potensi keuntungannya juga lebih sedikit.

c. Reksadana terproteksi

Reksadana terproteksi hampir sama dengan reksadana pendapatan tetap, di mana dana yang ada ditempatkan dalam instrumen obligasi yang memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat jatuh temponya. Layaknya namanya, reksadana ini memiliki tingkat perlindungan sebesar 100% pada pokok nilai investasinya jika Anda akan mencairkan dana sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati.

d. Reksadana saham

Reksadana saham akan menempatkan dana investasi pada saham minimal sebesar 80%. Karenanya, Anda akan berpotensi mendapatkan keuntungan yang paling besar jika dibandingkan dengan reksadana lain. Namun, perlu Anda ingat juga resiko yang ada juga lebih besar karena ‘high risk high return’.

e. Reksadana campuran

Seperti namanya, reksadana campuran menempatkan dana investasi ke instrumen campuran seperti saham, obligasi, dan deposito. Return dari reksadana ini akan lebih besar dari reksadana pendapatan tetap dan lebih kecil tetapi juga memiliki resiko yang tinggi karena akan berinvestasi pada saham.

Tempat Membeli Reksadana

Apakah Anda sudah tahu tempat untuk membeli reksadana? Untuk membeli reksadana, Anda dapat langsung di lembaga yang mengelola dan menerbitkan produk reksadana yaitu manajer investasi. Selain itu, Anda juga dapat membeli reksadana di bank yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD). Kedua jenis metode pembelian tersebut tentu saja memiliki keuntungan dan kelemahan masing-masing.

Langkah atau Cara Investasi Reksadana

Ada beberapa langkah atau cara untuk investasi reksadana, yaitu sebagai berikut

a. Anda hanya dapat melakukan transaksi pada hari bursa

Caranya tidak berbeda dengan cara membuka rekening di bank. Pada saat mendaftar Anda nanti akan diminta untuk mengisi formulir dengan tanda tangan asli, menyiapkan dan mengumpulkan persyaratan fotokopi dokumen yang telah ditentukan, dan tentu saja Anda juga harus menyiapkan dana yang akan digunakan untuk investasi Anda.

Persyaratan dokumen yang harus Anda miliki untuk mendaftar adalah KTP dan NPWP untuk orang pribadi. Sementara bagi institusi wajib mencantumkan anggaran dasar perubahan dan beberapa persyaratan dokumen lainnya. Semua dokumen tersebut merupakan hal yang diwajibkan oleh OJK sebagai bagian dari prinsip ‘know your customer’.

Selanjutnya semua dokumen-dokumen tersebut diserahkan kepada manajer investasi baik secara langsung maupun melalui agen penjualan. Dan Anda nanti akan diminta menyetor dana rekening penampungan sesuai dengan produk reksadana yang dipilih.

b. Transaksi akan diproses berdasarkan nilai aktiva bersih (NAB)

Nilai Aktiva Bersih yaitu nilai yang menggambarkan total kekayaan reksadana setiap harinya. Selain, harga pasar dari aset reksadana, NAB juga dipengaruhi oleh kekuatan permintaan dan penawaran oleh para investor. Harga reksadana akan dipublikasikan pada media surat kabar atau online, biasanya dalam sehari akan dipublikasikan sekali.

c. Perhatikan batas waktu (cut off time) untuk penerimaan transaksi setiap harinya

Umumnya batas waktu ini antara pukul 12.00-13.00 WIB. Jika Anda membeli reksadana dilakukan sebelum batas waktu maka Anda akan memperoleh harga NAB pada tanggal transaksi. Sementara, jika Anda membeli reksadana dilakukan setelah batas waktu (cut off time) maka harga NAB akan mengikuti hari bursa selanjutnya (T+1)  dari tanggal pembelian reksadana.

d. Mendapatkan surat konfirmasi transaksi pembelian reksadana

Jika sudah melakukan transaksi. Anda akan mendapatkan surat konfirmasi transaksi pembelian reksadana yang diterbitkan oleh bank kustodian. Selain itu, Anda juga akan menerima laporan perkembangan dana investasi setiap bulannya. Laporan tersebut sebaiknya Anda simpan sebagai bukti kepemilikan reksadana. Jika Anda tidak menerimanya, mintalah kepada bank penjual atau manajer investasi Anda.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-bagaimana-cara-investasi-di-reksadana-berikut-penjelasan-lengkapnya/

5 Tips Mengelola Perputaran Transaksi Debit dan Kredit dalam Bisnis

Di antara kebanyakan pebisnis, terutama yang masih berskala menengah ke bawah seperti UKM atau UMKM seringkali mengalami kesulitan dalam hal mengecek atau mengontrol transaksi debit dan kredit mereka. Kelalaian dalam mengontrol dan mengecek transaksi debit maupun kredit akan menimbulkan kerugian yang tidak dapat  diantisipasi sebelumnya. Karena itulah, untuk mengatasi hal tersebut, berikut ini akan kita bahas beberapa tips penting tentang bagaimana langkah-langkah dalam mengontrol transaksi masuk (debit) dan juga transaksi keluar (kredit) pada internal operasional bisnis yang sedang Anda jalankan.

Catat Semua Transaksi Penjualan & Pembelian

Apabila Anda telah melakukan transaksi penjualan dan pembelian, maka pastikan untuk mengumpulkan semua bukti dari transaksi-transaksi tersebut. Usahakan jangan sampai ada satupun bukti transaksi yang hilang, karena akan berpengaruh pada jumlah nominal transaksi yang akan Anda catatkan. Apabila semua sudah terkumpul, maka Anda sudah bisa mulai proses pengelompokan transaksi, mana saja yang masuk  transaksi debit maupun kredit.

Buat Jurnal Transaksi

Jika sudah digolongkan mana yang termasuk dalam transaksi debit dan kredit, maka langkah selanjutnya adalah membuat jurnal transaksi.  Sebaiknya, setiap kali melakukan transaksi, Anda membuat  jurnal pencatatan agar tidak lupa, namun jika masih belum memiliki waktu untuk mencatatnya, maka Anda bisa membuat jurnal di setiap akhir minggu.

Pisahkan Isi Jurnal dan Masukan ke dalam Buku Besar (posting)

Berbeda dengan bentuk jurnal, pada buku besar akan ada pengelompokan berdasarkan jenis transaksi yang sedang Anda lakukan. Misalnya saja akun kas akan berisikan semua transaksi (debit/kredit) yang berhubungan langsung dengan kas, kemudian akun piutang akan berisikan tentang transaksi-transaksi yang berhubungan dengan piutang. Setiap jenis transaksi yang berbeda akan memiliki tabel penggolongan sendiri. Dalam melakukan postin atau pemindahan dari jurnal ke buku besar, cobalah untuk lebih teliti, agar tidak ada satupun transaksi yang tertinggal, yang nantinya akan menyebabkan nilai saldo menjadi salah atau berkurang.

Perhatikan Jenis Laporan Neraca

Laporan neraca merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan yang secara khusus melaporkan tentang gambaran dan nilai dari harta, kewajiban, dan modal dari para pemegang saham pada satu periode tertentu. Laporan neraca dibuat bertujuan untuk mengetahui apakah nilai dari debit dan kredit sudah seimbang atau tidak, jika pembuatan jurnal dan buku besar sudah benar, maka seharusnya angka-angka yang akan muncul pada sisi debit dan sisi kredit seharusnya juga sudah seimbang, apabila tidak, maka kemungkinannya adalah terdapat transaksi yang lupa untuk dicatat atau terdapat transaksi yang salah dalam pencatatatn akunnya.

Menyusun laporan keuangan

Setelah selesai melakukan semua langkah-langkah di atas, cobalah mulai mencatat semua transaksi, membuat jurnal, memindahkannya (mem-posting) ke dalam buku besar, dan memperhatikan laporan neracanya, maka Anda sudah mengetahui perputaran transaksi debit dan kredit dalam bisnis Anda.

Bagian selanjutnya sebagai sebuah kesimpulan menyeluruh maka Anda harus membuat sebuah laporan keuangan. Laporan ini berfungsi untuk melihat semua kegiatan dari transaksi yang telah Anda lakukan. Hal ini juga berguna agar Anda dapat melihat apakah bisnis Anda mengalami profit (keuntungan) atau sebaliknya. Dari sini pula Anda akan dapat memikirkan tentang hal-hal penting apa saja yang harus dilakukan untuk kedepannya.

Pembukuan (pencatatan) dan pelaporan memang sangatlah penting untuk jalannya suatu bisnis, karena apabila Anda tidak dapat mengontrol nilai debit dan kredit pada bisnis yang sedang Anda jalankan, maka akan berakibat sangat fatal yang dapat menyebabkan kerugian.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-5-tips-mengelola-perputaran-transaksi-debit-dan-kredit-dalam-bisnis/

IHSG diprediksi masih tertekan, ini rekomendasi saham dari analis Profindo Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,19% ke level 6.325,23 pada perdagangan Jumat (26/7). Untuk perdagangan Senin (29/7) hari ini, simak rekomendasi saham dari analis Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama.

1. PT Eastpark Hotel Tbk (EAST)

Pada perdagangan Jumat (26/7) menguat pada level Rp 149. Secara teknikal, candle terbentuk three white soldiers mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength di level Rp 170.

2. PT Indosat Tbk (ISAT)

Pada perdagangan Jumat (26/7) ditutup menguat ke level Rp 3.140. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 3.420 dan stop loss kurang dari Rp 3.100.

3. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)

Pada perdagangan Jumat (26/7) saham HOKI ditutup menguat ke level Rp 870. Secara teknikal, kenaikan masih melanjutkan break out triangle. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 930
dan stop loss kurang dari Rp 860.

4. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Pada perdagangan Jumat (26/7) ditutup melemah ke level Rp 274. Secara teknikal, pola terbentuk triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan akumulasi pembelian.

Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 300
dan stop loss kurang dari Rp 270.

5. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

Pada perdagangan Jumat (26/7) ditutup menguat pada level Rp 585. Secara teknikal, candle terbentuk hammer mengindikasikan bullish. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 600.

6. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)

Pada perdagangan Jumat (26/7) ditutup melemah ke level Rp 1.615. Secara teknikal, koreksi yang terjadi sudah berada di area buttom fishing berpotensi rebound. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan akumulasi pembelian.

Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 1.665 dan stop loss kurang dari Rp 1.600.

sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-diprediksi-masih-tertekan-ini-rekomendasi-saham-dari-analis-profindo-sekuritas-1

4 Tips Memilih Software Akuntansi Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda

Dahulu, banyak perusahaan-perusahaan masih menggunakan cara-cara konvensional atau tradisional dalam membuat catatan dan laporan akuntansi. Seiring dengan berkembangnya teknologi, berbagai perusahaan baik perusahaan kecil maupun besar sudah beralih dengan menggunakan software akuntansi.

Penggunaan software akuntansi tidak hanya dapat membantu Anda mengurangi risiko human error, tetapi juga dapat membantu Anda mendapatkan berbagai insight tentang bisnis atau perusahaan Anda yang tidak Anda dapatkan dalam sistem pencatatan akuntansi konvensional, seperti menghasilkan prakiraan penjualan untuk kuartal berikutnya, melihat item yang berlebih dalam stok persediaan, dan menunjukkan dengan tepat produk-produk yang paling tidak memberikan kontribusi bagi pendapatan perusahaan Anda.

Menggunakan software akuntansi mungkin akan memberikan manfaat yang besar bagi bisnis Anda. Namun, menemukan program software akuntansi terbaik untuk bisnis Anda dapat menjadi suatu tantangan tertentu, lantaran dengan banyaknya produk software akuntansi yang dipasarkan sekarang-sekarang ini. Untuk memilih program software akuntansi bisnis, Anda perlu memahami beberapa dasar-dasar akuntansi bisnis dan memperhatikan dengan baik kebutuhan bisnis Anda, khususnya terkait pencatatan dan pelaporan aktivitas keuangan bisnis Anda.

 

Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan tips-tips dalam memilih software akuntansi yang bisa Anda pertimbangkan sebelum mulai membeli paket software akuntansi bagi bisnis atau perusahan Anda.

Kenali Kategori Produk Software Akuntansi

Berbagai produk software akuntansi yang tersedia bagi segala ukuran bisnis, salah satunya Usaha Kecil Menengah (UKM) telah tumbuh secara perlahan. Terdapat empat kategori umum yang berupa sistem dalam software akuntansi. Keempat kategori umum ini ditawarkan tergantung paket yang diatur oleh masing-masing vendor software akuntansi. Berikut empat kategori umum dalam software akuntansi:

a. Sistem Penagihan & Faktur

Sistem ini akan menyelesaikan transaksi sehari-hari perusahaan, seperti mencatat cek dan menginformasikan kepada pelanggan mengenai jumlah yang harus mereka bayar. Sistem ini penting untuk mempertahankan kendali atas akurasi angka akuntansi, dan agar aktivitas bisnis terlihat lebih profesional dan kredibel di mata publik. Di sisi perusahaan, alat penagihan dan faktur membantu mendokumentasikan aktivitas keuangan dan menyiapkannya untuk selanjutnya masuk ke tahap otorisasi dan validasi.

b. Sistem Manajemen Penggajian

Sistem ini akan membantu perusahaan dalam mengatur gaji karyawan. Seperti melakukan perhitungan gaji karyawan, menyetorkan gaji langsung ke rekening bank karyawan, menghasilkan formulir pajak dan slip gaji, dan masih banyak lagi. Dalam jangka panjang, sistem ini akan mengamankan transaksi keuangan Anda dan membantu menyiapkan laporan terperinci.

c. Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP)

Ini adalah salah satu kategori software akuntansi paling penting yang menggabungkan semua sistem untuk perencanaan dan pengadaan produk, pembelian bahan, manajemen dan kontrol persediaan, distribusi, pemasaran, keuangan, dan SDM. Solusi ERP (Enterprise Resource Planning) terbaru juga menawarkan modul untuk CRM (Customer Relationship Management) dan intelijen bisnis, sehingga perusahaan dapat belajar dari track record-nya dan menyiapkan strategi yang lebih baik untuk masa depan perusahaan.

d. Sistem manajemen Waktu & Biaya

Sistem ini dirancang untuk membantu mempercepat siklus penagihan dan menyetujui pembebanan biaya kapan saja. Dan biasanya sistem ini dapat dikonfigurasi untuk setiap jenis dan ukuran bisnis sesuai dengan kegiatan operasionalnya. Inti dari manifestasi sistem ini adalah untuk membantu mengumpulkan pembayaran lebih cepat, dan mendeteksi aktivitas bisnis yang kurang efektif dan efisien dan tidak terdeteksi sebelumnya. Keuntungan terbesar lainnya adalah sistem ini mampu menghasilkan laporan grafis yang terperinci tentang bagaimana kontribusi waktu dan sumber daya terhadap setiap aktivitas bisnis atau perusahaan.

Kenali & Kaitkan Kebutuhan Bisnis dengan Kebutuhan Akuntansi

Sebagai pemilik bisnis, Anda harus “melek” akan kebutuhan bisnis dan keperluan finansial bisnis Anda. Jangan sampai Anda berpikir bahwa dengan membeli paket software akuntansi, segala masalah akuntansi bisnis atau perusahaan bisa teratasi tanpa lebih dahulu mendalami prinsip dasar akuntansinya. Carilah berbagai literatur, jurnal, atau buku-buku mengenai prinsip dasar akuntansi agar Anda mempunya referensi dan pertimbangan yang matang untuk mulai membeli software akuntansi.

Pertimbangan lainnya yang tidak kalah penting adalah jenis bisnis atau perusahaan yang Anda operasikan. Beberapa jenis perusahaan yang berbeda akan membutuhkan modul khusus atau paket tambahan software akuntansi karena beberapa perusahaan harus menyimpan data khusus. Misalnya, jika Anda seorang pemilik perusahaan manufaktur, maka Anda mungkin perlu memiliki pemahaman tentang inventaris, penanganan suku cadang, dan pembebanan tenaga kerja. Jika Anda seorang pemilik perusahaan dagang, Anda mungkin juga perlu memiliki pemahaman tentang inventaris melalui program point-of-sale.

Ketahui Keterbatasan Anggaran Anda

Para vendor software akuntansi memberikan berbagai penawaran paket yang bervariasi dan tentunya dengan harga yang berbeda pula. Lagi dan lagi, Anda harus menyesuaikan harga-harga yang ditawarkan dengan kebutuhan dan anggaran perusahaan. Teliti secara mendalam paket yang ditawarkan! Jangan sampai ketika Anda membeli suatu paket software akuntansi yang terkesan mahal, namun ternyata terdapat fitur yang tidak dibutuhkan oleh perusahaan Anda. Itu tentunya akan memboroskan anggaran perusahaan dan menjadi tidak efektif.

Hubungi Konsultan Bisnis atau Pihak-Pihak Lain Untuk Mendapatkan Referensi Lebih

Dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa mempersempit pilihan Anda terhadap software akuntansi yang cocok dengan kebutuhan bisnis atau perusahaan. Anda juga bisa mencoba beberapa situs web khusus yang menyediakan jasa pencarian software akuntansi secara online. Komunikasikan juga dengan akuntan bisnis atau perusahaan Anda agar pertimbangan yang Anda buat dalam memilih software akuntansi semakin matang.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-4-tips-memilih-software-akuntansi-sesuai-kebutuhan-bisnis-anda/

Cara Meningkatkan Arus Kas Anda dengan Software Akuntansi

Arus kas (cash flow) adalah hal paling signifikan yang harus banyak diperhatikan ketika Anda mulai menjalankan usaha. Segalanya bisa berjalan dengan lancar pada awalnya sampai ketika tiba-tiba arus kas mulai mencapai hambatan dan Anda mulai harus memenuhi pembayaran gaji atau putus asa mencari pembiayaan yang dapat menghabiskan banyak waktu dalam jangka panjang.

Untuk menghindari masalah yang mungkin muncul terkait dengan arus kas, maka memiliki proyeksi arus kas secara mudah melalui bantuan software akuntansi akan sangat membantu Anda mempertahankan kelancaran bisnis di masa depan, memperkirakan akun bank bisnis Anda secara lebih akurat, termasuk memperkecil risiko kehabisan kas usaha atau lebih baik lagi, memberi Anda lebih banyak waktu untuk mengambil tindakan sebelum terlambat. Di bawah ini akan kita bahas cara untuk tetap dapat mengikuti arus kas dengan menggunakan perangkat lunak atau software akuntansi:

Hasilkan Proyeksi Arus Kas Bulanan

Proyeksi arus kas adalah perkiraan uang yang Anda harapkan mengalir masuk dan keluar dari bisnis Anda, termasuk semua pendapatan dan pengeluaran yang diproyeksikan selama periode tertentu. Meskipun proyeksi arus kas biasanya mencakup periode 12 bulan, Anda dapat menyesuaikan ini sesuai dengan keuangan yang ingin Anda lihat dengan memperpendek waktu periode perkiraan, seperti sebulan atau bahkan seminggu.

Untuk pemilik usaha kecil, memproyeksikan arus kas akan membantu memberi gambaran yang lebih jelas tentang ke mana bisnis menuju dan bagaimana Anda dapat melakukan perbaikan di sepanjang prosesnya. Proyeksi arus kas juga membantu menumbuhkan manajemen kas yang baik dan memberi Anda kemungkinan untuk melakukan perencanaan lebih awal, misalnya dengan memiliki proyeksi yang dapat membantu Anda memprediksi surplus atau kekurangan kas yang masuk, sehingga kemudian Anda akan siap untuk membuat keputusan strategis berdasarkan data tersebut.

Bisnis biasanya melacak arus kas (cash in dan cash out) setiap bulan. Penting untuk mencatat arus masuk dan keluar uang tunai dalam bulan yang akan terjadi, sejak bulan ketika Anda melakukan penjualan atau pertama kali mendapatkan tagihan.

Mempercepat Arus Kas

Semakin cepat Anda membawa uang ke bisnis Anda, maka semakin cepat Anda akan beralih dari  jalur kredit, dan juga akan memperlancar arus kas. Bagaimana melakukannya dengan software akuntansi? Ada beberapa fungsi sederhana dan berguna dari perangkat lunak akuntansi (software akuntansi) yang dapat Anda gunakan untuk mempercepat arus kas masuk Anda, seperti:

a. Mengirimkan faktur atau invoice secara profesional

Jika Anda masih menggunakan surat biasa atau jika Anda mengirim email ke faktur dari akun email Anda sendiri, sekarang saatnya beralih ke software akuntansi Anda. Dengan software akuntansi, Anda dapat mengirimkan penagihan lebih cepat, profesional, dan hemat biaya tanpa harus bingung memikirkan desain fakturnya. Dengan mengirimkan faktur secara cepat dan efisien, maka Anda akan menghasilkan uang tunai dan arus masuk yang lebih cepat ke dalam kas Anda.

b. Memiliki akses untuk secara teratur memeriksa piutang Anda

Memiliki piutang Anda dalam sistem pencatatan software akuntansi berarti memudahkan Anda untuk melacak akun yang belum dibayar, dan memutuskan kapan untuk mulai mengejar pembayaran terlambat. Biasanya sistem akuntansi online yang berbasis cloud akan memberi pengingat yang memungkinkan Anda untuk mengetahui siapa saja yang masih memiliki utang pada Anda sampai tanggal jatuh tempo, sehingga Anda dapat cepat menindak lanjuti dengan mengirim tagihan berikutnya atau menghubunginya secara langsung.

Memperlambat Arus Kas Keluar

Menggunakan software akuntansi dapat membantu mempertahankan uang dalam bisnis Anda dengan memperlambat arus kas keluar. Bagaimana melakukannya? Melalui fitur biaya, Anda dapat dengan mudah melacak pengeluaran Anda, yang sudah dibayar, akan jatuh tempo, ataupun yang telah jatuh tempo. Dengan begitu, Anda dapat membuat perencanaan untuk melakukan pembayaran lebih awal untuk menghindari biaya dan bunga tambahan serta kemungkinan untuk mendapatkan diskon.  

Membuat Anda Lebih Waspada

Anda juga dapat menggunakan fitur pajak untuk melakukan penghitungan pajak secara tepat, sehingga terhindar dari risiko pembayaran pajak yang tidak sesuai dan denda akibat kesalahan tersebut, sehingga secara tidak langsung, Anda sudah memperlambat keluarnya arus kas dengan melakukan pembayaran secara benar dan tepat waktu tanpa biaya tambahan.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-cara-meningkatkan-arus-kas-anda-dengan-perangkat-lunak-akuntansi/

Mengetahui Pengertian, Jenis dan Manfaat Jurnal Khusus

Di dalam pencatatan pembukuan akuntansi, dikenal istilah jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal umum merupakan jurnal serbaguna yang mencatat semua transaksi. Untuk perusahaan kecil dan menengah, jurnal umum cukup untuk pencatatan berbagai transaksi. Namun lain halnya jika perusahaan yang dijalankan merupakan perusahaan besar dengan banyak sekali transaksi. Dalam kasus ini, jika semua transaksi dimasukkan ke dalam jurnal umum, maka pencarian informasi terhadap transaksi tertentu akan menjadi sulit. Maka dari itulah jurnal khusus dimunculkan untuk mencatat transaksi-transaksi khusus yang terjadi pada perusahaan. Transaksi khusus yang dimaksud adalah transaksi yang banyak dan sering terjadi serta bersifat sama dan berulang. Pahami lebih lanjut mengenai jenis hingga manfaat jurnal khusus dalam pembahasan berikut.

Jenis-jenis Jurnal Khusus

Transaksi yang dicatat dalam jurnal khusus ada bermacam-macam. Maka dari itu jurnal ini dibagi ke dalam empat macam. Berikut merupakan jenis-jenis jurnal khusus yang perlu Anda pahami:

Jurnal Pembelian

Jurnal Pembelian merupakan jurnal yang dikhususkan untuk mencatat semua jenis pembelian, baik barang maupun bukan barang secara kredit. Jenis-jenis transaksi pembelian tersebut yakni pembelian barang dagang secara kredit dan pembelian perlengkapan, peralatan serta aktiva lain secara kredit. Jurnal ini berfungsi untuk menyederhanakan pencatatan dan memudahkan pembukuan transaksi bervolume tinggi ke dalam buku besar. Jurnal pembelian juga mencatat transaksi secara harian sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi. Nantinya, pada akhir tiap periode pelaporan, catatan dalam jurnal pembelian akan diringkas dan diposting dalam buku besar.

Jurnal Penjualan

Jurnal penjualan merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penjualan secara kredit. Dengan kata lain, informasi yang disimpan dalam jurnal ini adalah ringkasan dari faktur yang dikeluarkan untuk pelanggan. Sama halnya dengan jurnal pembelian, jurnal penjualan juga berfungsi untuk memudahkan pencatatan transaksi bervolume tinggi di buku besar. Transaksi penjualan per hari akan dicatat pada jurnal penjualan, yang kemudian disederhanakan untuk diposting ke dalam buku besar di akhir periodenya.

Jurnal Penerimaan Kas

Jurnal penerimaan kas digunakan untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang. Jika jurnal khusus sebelumnya digunakan untuk pencatatan transaksi kredit, maka jurnal penerimaan kas difungsikan untuk transaksi secara tunai. Transaksi yang dicatat dalam jurnal penerimaan kas antara lain, penjualan tunai, penerimaan pelunasan utang, retur pembelian secara tunai dan penerimaan pendapatan.

Jurnal Pengeluaran Kas

Jurnal pengeluaran kas berfungsi untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran uang. Jurnal ini akan mencatat secara terperinci transaksi secara tunai. Transaksi yang termasuk ke dalam jurnal pengeluaran kas antara lain, pembelian secara tunai, pelunasan utang, retur penjualan, pembayaran beban dan pengambilan uang tunai untuk pribadi.

Setiap perusahaan dapat merancang jurnal khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaannya. Oleh karena itu, jurnal dalam suatu perusahaan akan berbeda dengan perusahaan yang lain. Akan tetapi, jika perusahaan tersebut sejenis ada kemungkinan jurnal yang dirancang mempunyai bentuk yang sama.

Manfaat Jurnal Khusus

Kemudahan Pencatatan secara Sistematis

Pengelompokan pencatatan transaksi dalam jurnal khusus membuat proses pembuatan laporan keuangan menjadi lebih sistematis. Kemudahan ini juga membuat proses pencatatan dalam buku besar menjadi lebih efisien.

Mempercepat Proses Data Transaksi

Dengan adanya pengelompokan data, maka pemrosesan laporan keuangan bisa lebih cepat terjadi. Sebagai contoh, jika ada 50 kali transaksi sejenis, pada jurnal umum akan tetap dicatat dan dikelompokan sebanyak 50 kali juga. Sedangkan, dalam jurnal khusus hanya perlu mengelompokan datanya satu kali saja, berdasarkan jenis akun.

Mempermudah Proses Pemostingan ke Buku Besar

Dengan adanya jurnal ini, pemostingan data ke buku besar dapat dilakukan secara berkala dengan lebih praktis dan mudah, karena dalam jurnal khusus semua transaksi yang sejenis dibukukan dengan akun yang sama. Sehingga pemostingan beberapa transaksi keuangan pun dapat dilakukan secara bersamaan berdasarkan jenis akunnya.

Memudahkan Pemeriksaan Secara Berkala

Pemeriksaan kembali biasa terjadi secara berkala dalam sebuah perusahaan, baik secara internal maupun eksternal oleh auditor publik. Dengan adanya jurnal khusus, transaksi keuangan sejenis yang telah banyak tercatat dalam perusahaan akan dibukukan secara ringkas dan praktis pada satu jurnal sehingga memberikan kemudahan bagi auditor internal maupun eksternal untuk melakukan pemeriksaan.

Mengurangi Resiko Pengubahan Data

Jurnal khusus membuat data harian dicatat secara kronologis dan terperinci. Proses transaksi yang dicatat setiap hari serta lengkap akan mengurangi resiko pengubahan data dan penipuan oleh pihak tertentu di waktu yang akan datang. Kemungkinan pembuatan laporan palsu dalam akun pun akan berkurang karena ada pihak yang bertanggung jawab atas kebenarannya.

Adanya Spesialisasi Pekerjaan

Pembagian jurnal khusus ke dalam empat jenis transaksi membuat adanya spesialisasi dalam pencatatan sehingga hasil yang didapatkan lebih baik.

Menggunakan jurnal khusus untuk laporan keuangan perusahaan, jelas akan memberi kemudahan dan efisiensi bagi pencatatan keuangan bisnis Anda. Kemudahan pencatatan yang dimiliki Jurnal khusus ini, sama halnya dengan sifat yang dimiliki software akuntansi online.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/mengetahui-pengertian-jenis-dan-manfaat-jurnal-khusus/

IHSG melorot 1,19% ke 6.325 pada akhir pekan ini, berikut sentimen pemicunya

Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melorot sebesar 1,19% ke level 6.325 di akhir perdagangan Jumat (26/7) pekan ini.

Dalam sepekan terakhir pergerakan Indeks didominasi bergerak di garis merah dan turun sebesar 99,867 point. Alhasil, pekan ini IHSG mengalami penurunan mingguan terbesar sejak 17 Mei 2019.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, pelemahan IHSG dipengaruhi oleh beberapa sentimen seperti melemahnya kinerja bursa di Eropa dan AS, sentimen hard-Brexit, penetapan suku bunga ECB yang dipertahankan sebesar 0%. Selain itu memburuknya kinerja Boeing juga turut mempengaruhi pelemahan indeks AS. Adanya proyeksi penurunan kinerja DGP AS pada kuartal II-2019 dari 3,1% menjadi 1,8% juga menjadi sentimen yang mempengaruhi pasar hari ini.

Sementara dari sektor domestik menurut Nafan hingga hari ini masih minim akan sentimen positif. Pelemahan rupiah yang kembali masuk ke level 14.000 turut memperburuk sentimen yang ada pekan ini. Secara keseluruhan menurut analis Indo Premier Sekuritas, Mino sepekan ke belakang IHSG dipengaruhi oleh berbagai sentimen seperti laporan keuangan emiten, kasus potensi gagal bayar kupon obligasi Duniatex yang memberikan sentimen negatif ke dunia perbankan dan ekspektasi The Fed tidak akan se-agresif yang diharapkan sebelumnya setelah keluarnya data ekonomi Amerika yang solid.

Selain itu menurut analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, penambahan variabel free float pada LQ 45 juga menjadi sentimen yang mempengaruhi pergerakan Indeks pekan ini.  Untuk sepekan ke depan Lanjar melihat laporan keuangan emiten masih akan menjadi sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG disamping akan adanya aksi tunggu suku bunga The Fed. Dari segi analisis teknikal, pekan depan Lanjar memprediksi IHSG akan mengalami teknikal rebound.

Sementara Mino melihat IHSG masih akan dipengaruhi oleh sentimen suku bunga emiten dan keputusan The Fed terkait penurunan suku bunga acuan.

Sepekan ke depan Mino memprediksi IHSG akan berada di kisaran support 6.190 dan resisten 6.465. Sementara Lanjar memproyeksikan pekan depan IHSG akan berada di dalam kisaran 6.260-6.380.

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-melorot-119-ke-6325-pada-akhir-pekan-ini-berikut-sentimen-pemicunya

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis Anda

Mengelola Cash Flow atau Arus Kas bisnis merupakan tantangan besar bagi setiap jenis bisnis. Sebagai pemilik bisnis, Anda memiliki pengeluaran berkelanjutan seperti biaya gaji, pajak, sewa, utilitas, dan pembayaran pinjaman – pengeluaran dan tagihan yang harus Anda bayar tepat waktu untuk menjaga aktivitas operasional bisnis Anda tetap berjalan.

Ditambah lagi, Anda mungkin akan menghadapi masalah musiman. Di mana terdapat beberapa musim yang menyebabkan pergerakan penjualan atau pengeluaran sulit untuk diprediksi. Bagaimanapun, tujuan bisnis yang dirancang adalah untuk membuat pendapatan dan pengeluaran bisnis lebih mudah untuk diprediksi.

Ketidakpastian terkait dengan pergerakan Arus Kas membuat bisnis Anda sulit untuk melakukan investasi untuk kebutuhan jangka panjang. Dan tentu hal tersebut juga menyebabkan tekanan besar pada pemilik saat ia berjuang untuk menjaga keseimbangan Arus Kas. Berikut adalah tujuh strategi untuk membuat pergerakan Arus Kas bisnis Anda lancar, konsisten, dan lebih mudah untuk diprediksi.

1. Pertahankan Perkiraan Arus Kas Selama 120 Hari Berjalan

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaMeskipun Anda mungkin sulit untuk memprediksi Arus Kas Anda selama satu tahun penuh, sebagian besar pemilik bisnis memiliki pegangan yang kuat pada pergerakan pendapatan dan pengeluaran selama empat bulan ke depan. Mulai dari membuat laporan laba rugi Anda untuk tahun ini (bisa per semester atau kuartal). Ekspor laporan tersebut ke Spreadsheet, dan buat estimasi dan keputusan manajemen terbaik terkait pergerakan Arus Kas bisnis. Jika Anda menemui masalah musiman seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bandingkan angka dari Laporan Laba Rugi dan Arus Kas dari tahun-ke-tahun terakhir untuk baseline Anda mulai dari periode yang sama tahun ini.

2. Tingkatkan Model Prediksi Anda Dari Waktu ke Waktu

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaUsahakan performa Arus Kas bisnis menjadi lebih baik lagi dengan keterampilan memperkirakan Arus Kas Masuk dan Keluar bisnis Anda. Semakin akurat Anda dapat memprediksi Arus Kas Masuk dan Keluar, semakin mudah untuk mengelola arus kas Anda secara efektif.

Ketika Anda membuat proyeksi keuangan dari Arus Kas Masuk dan Keluar, fokuslah untuk mempelajari setiap prediksi dari tiap putaran Arus Kas sehingga seiring berjalannya waktu Anda keterampilan Anda dalam memprediksi menjadi lebih akurat.

Pikirkan cara memprediksi Arus Kas Anda seperti pada prediksi ramalan cuaca. Pada tahun 1970-an, ramalan cuaca hanya dikenal sebagai aktivitas fiksi daripada fakta. Tetapi dengan munculnya data cuaca dari satelit dan komputer yang lebih akurat yang dapat digunakan untuk memprediksi cuaca, prediksi ramalan cuaca menjadi bukan sekedar aktivitas fiksi belaka – walaupun hasil prediksi tidak selalu akurat karena berbagai faktor.

Prediksi Arus Kas bisnis Anda bisa menjadi sangat akurat jika dilakukan dalam periode jangka pendek (kurang lebih 120 hari). Tetapi jika Anda memperpanjang rentang periode prediksi, kemungkinan akan semakin banyak kesalahan prediksi yang Anda buat terkait pergerakan Arus Kas. Inilah sebabnya mengapa Anda harus selalu memperbarui prediksi Anda secara teratur dan konsisten – setiap bulan, kuartal, atau semester.

3. Amati Pola Pergerakan Arus Kas dari Periode ke Periode

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaSetelah Anda memiliki gambaran akurat tentang prediksi Arus Kas Anda, Anda dapat mulai mengidentifikasi dan menangani pola yang Anda lihat dengan jelas. Misalnya, apakah Anda memiliki masalah musiman yang menyebabkan aktivitas penjualan bisnis Anda melambat pada musim tertentu? Jika demikian, Anda harus menahan untuk tidak membeli aset, inventaris, atau perekrutan karyawan. Dan ketika Anda berada di tengah masalah musiman tersebut, Anda dapat secara tenang dan proaktif memikirkan ide untuk menstabilkan penghasilan Anda.

4. Waspadai Faktor Eksternal yang Dapat Memengaruhi Penjualan atau Pengeluaran Bisnis

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis Anda‘Latihan’ penting lainnya untuk menstabilkan Arus Kas Masuk dan Keluar adalah membuat daftar faktor eksternal yang kemungkinan berada di luar kendali Anda dan dapat memengaruhi arus kas dan prediksi Anda. Faktor eksternal tersebut bisa berupa kondisi ekonomi secara makro, naik-turunnya kurs, musim, dan lainnya. Jika Anda memahami dan mengetahui faktor eksternal bisnis Anda, Anda bisa langsung membuat tindakan preventif untuk menjaga kestabilan Arus Kas Anda.

5. Tekan Biaya Bisnis

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaLihatlah pengeluaran rutin bisnis Anda dan lihat bagaimana Anda bisa menguranginya. Bisakah Anda menurunkan biaya secara signifikan dengan membeli paket akses Internet dari vendor memberikan penawaran dengan harga menarik? Bisakah Anda menegosiasikan ulang harga-harga bahan baku yang biasa Anda beli dari vendor Anda? Usahakan untuk mulai menghemat dan kurangi biaya-biaya yang sekiranya bisa dikurangi dan biaya yang sekiranya tidak berpengaruh terhadap performa bisnis Anda.

6. Jual Piutang Anda untuk Mendapatkan Pembayaran Lebih Cepat

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaAda berbagai perusahaan anjak faktur (Invoicing Factory) yang akan membeli piutang Anda dengan diskon dari nilai nominalnya. Mungkin Anda akan mendapatkan uang kurang dari yang seharusnya pelanggan Anda bayar, tetapi Anda mendapatkan uang tersebut lebih cepat daripada periode piutang pelanggan Anda. Ini tentu akan memperbaiki kesehatan pergerakan Arus Kas bisnis Anda. Setidaknya ini adalah tindakan untuk mengurangi kemungkinan Piutang tak tertagih.

Sebelum Anda memutuskan untuk menjual piutang Anda, pastikan Anda memiliki margin keuntungan yang cukup besar dan analisis umur piutang pelanggan Anda secara teliti. Jika suatu piutang kemungkinan tidak akan dilunasi pelanggan karena telat bayar ataupun kebangkrutan yang dialami pelanggan, maka keputusan tersbeut akan menjadi tepat. Usahakan gunakan pilihan menjual piutang jika Anda bisa mengetahui dan menangani risiko dan konsekuensinya.

7. Sarankan Penjualan Lanjutan

Strategi Pengelolaan & Prediksi Cash Flow Bisnis AndaJauh lebih mudah untuk membuat pelanggan melakukan pembelian kedua setelah mereka berkomitmen kepada pembelian yang pertama. Ini berfungsi baik untuk bisnis jasa dan seperti halnya pada bisnis ritel. Sebagai contoh, apakah pelanggan Anda ingin teleseminar atau webinarnya ditranskripkan? Apakah mereka juga ingin transkrip itu diedit dan diunggah ke situs web mereka (tentunya dengan biaya tambahan)? Jika Anda menjalankan bisnis jasa yang memiliki banyak jenis jasa yang Anda tawarkan, strategi ini memungkinkan bisnis untuk menambah Arus Kas Masuk. Karena ketika pelanggan Anda sudah puas dengan jasa pertama yang Anda berikan, mereka pasti akan mempertimbangkan kembali apa saja jasa yang akan Anda berikan berikutnya.

Dengan memahami strategi prediksi dan melancarkan pergerakan Cash Flow, Bisnis Anda akan berada di jalur yang aman. Kuncinya adalah Anda harus mengevaluasi bisnis melalui Laporan Arus Kas secara rutin dan konsisten. Karena jika tidak konsisten, maka bisa dipastikan bisnis Anda akan “kecolongan” dan ini akan memperburuk kinerja bisnis Anda. Dan tentunya Anda membutuhkan alat untuk membantu pembuatan Laporan seperti Laporan Arus Kas dan Laporan Laba Rugi secara cepat untuk tujuan efisiensi.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-pengelolaan-dan-prediksi-cash-flow/

Ada perubahan komposisi 8 saham, ini daftar lengkap indeks PEFINDO25 yang baru

Bursa Efek Indonesia menyusun ulang sejumlah indeks acuan di pasar saham. Salah satunya adalah indeks PEFINDO25.

“Saham yang masuk dan keluar ini untuk penghitungan indeks PEFINDO25 periode perdagangan bulan Agustus 2019 hingga Januari 2020,” ungkap Mulyana, PH Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman bursa, Kamis (25/7).

Berikut 25 saham PEFINDO25 yang mulai berlaku 1 Agustus 2019:

ACES CLEO KBLI MCAS SMSM
ASSA DYAN KREN MIKA TARA
BEST ELSA LPCK MTDL WEGE
BULL HOKI LPPF RALS WOOD
CARS JTPE MAIN SCMA WTON

Ada delapan saham yang baru masuk pada indeks PEFINDO25 ini. Kedelapan saham tersebut adalah PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS), PT Dyandra Media International Tbk (DYAN), PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), dan PT Sitara Propertindo Tbk (TARA).

Sedangkan delapan saham yang keluar dari penghitungan indeks PEFINDO25 adalah PT Arwana Citramulai Tbk (ARNA), PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (ASMI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), PT Nippon Indosari Tbk (ROTI), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL).

sumber:https://investasi.kontan.co.id/news/ada-perubahan-komposisi-8-saham-ini-daftar-lengkap-indeks-pefindo25-yang-baru

Mengenal Perbedaan Software Akuntansi Desktop & Cloud

Sekarang kesadaran pemilik bisnis untuk menggunakan software akuntansi dalam mengelola bisnisnya semakin meningkat. Penyelesaian masalah dalam hal pembukuan dan pengelolaan keuangan menjadi salah satu sebab software akuntansi semakin dilirik oleh perusahaan baik skala besar maupun sekelas UKM. Software akuntansi dinilai dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat jika dibandingkan dengan cara manual. Selain itu, harganya yang cukup terjangkau bahkan ada yang gratis juga membuat software akuntansi semakin diminati. Namun, tahukah Anda ada berapa jenis software akuntansi? Berdasarkan sistem pengoperasiannya, software akuntansi dibedakan menjadi dua, yakni software akuntansi desktop dan software akuntansi cloud.

Bagi Anda yang sudah menjalankan bisnis dengan software akuntansi, jenis software akuntansi mana yang Anda gunakan, desktop atau cloud? Mengapa Anda memilih software tersebut? Agar dapat menjawab kedua pertanyaan tersebut maka Anda harus paham mengenai perbedaan software akuntansi desktop dan cloud.

Bagi orang yang paham dengan kedua jenis software akuntansi tersebut tentu akan menjadi sebuah pertimbangan untuk menerapkan salah satunya di dalam bisnisnya. Namun,  bagi beberapa orang yang kurang memahami masalah akuntansi dan IT mungkin tidak akan memerhatikan antara software akuntansi desktop dan cloud. Untuk membantu Anda memahami perbedaan software akuntansi desktop dan cloud, kami akan mengulasnya dalam artikel ini. Dengan begitu, Anda dapat lebih memahami perbedaan keduanya sebelum menggunakannya.

Software Akuntansi Desktop

Software akuntansi desktop merupakan aplikasi atau software yang penggunaannya harus di-download dan install terlebih dahulu ke sistem operasi yang mendukungnya di perangkat komputer yang akan digunakan. Untuk mengoperasikan atau menjalankannya, Anda tidak membutuhkan internet.

Kelebihan Kekurangan
Tidak bergantung pada koneksi internet Program dan data tidak dapat dilihat atau diakses dengan fleksibel karena harus bergantung pada komputer yang sudah di instal saja.
Memiliki performa yang baik karena dioperasikan dalam spesifikasi hardware yang sudah tetap Memerlukan update software jika batas waktu lisensinya sudah habis.

Software Akuntansi Cloud

Software akuntansi cloud adalah software akuntansi yang dijalankan dengan menggunakan web browser atau peramban situs yang kompatibel. Dari pengertian tersebut dapat kita ketahui bahwa software ini memerlukan sambungan internet. Software akuntansi desktop dan cloud sebenarnya sama, hanya saja perbedaannya pada sistem cloud, server disimpan pada remote server. Cara menggunakan software akuntansi cloud yakni user atau pengguna mengakses aplikasi software dengan internet melalui aplikasi cloud service provider.

Kelebihan Kekurangan
Data base akan disimpan dalam cloud server sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Sangat bergantung pada koneksi internet. Jadi jika tidak ada koneksi internet tidak dapat bekerja atau menggunakan software ini.
Tidak perlu memiliki komputer khusus untuk server, dengan demikian akan mengurangi biaya pemeliharaan.
Software tidak perlu di-upgrade secara berkala, karena Anda cukup mengakses dari web browser saja.

Software Akuntansi Desktop Vs Cloud

Untuk memudahkan Anda membandingkannya, berikut akan disajikan dalam tabel perbandingan software akuntansi cloud dan desktop.

Software Akuntansi Desktop Software Akuntansi Cloud
Dijalankan dengan di-install, berdiri sendiri tanpa browser Dijalankan menggunakan browser
Tidak perlu koneksi internet Memerlukan koneksi internet
Proses lebih cepat karena berbasis web Kecepatan bergantung dengan koneksi internet yang ada
Performa berjalan dengan konsisten Service performa kurang konsisten
Tidak terintegrasi dengan aplikasi lain Data terintegrasi dengan aplikasi lain

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-perbedaan-software-akuntansi-desktop-dan-cloud/