Manfaatkan Fitur Software Akuntansi untuk Tingkatkan Profit Restoran

Di era kemajuan teknologi sekarang ini, sudah banyak perusahaan baik yang berukuran kecil maupun besar menggunakan Software Akuntansi sebagai penunjang kebutuhan akuntansi mereka. Salah satu alasannya adalah mempercepat alur kerja segala pencatatan transaksi bisnis. Namun tahukah Anda? Bahwa dengan menggunakan Software Akuntansi, Anda bisa meningkatkan profit bisnis restoran Anda.

Secara ringkas, penggunaan Software Akuntansi memungkinkan akuntan untuk mengotomatisasi proses seperti faktur dan penggajian, melacak pengeluaran dan melihat laporan keuangan secara realtime sehingga membuat kualitas keputusan bisnis jauh lebih baik.

Tetapi yang tidak disadari dan dimanfaatkan oleh banyak pemilik bisnis adalah “kunci” referensi dari penggunaan Software Akuntansi yang dapat meningkatkan pelayanan restoran terhadap pelanggan dan tentunya profit bisnis. Berikut ini beberapa cara untuk memanfaatkan Software Akuntansi untuk membantu meningkatkan profit bisnis restoran Anda.

Maksimalkan Fitur-Fitur Lain dari Software Akuntansi Itu Sendiri

Salah satu fitur yang terdapat dalam paket Software Akuntansi adalah menyediakan laporan analisa untuk lebih memahami pelanggan restoran Anda. Dan jika Anda tidak memanfaatkan fitur tersebut, Anda bisa kehilangan peluang besar untuk meningkatkan profit bisnis. Software Akuntansi dapat menyoroti produk makanan atau minuman yang paling laku dari penjualan Anda dan tren pembelian dari aktivitas pengunjung restoran Anda. Ini kemudian memungkinkan Anda untuk mengetahui siapa pengunjung yang sering berada di restoran Anda, melalui database pelanggan, produk penjualan terbesar Anda, dan seberapa banyak kontribusi yang diberikan setiap pelanggan terhadap keputusan pemasaran Anda yang kemudian akan menyempurnakan strategi penjualan Anda.

Ketika Anda mengetahui produk mana yang tidak laku secara detail, Anda dapat membuat keputusan apakah produk tersebut akan ditiadakan atau diganti dengan yang baru. Ini tentunya akan berdampak positif terhadap profitabilitas bisnis Anda. Peninjauan persediaan juga menjadi fitur yang sangat berguna dari Software Akuntansi, sehingga membantu Anda memutuskan produk apa yang harus tetap Anda pertahankan, dan produk mana yang layak untuk dijual dengan harga diskon.

Meningkatkan Kedekatan Personal dengan Pelanggan Sama dengan Meningkatkan Profit

Software Akuntansi memastikan bahwa semua informasi keuangan selalu ter-update dan akurat. Tetapi keuntungan utama lainnya adalah berapa banyak waktu yang Anda hemat dengan mengotomatisasi proses seperti faktur dan penggajian memberi Anda lebih banyak waktu untuk menangani urusan lain yang lebih mendatangkan profit seperti memaksimalkan hubungan Anda dengan pengunjung restoran.

Anda juga dapat menggunakan data pelanggan seperti informasi ulang tahun, data capaian pelanggan, seberapa banyak pembelian yang dilakukan pelanggan Anda, dan lamanya waktu mereka sebagai pengunjung atau pelanggan reguler restoran Anda untuk kemudian Anda beri ucapan selamat kepada mereka. Mungkin hal ini terkesan remeh. Namun ingat, hal kecil yang bersifat personal seperti itu akan meningkatkan kenyamanan pelanggan yang nantinya juga berdampak kepada kenaikan profit bisnis Anda.

Ketika pemilik bisnis restoran tidak hanya memikirkan penggunaan Software Akuntansi hanya sebagai solusi manajemen keuangan dan mulai memikirkannya sebagai alat yang komprehensif untuk pertumbuhan bisnis, ini berarti Anda sedang mengambil langkah pertama untuk meningkatkan profitabilitas bisnis yang lebih baik.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-cara-memanfaatkan-fitur-fitur-software-akuntansi-untuk-meningkatkan-profit-bisnis-restoran/

Cara Menyiapkan Laporan Laba Rugi dan HPP Perusahaan Dagang

Pada dasarnya, perusahaan dagang menggunakan 4 (empat) Laporan Keuangan yang sama dengan jenis perusahaan atau industri lainnya. Empat laporan tersebut adalah Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Laporan Posisi Keuangan (Neraca),Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Perbedaan yang muncul dan signifikan dari masing-masing Laporan Keuangan yang dibuat oleh berbagai jenis perusahaan terdapat di Laporan Laba Rugi. Masing-masing jenis perusahaan dagang, manufaktur, dan jasa memiliki jenis Laporan Laba Rugi yang berbeda-beda. Namun, fokus dalam artikel ini akan mengarah kepada jenis Laporan Keuangan perusahaan dagang.

Bentuk Laporan Laba Rugi perusahaan dagang terbagi menjadi dua, yaitu Laporan Laba Rugi multi-step (majemuk/berganda) dan single line (Tunggal). Pada Laporan Laba Rugi multi-step untuk perusahaan dagang, setiap item atau unsur pada pos-pos pendapatan dan pengeluaran diperluas sedemikian rupa untuk mencakup pengelompokan dan sub-pengelompokan yang diperlukan. Hal ini juga dimaksudkan untuk memudahkan investor dalam membaca dan memahami laporan.

Laporan Laba Rugi Multi-Step

Umumnya, Laporan Laba Rugi berisikan pos pendapatan dan pengeluaran. Namun dalam  Laporan Laba Rugi multi-step, pos pendapatan dan pengeluaran dibagi menjadi item operasional dan non-operasional. Pada pos pengeluaran dibagi menjadi dua jenis sub-pos, yaitu selling expense (biaya penjualan) dan biaya administrasi. Laporan Laba Rugi multi–langkah juga biasa disebut Laporan Laba Rugi terklasifikasikan.

Laporan Laba Rugi multi–step menunjukkan hubungan penting antar unsur atau item yang membantu menganalisis seberapa baik kinerja perusahaan. Misalnya, dengan mengurangi Harga Pokok Penjualan (HPP) dari pendapatan operasional, Anda dapat mengetahui dan menentukan berapa nilai pendapatan penjualan yang diperlukan agar bisa menutupi biaya HPP. Jika margin ini – yang disebut Margin Kotor atau Laba Kotor – lebih rendah dari yang diharapkan, perusahaan mungkin perlu menaikkan harga jualnya dan atau menurunkan HPP-nya.

Laporan Laba Rugi multi-step membagi biaya operasional menjadi biaya penjualan dan administrasi. Dengan demikian, pengguna pernyataan dapat melihat berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk menjual produk dan pengelolaan bisnis. Pengguna laporan juga dapat membuat perbandingan dengan data dari tahun-tahun lain dan dari satu perusahaan dengan perusahaan lain. Pendapatan dan pengeluaran yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan operasional perusahaan muncul di bagian bawah Laporan Laba Rugi karena item tersebut kurang signifikan dalam penilaian profitabilitas bisnis.

Unsur Utama Dalam Laporan Laba Rugi

Unsur atau item utama dari Laporan Laba Rugi multi–step adalah sebagai berikut:

  • Pendapatan/Penjualan Bersih

    adalah pendapatan yang dihasilkan dari kegiatan operasional utama bisnis. Nilai dari pendapatan/penjualan bersih didapat dari total pendapatan kotor perusahaan setelah dikurangi diskon, retur, dan tunjangan penjualan lainnya.

  • Harga Pokok Penjualan (HPP)

    adalah biaya utama dalam perusahaan dagang dan mewakili apa yang dibayar perusahaan untuk pembelian persediaan yang akan dijualnya.

  • Margin Kotor atau Laba Kotor (Gross Profit)

    adalah penjualan bersih  setelah dikurangi Harga Pokok Penjualan. Unsur ini biasa dipakai manajemen sebagai patokan apakah perusahaan harus menaikkan harga jual dan atau mengurangi biaya HPP-nya. Laba Kotor juga biasa disebut sebagai markupperusahaan.

  • Biaya atau Pengeluaran Operasional  

    adalah segala pengeluaran di luar biaya Harga Pokok Penjualan yang terjadi untuk menjalankan aktivitas normal perusahaan. Di dalam Laporan Laba Rugi multi-step, biaya operasional terbagi menjadi dua, yaitu Biaya Penjualan (SellingExpense) dan Biaya Administrasi. Biaya Penjualan adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan terkait upaya penjualan dan pemasaran. Contohnya termasuk gaji dan komisi pemasaran, biaya untuk perjalanan pemasaran, iklan, sewa dan utilitas pada Aset Tetap yang berhubungan dengan pemasaran, dan lainnya. SedangkanBiaya Administrasi adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk keperluan manajemen bisnis secara keseluruhan. Contohnya termasuk gaji manajemen, biaya asuransi, persediaan yang digunakan manajemen, penyusutan pada peralatan kantor, dan lainnya.

  • Pendapatan Operasional

    Unsur ini diketahui setelah nilai Laba Kotor dikurangi Biaya Operasional. Dengan kata lain, Pendapatan Operasional mewakili jumlah pendapatan yang diperoleh langsung dari aktivitas operasional utama bisnis.

  • Pendapatan & Pengeluaran Lainnya

    Pendapatan dan pengeluaran yang terjadi dan tidak terkait secara langsung dengan penjualan produk yang secara teratur ditawarkan dan dijual oleh suatu perusahaan. Jenis dari pos Ini biasanya termasuk pendapatan dan beban bunga, pajak-pajak, keuntungan dari penjualan Aset, dan lainnya.

  • Laba Bersih

    adalah pos terakhir yang berada di bagian bawah (bottom line) di dalam Laporan Laba Rugi. Nilai Laba Bersih didapat setelah pendapatan operasional ditambah dengan pendapatan lain-lain dan dikurangi biaya lain-lain.

Cara Menyiapkan Laporan Laba Rugi Multi-Step Perusahaan Dagang

Berikut data Trial Balance (Neraca Saldo Setelah Disesuaikan) yang sudah dipilah untuk nantinya dimasukkan ke Laporan Laba Rugi multi-step dari PT Bagus (dalam ribu rupiah):

Neraca Saldo Setelah Disesuaikan Debit Kredit
Pendapatan Kotor 350.000
Diskon Penjualan 3,000
Retur Penjualan 2,000
Pendapatan Bunga 200
HPP 170,000
Beban Komisi 15,000
Beban Iklan 8,000
Biaya Gaji Pemasaran 25,000
Biaya Sewa – pemasaran 13,000
Biaya Sewa – Kantor 14,000
Biaya Gaji Staff Kantor 45,000
Beban Utilitas 6,000
Beban Bunga 100

Dari data Neraca Saldo Setelah Disesuaikan tersebut, Anda bisa menyiapkan Laporan Laba Rugi Multi-Step PT Bagus:

PT Bagus

Laporan Laba Rugi Multi-Step 

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Pendapatan Kotor 350.000
  Diskon Penjualan 3,000
  Retur Penjualan 2,000 (5,000)
Penjualan Bersih (350,000 – 5,000) 345.000
  HPP (170,000)
Laba Kotor (345,000 – 170,000) 175,000
Pengeluaran/Biaya Operasional:
Biaya/Beban Penjualan:
  Beban Komisi 15,000
  Beban Iklan 8,000
  Biaya Gaji Pemasaran 25,000
  Biaya Sewa – Pemasaran 13,000
Total Biaya/Beban Penjualan 61,000
 Biaya/Beban Administratif
  Biaya Sewa – Kantor 14,000
  Biaya Gaji Staff Kantor 45,000
  Beban Utilitas 6,000
Total 65,000
Total Operating expenses (61,000 + 65,000) (126,000)
Pendapatan Operasional (175,000 – 126,000)     49,000
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
  Pendapatan Bunga 200
  Beban Bunga (100)
Total Pendapatan (Beban) Lain-Lain 100
Laba Bersih (49,000 + 100)     49,100

Harga Pokok Penjualan (HPP) di dalam Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

Biasanya saat menggunakan metode persediaan perpetual, nilai Harga Pokok Penjualan di dalam Laporan Laba Rugi dilaporkan secara single line (tunggal) seperti contoh di atas. Laporan HPP dapat dibuat terpisah dari Laporan Laba Rugi perusahaan dagang. Berikut data Neraca Saldo PT Bagus yang sudah dipilah dan dibutuhkan untuk membuat Laporan HPP:

Neraca Saldo Debit Kredit
Persediaan, 1 Desember 2018 50,000
Pembelian Persediaan 200,000
Diskon Pembelian 18,000
Retur PembelianBiaya Angkut Pembelian 5,000 27,000

Setelah dilakukan Stock Opname pada akhir bulan, diketahui nilai persediaan akhir PT Bagus senilai Rp 40,000,000.  Berikut Laporan HPP PT Bagus:

PT Bagus
Laporan HPP

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Persediaan, 1 Desember 2018 50,000
Pembelian Persediaan   200,000
  Diskon Pembelian  (18,000)
  Retur Pembelian   5,000
  Biaya Agkut Pembelian  (27,000)  (40,000)
Pembelian Bersih (200,000 – 40,000) 160,000
Persediaan tersedia untuk dijual (50,000 + 160,000) 210,000
  Persediaan, 31 Desember 2018 40,000
HPP (210,000 – 40,000)     170,000

 

Contoh-contoh di atas merupakan cara agar Anda mengetahui dan bisa menyiapkan Laporan Laba Rugi khusus perusahaan dagang. Jelas selain bentuk Laporan Laba Rugi, penilaian persediaan juga menjadi faktor pembeda antara perusahaan dagang dengan jenis perusahaan lainnya.

 

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/cara-menyiapkan-laporan-laba-rugi-dan-hpp-perusahaan-dagang/

Keuntungan Menggunakan Sistem Informasi Manajemen dalam Bidang Akuntansi

Sistem informasi manajemen dalam bidang akuntansi adalah sebuah sistem yang  dirancang untuk memberikan informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer. Sistem ini memberikan informasi tentang masa lalu, sekarang, dan masa depan proyek serta peristiwa yang relevan di dalam dan di luar organisasi. Tujuan utama sistem informasi manajemen adalah memberikan informasi yang benar kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat. Di bawah ini dapat kita pelajari apa saja manfaat dari penggunaan sistem informasi manajemen dalam bidang akuntansi untuk bisnis.

Memberi Kecepatan

Manfaat utama sistem informasi manajemen dalam akuntansi adalah kecepatan pemrosesan tugas. Data dimasukan sekali dan kemudian dapat digunakan kembali dalam menyusun laporan dengan menekan tombol secara mudah. Jika sebuah transaksi membutuhkan koreksi karena kesalahan memasukkan nominal angka atau salah penempatannya, Anda hanya perlu merevisi kesalahan tersebut, dan laporan yang dihasilkan akan ter-update secara langsung menyesuaikan hasil akhir dari revisi tersebut secara otomatis.

Memudahkan Klasifikasi

Bila data dimasukkan dalam sistem akuntansi, manual atau komputerisasi, seorang akuntan perlu mengklasifikasikannya secara rinci. Misalnya, transaksi bisa berupa pendapatan penjualan atau pendapatan bunga. Dengan menggunakan sistem informasi, proses klasifikasi ini mudah dilakukan dengan menu drop-down dengan memilih kategori yang tepat, Anda juga dapat dengan cepat menghasilkan laporan yang melibatkan klasifikasi. Dengan sistem manual, proses ini memakan waktu lebih lama.

Keamanan

Setelah data masuk ke komputer, maka semua data akan aman. Kemungkinan kehilangan data akan sangat kecil, terutama jika Anda melakukan backup sistem secara teratur. Dalam sistem manual, tumpukan laporan dalam bentuk  kertas bisa hilang atau rusak dengan lebih mudah. Dengan  menyimpan data di Internet, Anda tidak hanya dapat mengakses kapan saja memerlukannya, namun data juga akan tetap aman meski komputer hilang atau rusak.

Menghasilkan Keputusan Cepat

Aplikasi sistem informasi manajemen dapat menyediakan informasi tepat waktu, akurat, tepercaya, dan dapat di-verifikasi untuk mempercepat proses pengambilan keputusan. Sistem ini menyediakan laporan keuangan dan prosedur pengambilan keputusan lanjutan untuk mengevaluasi manfaat atau kekurangan dari pendekatan operasional dan strategi bisnis. Hal ini  tentunya berpengaruh untuk mengurangi ketidakpastian yang dapat menggagalkan implementasi keputusan bisnis.

Mempermudah Perencanaan

Implementasi dari sebuah sistem informasi manajemen adalah untuk meningkatkan kapasitas penjadwalan dan perencanaan. Ini memungkinkan Anda mengalokasikan sumber daya keuangan secara efektif dan menetapkan target kinerja yang realistis. Batasi cakupan rencana Anda untuk kemampuan sumber daya keuangan. Kapasitas perencanaan yang realistis juga mempercepat pencapaian tujuan dalam kerangka waktu yang diinginkan.

Efisiensi

Dalam dunia bisnis, Anda diharuskan memiliki efisiensi yang lebih besar dalam operasi keuangan dan prosedur pelaporan. Penggunaan sistem informasi manajemen ini akan memperkuat kontrol yang dibutuhkan untuk menghilangkan penyalahgunaan sumber daya keuangan, namun juga bisa berfungsi sebagai tindakan pengendalian risiko untuk melindungi bisnis dari beberapa hal yang tidak diharapkan dan tidak terduga. Tindakan pengendalian juga memberikan bukti historis tentang kinerja yang dibutuhkan untuk mengatur aktivitas bisnis saat ini dan masa depan. Auditor dapat menggunakan bukti historis ini untuk mengevaluasi kemajuan bisnis Anda.

Kompetisi

Penerapan sistem majamen informasi dalam bidang akuntansi secara tidak langsung juga dapat meningkatkan keunggulan kompetitif bisnis. Memang, nilai strategis teknologi informasi sangat penting dalam kemajuan kepuasan pelanggan dan pertumbuhan produktivitas. Ini memungkinkan bisnis merespon secara tepat perubahan di pasar sasaran dan tetap berada di depan pesaingnya.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-keuntungan-menggunakan-sistem-informasi-manajemen-dalam-bidang-akuntansi/

Rasio Keuangan untuk Menilai Keputusan Struktur Modal

Ketika menganalisa kesehatan keuangan dan potensi pertumbuhan suatu perusahaan, pemilik bisnis dan investor salah satunya bergantung pada nilai rasio keuangan. Dan tentu yang dicari adalah Rasio Keuangan yang menunjukkan bagaimana aktivitas perusahaan didanai dan seberapa efektif pendanaan itu digunakan. Dengan kata lain, investor ingin melihat bagaimana perusahaan secara optimal dan efektif menggunakan Struktur Modalnya.

Definisi Singkat Mengenai Struktur Modal

Struktur modal adalah alokasi utang dan ekuitas yang digunakan perusahaan untuk mendanai kegiatan operasional dan ekspansi perusahaan.

Modal ekuitas adalah dana yang ditanamkan oleh pemilik perusahaan kepada perusahaan dan laba ditahan yang mewakili laba dari tahun-tahun sebelumnya. Yang di mana dana tersebut tidak untuk didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen. Akan tetapi dana tersebut lebih digunakan untuk pembiayaan utang atau ekspansi bisnis.

Sedangkan modal utang merupakan dana pinjaman perusahaan yang biasanya berupa obligasi jangka panjang dan instrumen utang lainnya. Dan instrumen utang tersebut digunakan untuk mendanai kegiatan operasional perusahaan.

Perusahaan cenderung berusaha untuk mengoptimalkan Struktur Modal mereka untuk mencapai fleksibilitas dan kondisi keuangan yang lebih sehat dan kuat. Mengoptimalkan Struktur Modal berarti perusahaan harus mencapai nilai Rasio Keuangan tertentu yang merefleksikan penggunaan utang dan ekuitas secara efektif bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Rasio Keuangan yang paling merefleksikan optimalisasi Struktur Modal adalah Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt-to-Equity Ratio) dan WACC (Weighted Average Cost of Capital). Kedua jenis Rasio Keuangan tersebut terbukti sangat berpengaruh dalam merefleksikan optimalisasi Struktur Modal Perusahaan berdasarkan hasil dari beberapa penelitian terkait Struktur Modal.

Rasio Utang Terhadap Ekuitas (Debt-to-Equity Ratio)

Sesuai namanya, Rasio Utang terhadap Ekuitas membandingkan total liabilitas atau utang perusahaan dengan total pembiayaan dari ekuitasnya. Rasio Utang terhadap Ekuitas yang tinggi menunjukkan bahwa bisnis menerima proporsi pendanaan utang yang lebih besar daripada pendanaan ekuitasnya.

Rasio Utang terhadap Ekuitas yang lebih rendah biasanya menunjukkan kondisi bisnis yang lebih stabil secara finansial. Tidak seperti pembiayaan ekuitas, utang wajib dibayar kembali kepada pemberi pinjaman atau kreditur. Karena pembiayaan utang juga membutuhkan pembayaran pokok pinjaman dan bunga, utang bisa menjadi bentuk pembiayaan yang jauh lebih mahal daripada pembiayaan ekuitas. Perusahaan yang memanfaatkan utang dalam jumlah besar bisa jadi berisiko tidak dapat melunasi utang dan bunga yang dipinjam.

Rasio Utang terhadap Modal di Mata Investor dan Kreditur

Kreditur memandang perusahaan yang memiliki Rasio Utang terhadap Ekuitas tinggi akan lebih berisiko. Hal ini bisa jadi dikarenakan para investor tidak ingin mendanai perusahaan terkait sebanyak pendanaan dari kreditur. Dengan kata lain, dana dari investor tidak memiliki porsi sebanyak dari para kreditor. Implikasinya, investor tidak ingin mendanai operasi bisnis karena perusahaan tidak memiliki kinerja yang baik. Kurangnya kinerja mungkin juga menjadi alasan mengapa perusahaan mencari pembiayaan atau pendanaan lebih dari instrumen utang.

Sejumlah besar penggunaan utang umumnya juga dianggap sebagai tanda praktik bisnis yang berisiko. Aturannya, sumber dana untuk pembayaran atau pelunasan utang diharuskan terlepas dari pendapatan utama bisnis. Perusahaan dengan Rasio Utang terhadap Ekuitas yang tinggi dan mengalami penurunan performa keuangan harus terus melakukan pembayaran utangnya. Bahkan jika bisnis gagal menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menutupinya juga tetap wajib untuk melunasi utangnya. Tentu hal tersebut dengan cepat dapat menyebabkan pinjaman macet dan berakhir kebangkrutan.

Secara umum, Rasio Utang terhadap Modal yang lebih rendah disukai oleh investor dan kreditur.

Formulasi Rasio Utang terhadap Ekuitas adalah:

Total Liabilitas/Total Ekuitas

Sebagai contoh sederhana, PT Santuy memiliki informasi keuangan berupa total liabilitas jangka pendek dan panjang sejumlah Rp120.000.000 dan ekuitas pemegang saham sejumlah Rp230.000.000. Maka, nilai Rasio Utang terhadap Ekuitasnya adalah 0.52.

Weighted Average Cost of Capital (WACC)

WACC atau biaya modal rata-rata tertimbang adalah Rasio Keuangan yang menghitung biaya pendanaan perusahaan untuk memperoleh aset dengan membandingkan struktur utang dan ekuitas bisnis. Dengan kata lain, Rasio ini mengukur bobot dan biaya sebenarnya dari utang dan pengumpulan dana ekuitas untuk mendanai pembelian aset dan ekspansi modal baru berdasarkan tingkat Struktur Modal perusahaan saat ini.

Manajemen biasanya menggunakan Rasio ini untuk memutuskan apakah perusahaan harus menggunakan utang atau ekuitas untuk membiayai pembelian aset baru. Rasio ini terbilang sangat komprehensif karena Rasio ini merata-ratakan semua sumber modal. Sumber modal tersebut termasuk utang jangka panjang, saham biasa, saham preferen, dan obligasi. Dan tentunya Rasio ini juga sangat kompleks. Mencari tahu biaya utang mungkin terbilang cukup sederhana.

Obligasi dan utang jangka panjang diterbitkan dengan nominal pokok dan suku bunga yang dapat digunakan untuk menghitung biaya keseluruhannya. Namun untuk ekuitas, seperti halnya saham biasa dan saham preferen, tidak memiliki harga pasti. Dan untuk mengetahui nilai WACC, Anda harus menghitung harga ekuitas tersebut sebelum menerapkannya pada persamaan.

Itu sebabnya banyak investor dan kreditor cenderung tidak terlalu berfokus pada Rasio ini. Memperkirakan biaya ekuitas didasarkan pada beberapa asumsi berbeda yang dapat bervariasi dari para investor.

1. Fungsi WACC

Sederhananya, formulasi WACC membantu manajemen mengevaluasi apakah perusahaan harus membiayai pembelian aset baru dengan utang atau ekuitas dengan membandingkan kedua opsi biaya. Membiayai pembelian aset baru dengan utang atau ekuitas dapat membuat dampak besar pada profitabilitas perusahaan dan harga saham secara keseluruhan. Manajemen harus menggunakan persamaan WACC untuk menyeimbangkan harga saham, ekspektasi pengembalian investor, dan total biaya pembelian aset. Eksekutif dan dewan direksi menggunakan WACC untuk menilai apakah keputusan merger berpotensi baik atau buruk.

Di sisi lain, investor dan kreditor menggunakan WACC untuk mengevaluasi apakah suatu perusahaan layak diinvestasikan atau diberikan pinjaman. Persentase WACC yang tinggi mengindikasikan biaya keseluruhan pendanaan perusahaan lebih besar dan perusahaan akan memiliki lebih sedikit uang kas untuk didistribusikan kepada pemegang saham atau untuk pelunasan utang. Dengan meningkatnya biaya rata-rata modal, perusahaan cenderung tidak menciptakan nilai lebih bagi investor dan kreditur. Sehingga investor dan kreditur cenderung mencari peluang investasi dari perusahaan lain.

Formulasi untuk menghitung WACC adalah:

WACC = [Wd x Kd (1-tax)] + [Wp x Kp] + [Wr x Kr] + [We x Ke]

Keterangan:

WACC = biaya modal rata-rata tertimbang

Wd = proporsi utang dari modal

Wp = proporsi saham preferen dari modal

Wr = proporsi saham laba ditahan dari modal

We = proporsi saham biasa baru

Kd = biaya utang

Kp = biaya saham preferen

Kr = biaya laba ditahan

Ke = biaya saham biasa baru

2. Kompleksitas Penerapan WACC dari Sudut Pandang Analis Keuangan

Asumsikan perusahaan menghasilkan pengembalian (return) rata-rata sejumlah 15% dan memiliki biaya modal keseluruhan rata-rata 5% setiap tahun. Perusahaan pada dasarnya menghasilkan pengembalian 10% untuk setiap Rp1 yang diinvestasikan atau dipinjamkan. Seorang investor dan kreditur melihat perusahaan hanya akan menghasilkan Rp0,1 untuk setiap Rp1 yang diinvestasikan. Dan nilai Rp0,1 ini dapat didistribusikan kepada pemegang saham atau digunakan untuk melunasi utang.

Ketika dibalik, asumsikan bahwa perusahaan hanya menghasilkan pengembalian 10% pada akhir tahun dan memiliki biaya modal keseluruhan rata-rata 15%. Ini berarti perusahaan kehilangan Rp0,05 dari setiap 1 rupiah yang diinvestasikan karena biaya modalnya lebih tinggi daripada pengembaliannya. Tidak ada investor ataupun kreditur yang tertarik pada perusahaan seperti ini. Manajemen harus bekerja untuk merestrukturisasi pendanaan dan mengurangi biaya modal keseluruhan perusahaan.

Tidak mudah untuk menggunakan WACC sebagai indikator analisa keuangan. Ditambah terdapat banyak asumsi yang berbeda terkait penetapan biaya ekuitas. Itulah sebabnya banyak investor dan analis pasar modal cenderung menghasilkan angka WACC yang berbeda untuk satu perusahaan yang sama. Itu semua tergantung pada apa estimasi dan asumsi yang dipakai oleh masing-masing investor dan analis. Inilah sebabnya mengapa banyak investor menggunakan rasio ini hanya untuk tujuan spekulasi. Dan mereka cenderung menggunakan alat analisis atau Rasio Keuangan lain untuk keputusan investasi yang lebih konkrit dan tepat.

Kesimpulan

Rasio Utang terhadap Ekuitas dan WACC merupakan alat analisis yang selama ini dipakai manajemen untuk mencari keputusan Struktur Modal yang optimal. Dengan memahami kedua Rasio tersebut, setidaknya baik investor, kreditur, ataupun manajemen bisa mengetahui apakah perusahaan sudah menggunakan sumber pendanaan secara tepat dan efektif. Terkait Rasio Keuangan, Anda bisa melihat informasi tersebut dari informasi yang disediakan oleh Laporan Keuangan

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/rasio-keuangan-untuk-menilai-keputusan-struktur-modal/

Pengertian Rasio Likuiditas, Jenis, dan Kegunaannya dalam Perusahaan

Rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Rasio inilah yang dapat digunakan untuk mengukur seberapa llikuidnya suatu perusahaan. Jika perusahaan mampu memenuhi kewajibannya berarti perusahaan tersebut likuid, sedangkan jika perusahaan tidak mampu memenuhi kewajibannya berarti perusahaan tersebut ilikuid.

Cara mengukur perusahaan itu likuid atau tidak, Anda dapat membandingkan komponen yang ada pada neraca, yaitu total aktiva lancar dengan total pasiva lancar (utang jangka pendek). Pengukuran ini dapat dilakukan untuk beberapa periode sehingga terlihat perkembangan likuiditas perusahaan dari waktu ke waktu.

Dengan mengetahui rasio likuiditas yang dimiliki perusahaan, Anda bisa mendapatkan beberapa manfaat seperti:

– Mengantisipasi dana yang diperlukaan saat ada kebutuhan mendesak.

– Memudahkan nasabah (bagi lembaga keuangan atau Bank)

yang ingin melakukan penarikan dana.

– Poin penentu bagi suatu perusahaan untuk mendapatkan persetujuan investasi atau bisnis lain yang menguntungkan.

Jenis-Jenis Rasio Likuiditas

Gambar terkait

Current Ratio (Rasio Lancar)

Dalam rasio ini akan diketahui sejauh mana aktiva lancar perusahaan dapat digunakan untuk menutupi kewajiban jangka pendek atau utang lancarnya. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan utang lancar maka artinya semakin tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban utang lancarnya. Tingginya Rasio lancar dapat menunjukkan adanya uang kas berlebih yang bisa berarti dua hal yaitu besarnya keuntungan yang telah diperoleh atau akibat tidak digunakannya keuangan perusahaan secara efektif untuk berinvestasi.

Quick Ratio (Rasio Cepat)

Rasio ini akan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan menggunakan aktiva lancar atau tanpa memperhitungkan persediaan karena persediaan akan membutuhkan waktu yang lama untuk diuangkan dibanding dengan aset lainnya. Quick Ratio  ini terdiri dari piutang dan surat-surat berharga. Jadi semakin besar rasio, semakin baik juga posisi keuangan perusahaan. Jika hasilnya mencapai 1:1 atau 100%, maka ini akan berakibat baik jika terjadi likuidasi karena perusahaan akan mudah untuk membayar kewajibannya.

Cash Ratio (Rasio Kas)

Rasio ini digunakan untuk mengukur besarnya uang kas yang tersedia untuk melunasi kewajiban jangka pendek yang ditunjukan dari tersedianya dana kas atau setara kas, contohnya rekening giro. Jika hasil rasio menunjukkan 1:1 atau 100% atau semakin besar perbandingan kas  dengan utang maka akan semakin baik .

Cash Turnover Ratio (Rasio Perputaran Kas)

Rasio ini akan menunjukkan nilai relatif antara nilai penjualan bersih terhadap kerja bersih. Modal kerja bersih merupakan seluruh komponen aktiva lancar dikurangi total utang lancar.

Rasio ini dihitung dengan cara membagi nilai penjualan bersih dengan modal kerja. Rasio ini menunjukkan seberapa besar penjualan untuk modal kerja yang dimiliki perusahaan.

Untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan finansial suatu perusahaan, Anda perlu membuat analisa atau interpretasi terhadap data finansial perusahaan, rasio likuiditas adalah salah satu cara untuk mengetahui hal tersebut. Jika Anda atau perusahaan Anda masih mengalami kendala untuk menentukan likuiditas bisnis melalui perhitungan rasio bisnis, Anda bisa mempercayakan kebutuhan tersebut pada Jurnal.

Jurnal adalah penyedia jasa software akuntansi online yang siap membantu bisnis Anda menghitungkan semua keperluan laporan keuangan termasuk likuiditas rasio yang sangat penting. Dengan Jurnal Anda akan menemukan kemudahan memiliki perencanaan dan laporan keuangan yang handal.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-pengertian-rasio-likuiditas-jenis-dan-kegunaannya-dalam-perusahaan/

5 Manfaat Software Akuntansi Bagi Bisnis Home Industry

Menjalankan bisnis home industry tidak bisa dibilang mudah. Walaupun ukuran bisnis ini cenderung kecil, tetap saja Anda butuh seperangkat alat yang membantu Anda menangani segala detail terkait operasional bisnis. Salah satu alat yang bisa memudahkan Anda adalah dengan menggunakan software akuntansi.

Bisa jadi penggunaan software akuntansi menjadi bagian terpenting dalam aktivitas operasional bisnis home industry Anda. Karena bagaimanapun proses pencatatan transaksi bisnis dan pelaporannya tidak boleh sampai dilupakan. Jika hal ini dilupakan, bisa dibayangkan Anda seperti orang yang kehilangan arah, dan tidak akan tahu berapa jumlah profit dan kerugian yang bisnis Anda hasilkan. Berikut kami rangkum betapa pentingnya penggunaan software akuntansi bagi bisnis home industry Anda.

Keamanan Dalam Mencatat Setiap Transaksi Bisnis

Salah satu tujuan menggunakan software akuntansi adalah untuk mengurangi jumlah kesalahan yang dibuat ketika mencatat transaksi keuangan kita secara signifikan. Software akuntansi akan memudahkan Anda mengamankan setiap detail keuangan yang Anda olah dengan menerapkan sistem otomatis yang andal dan akurat dalam mencatat transaksi harian bisnis home industry Anda.

Mempercepat Alur Pekerjaan Akuntansi

Dengan mengotomatisasi sebagian besar fungsi akuntansi yang sifatnya berulang, seperti penganggaran dan pembayaran kepada vendor langganan misalnya Anda dapat meningkatkan kecepatan arus aktivitas dalam bisnis. Bahkan pencatatan secara manual pun tidak bisa bersaing dengan kinerja software akuntansi yang terkomputerisasi ketika harus melakukan pekerjaan akuntansi rutin. Segala pencatatan transaksi juga dilakukan secara online dan itu sangat berpengaruh kepada kecepatan pekerjaan akuntansi Anda.

Efisiensi Waktu

Seperti yang semua orang ketahui, waktu bisa diibaratkan seperti mata uang baru di zaman modern ini. Oleh karena itu, setiap proses yang dapat menghemat waktu sangatlah dianjurkan. Efisiensi akan tercapai ketika Anda menggunakan lebih sedikit unit sumber daya untuk menghasilkan output yang lebih banyak. Disinilah manfaat software akuntansi benar-benar terasa. Dengan menggunakan software akuntansi, tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menangani berbagai masalah yang muncul ketika Anda masih menggunakan metode pembukuan konvensional.

Membantu Pembuatan Keputusan Finansial

Pengambilan keputusan adalah salah satu hal yang harus dilakukan manajemen atau pemilik bisnis home industry yang hanya dapat dilakukan jika terdapat format informasi keuangan yang akurat. Kebanyakan software akuntansi dilengkapi dengan fitur analisis laporan keuangan yang memungkinkan pemilik bisnis untuk mendapatkan informasi berguna yang dapat membantu pengambilan keputusan berkualitas dalam waktu singkat. Esensi dari akuntansi akan rusak jika informasi akuntansi yang dihasilkan dari proses akuntansi tidak memenuhi kebutuhan manajer atau pemilik bisnis. Penganggaran modal, penilaian investasi, rasio profitabilitas, dan alat analisis lainnya dapat dihasilkan dalam sekejap mata dengan penggunaan software akuntansi. Sehingga memungkinkan manajer untuk mengatasi masalah yang dihadapi bisnis mereka.

Membangun Citra Positif Bisnis

Kelangsungan hidup bisnis home industry Anda sangat bergantung pada bagaimana publik menilai bisnis Anda. Menggunakan teknologi yang tepat dan infrastruktur IT, termasuk menggunakan software akuntansi adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk memberikan citra positif bisnis Anda. Publik akan lebih percaya dan antusias ketika mereka bertemu dengan toko atau bisnis yang memiliki infrastruktur atau teknologi yang canggih. Sekali lagi, salah satu implementasinya adalah dengan memastikan bahwa Anda benar-benar menggunakan software akuntansi yang tepat bagi bisnis home industry Anda.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-5-manfaat-software-akuntansi-bagi-bisnis-home-industry/

Macam-macam Akuntan Yang Perlu Diketahui

Salah satu profesi yang masih banyak diminati hingga saat ini adalah profesi akuntan. Profesi akuntan memang memiliki peran penting untuk meningkatkan transparansi dan kualitas informasi keuangan. Transparansi kualitas informasi keuangan tersebut harus selalu ditingkatkan demi terwujudnya perekonomian nasional yang sehat dan efisien. Dalam menjalankan tugas profesionalnya, para akuntan dituntut untuk mematuhi etika serta standar akuntansi Indonesia yang telah ditetapkan. Simak penjelasan lengkap tentang macam-macam akuntan di bawah ini:

Macam-macam Profesi Akuntan

Tantangan Besar yang Dihadapi Industri Retail Saat Ini

Di dalam perkembangannya, akuntansi telah dibedakan menjadi beberapa macam bidang sehingga sangat membutuhkan akuntan yang sangat tepat yang sesuai dengan bidang tersebut. Berikut ini adalah beberapa macam-macam akuntan yang perlu diketahui:

1. Akuntan publik

Akuntan independen yang dapat memberikan jasa-jasanya atas sebuah dasar dalam pembayaran yang tertentu adalah seorang akuntan publik. Mereka bekerja secara bebas dan biasanya mendirikan sebuah kantor akuntan. Akuntan jenis ini bertugas untuk melakukan pemeriksaan atau audit, memberikan jasa perpajakan dan memberikan jasa konsultasi manajemen.

2. Akuntan internal

Akuntan internal adalah akuntan yang bekerja di dalam sebuah perusahaan yang biasanya disebut juga dengan akuntan perusahaan. Tugas utama akuntan internal adalah menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan yang ditujukan atau disiapkan untuk menghadapi audit eksternal, menyusun anggaran, menangani masalah perpajakan, serta melakukan audit internal perusahaan.

3. Akuntan pemerintah

Akuntan yang bekerja dalam lembaga-lembaga di pemerintahan disebut akuntan pemerintah. Diantaranya seperti di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

4. Akuntan pendidik

Akuntan yang bertugas dalam bidang pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di sebuah perguruan tinggi. Dapat diartikan pula bahwa akuntan pendidik sebagai tenaga pengajar di institusi pendidikan dan bertugas untuk mengembangkan pendidikan akuntansi. Pada umumnya, mereka tidak semata-mata mengajar tetapi merangkap dengan pekerjaan lain, seperti membuka praktik untuk melayani kebutuhan masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkan keahliannya.

Pedoman Profesi Akuntan

Standar Akuntansi adalah salah satu hal penting yang harus di pelajari oleh setiap akuntan. Selain mempelajari hal-hal terkait akuntansi, para akuntan juga dituntut untuk memahami aturan baku berupa kode etik profesi dan standar dari kegiatan pekerjaan akuntan.

Yang dimaksud kode etik profesi merupakan kaidah-kaidah yang menjadi landasan bagi eksistensi profesi dan sebagai dasar terbentuknya kepercayaan masyarakat. Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) merupakan aturan yang mengatur perilaku etika para akuntan dalam memenuhi tanggung jawab profesionalnya. Kode etik akuntan Indonesia memuat beberapa prinsip etika sebagai berikut ini:

  1. Tanggung jawab profesi, yaitu selalu menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukan.
  2. Kepentingan publik, yaitu wajib bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalismenya.
  3. Integritas, yaitu di dalam usahanya untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.
  4. Objektivitas, berarti harus menjaga objektivitas, bersikap netral, dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesional.
  5. Kompetensi dan kehati-hatian.
  6. Kerahasiaan, berarti menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional akuntan.
  7. Standar teknis, yaitu melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan.

Bidang-bidang Akuntan

Di dalam berbagai literatur akuntansi, pembidangan akuntansi sering disederhanakan menjadi 2 kelompok yang disebut akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.

  1. Akuntansi keuangan, yaitu akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar.
  2. Akuntansi manajemen, yaitu akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan informasi untuk kepentingan manajemen. Jenis informasi yang diperlukan dalam akuntansi manajemen di dalam banyak hal berbeda dengan informasi yang diperlukan pihak luar. Informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen bersifat sangat mendalam dan diperlukan untuk pengambilan keputusan manajemen dan biasanya tidak dipublikasikan pada khalayak umum.

Berikut merupakan penjelasan mengenai macam-macam akuntan yang perlu diketahui. Profesi akuntan merupakan suatu pekerjaan yang menggunakan keahlian di bidang akuntansi. Menjadi seorang akuntan harus mematuhi kode etik profesi dan bertindak sesuai standar akuntansi Indonesia. Indonesia telah memiliki bermacam-macam standar akuntansi yang digunakan di berbagai entitas usaha dan organisasi. Standar akuntansi di Indonesia mengacu pada teori yang ada, diantaranya adalah IFRS (International Financing Reporting Standards) yang digunakan pada skala global. Sedangkan penggunaan IFRS sendiri ditentukan karena Indonesia merupakan anggota IFAC (International Federation of Accountants) yang menjadikan IFRS sebagai standar akuntansi di Indonesia.

Laporan keuangan pokok menurut standar akuntansi Indonesia terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Keseluruhan standar akuntansi keuangan tersebut banyak dipakai oleh banyak perusahaan di Indonesia. Untuk pengelolaan keuangan bisnis atau perusahaan yang lebih mudah dan akurat, gunakan software akuntansi yang canggih dan terpercaya. Salah satu softwareakuntansi yang memiliki fitur lengkap dan akurat adalah Jurnal.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/macam-macam-akuntan-yang-perlu-diketahui/

6 Manfaat Penggunaan Software Akuntansi Bagi Pengusaha UKM

Sekarang, sebagian besar operasional manajemen keuangan dilakukan secara terkomputerisasi dan berbasis cloud storage. Akuntan dari Usaha Kecil Menengah (UKM) tentunya dapat memperoleh manfaat dari software akuntansi tanpa harus mengikuti pelatihan yang terkesan rumit.

Dengan menggunakan software akuntansi, Anda bisa mengerjakan aktivitas akuntansi UKM Anda dengan cepat dan akurat dan akan membantu tercapainya visi UKM Anda. Dan karena sebagian besar software akuntansi sudah berbasis cloud, pengguna bahkan tidak perlu khawatir untuk mengurusi masalah pembaruan dan pemeliharaan (maintenance) , semua perubahan yang dilakukan dalam catatan di software akuntansi akan diperbarui secara otomatis dan tentunya  secara realtime.

Sebagai akuntan UKM, Anda harus cermat dalam memilih paket software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan UKM Anda. Maka dari itu, Anda harus mengetahui terlebih dahulu manfaat-manfaat yang ditawarkan oleh berbagai vendor software akuntansi. Secara umum, berikut manfaat-manfaat dari penggunaan software akuntansi khusus UKM:

Menghemat Waktu

Dengan menggunakan software akuntansi, segala pencatatan transaksi bisnis UKM Anda akan diproses secara cepat. Meng-input segala transaksi pembelian dan penjualan sesuai dengan format yang telah diatur akan memudahkan pekerjaan akuntan. Penyelesaian masalah juga bisa dituntaskan secara cepat, seperti melacak faktur, memasukkan jurnal penyesuaian, dan merevisi kesalahan pencatatan. Segala pembayaran utang dan pelunasan piutang akan diselesaikan secara cepat lewat transaksi antar bank online yang telah terintegrasi dengan software akuntansi Anda.

User Interface yang Bersahabat

Kebanyakan vendor software akuntansi merancang user interface secara sederhana dan mudah dipakai oleh berbagai akuntan bisnis UKM. Dengan user interface yang sederhana dan bersahabat, pengguna tidak perlu repot lagi dalam melakukan berbagai pengaturan seperti pengaturan form faktur, input jurnal, dan sebagainya. Kemudahan ini juga akan mempersingkat pekerjaan akuntan dalam mencatat berbagai transaksi yang masuk.

Pengelolaan Biaya-Biaya

Software akuntansi menawarkan fitur pengelolaan biaya-biaya yang terbebankan kepada UKM. Anda bisa mengatur kategori biaya-biaya yang terjadi sehingga lebih mudah melacak dan mengetahui kontribusi persentase biaya tiap kategori. Anda juga bisa melacak biaya yang belum dibayar berdasarkan status yang tertera di software akuntansi Anda. Bukti-bukti pembayaran juga bisa Anda simpan dan lampirkan di setiap transaksi pembayaran. Anda juga bisa mengatur penjadwalan transaksi pembayaran yang dilakukan secara berulang ke beberapa vendor.

Manajemen Stok Persediaan

Anda tidak perlu pusing lagi dalam mengatur semua persediaan yang tersimpan di gudang atau tempat penyimpanan persediaan lain pada UKM Anda. Dengan software akuntansi, semua persediaan yang tercatat akan ter-manage secara detail dan rapi. Stok persediaan akan selalu ter-update dan terkalkulasi secara otomatis ketika Anda memasukkan data pembelian persediaan sehingga setiap waktu Anda bisa melihat jumlah stok persediaan per item. Tentunya Anda juga bisa memasukkan penyesuaian stok akhir dengan hasil stock opname UKM Anda. Anda juga bisa melihat persentase item persediaan yang paling laku terjual.

Pembuatan Laporan Keuangan Secara Otomatis

Anda tidak perlu repot lagi merancang atau membuat laporan keuangan, mulai dari laporan neraca, laba rugi, arus kas, perubahan modal secara manual karena dengan software akuntansi segalanya bisa dibuat secara otomatis. Segala transaksi keuangan UKM yang sudah Anda input akan secara otomatis diproses menjadi laporan keuangan. Anda juga akan mendapatkan ringkasan rekonsiliasi bank antara kas di bank pada catatan Anda dengan kas di tabungan bank terdaftar tanpa harus membuatnya secara manual. Neraca saldo juga akan menampilkan per periode tertentu.

Integrasi dengan Aplikasi Kasir

Kebanyakan software akuntansi sekarang ini sudah terintegrasi dengan beberapa aplikasi kasir (POS) ternama. Ini tentu akan memudahkan Anda mendapatkan informasi terkait laporan pemasukan bisnis UKM Anda. Dengan basis realtime, setiap waktu Anda bisa memantau laporan pemasukan di software akuntansi Anda.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-6-manfaat-penggunaan-software-akuntansi-bagi-pengusaha-ukm/

Mengenal Fungsi dan Peran Akuntansi Dalam Dunia Bisnis

Gambar terkait

Sebuah bisnis, baik besar maupun kecil, publik maupun swasta, untuk  mencari keuntungan atau tidak mengutamakan keuntungan (nirlaba), akan selalu didorong oleh angka nominal yang tercatat dalam proses akuntansi mereka. Seorang manajer yang cerdas tahu bahwa angka tersebut akan berguna untuk melacak penjualan, mengelola persediaan, atau membuat gaji karyawan. Sebuah perusahaan yang mengetahui fungsi dan peran akuntansi secara pasti akan mempertimbangkan beberapa aspek akuntansi di luar laporan keuangan sederhana dari sisi debit dan kredit saja. Untuk memperdalam wawasan kita tentang fungsi dan peran akuntansi, di bawah ini akan kita bahas pentingnya pemahaman tentang akuntansi untuk bisnis.

Apa Tujuan dari Fungsi Akuntansi?

Tujuan utama dari setiap fungsi akuntansi adalah pencatatan keuangan yang berkelanjutan. Informasi keuangan dari semua jenis biaya dari biaya operasional, gaji, sumbangan, pengeluaran barang modal, investasi, arus kas, dan juga utilitas, harus diteliti minimal setiap bulan sekali. Hasil penelitian dan pelaporan keuangan tersebut akan menjadi sebuah catatan keuangan bisnis yang pada akhirnya dapat digunakan dalam berbagai cara dan memberi gambaran kepada seorang manajer tentang kondisi dan kesejahteraan finansial perusahaan pada waktu tertentu.

Bentuk Utama Akuntansi

Tiap data yang terkumpul dalam pencatatan keuangan hanya bermakna jika telah digunakan. Untuk menggunakan data dengan benar, seorang manajer keuangan akan memecah fungsi akuntansi menjadi dua bentuk utama yaitu akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan. Kedua bentuk akuntansi ini mengandalkan arus data keuangan yang sama, sedangkan perbedaan utama mereka terletak pada fokus dan orientasi waktunya.  Akuntansi manajemen, fokusnya bersifat internal dan melihat ke depan, namun akuntansi keuangan, fokusnya bersifat eksternal dan melihat ke belakang.

Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen digunakan secara internal untuk merencanakan dan mengambil langkah maju secara finansial. Dengan fungsi ini, akuntan melihat riwayat catatan arus data keuangan serta ekonomi saat ini dan membuat asumsi tentang tren dan apa arti tren bagi masa depan perusahaan. Akuntan manajerial akan melihat perlunya membuat kemajuan yang harus memberi dampak baik menurut departemen, menurut wilayah atau lini produk, dan membuat perkiraan  mengenai harapan penjualan, kinerja, harga, biaya, dan kebutuhan tenaga kerja. Dengan peran akuntansi manajemen, seorang manajer keuangan akan mencoba memprediksi masa depan keuangan perusahaan dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan harapan tersebut.

Akuntansi Keuangan

Peran akuntansi keuangan, penekanannya adalah saat melihat data masa lalu dengan tujuan untuk menentukan nilai sebuah perusahaan secara keseluruhan. Karena akuntansi keuangan ini disajikan lebih banyak untuk pihak eksternal perusahaan, maka penghitungannya harus tepat dan benar. Akuntansi keuangan yang dicatat harus sesuai  dengan prinsip akuntansi yang berlaku untuk umum agar terhindar dari masalah hukum.

Laporan akuntansi keuangan ini akan turut memengaruhi para pemegang saham dan investor untuk memutuskan apakah perusahaan publik bernilai undervalued (murah) dan layak diinvestasikan atau dinilai terlalu tinggi dan harus dihindari. Kreditur akan menggunakan informasi yang sama untuk memutuskan apakah organisasi nirlaba memiliki catatan risiko yang rendah, sebelum memberi pinjaman uang kepada mereka. Sedangkan, pada instansi pemerintah akan menggunakan informasi  ini untuk menentukan nilai pajak pada sebuah perusahaan.

Dari penjelasan di atas, sekilas kita akan memahami fungsi dan peran akuntansi bagi sebuah bisnis. Jika Anda masih mengalami kesulitan terkait dengan akuntansi perusahaan yang sedang Anda kelola, Anda bisa mendapatkan kemudahan dengan mendaftarkan bisnis Anda pada Jurnal. Jurnal adalah software berbasis cloud yang memudahkan Anda dalam proses akuntansi seperti membuat laporan keuangan. Dengan Jurnal, Anda dapat lebih mudah, cepat, dan aman dalam mengelola dan memonitor keuangan bisnis di mana pun dan kapan pun secara realtime.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-mengenal-fungsi-dan-peran-akuntansi-dalam-dunia-bisnis/

Manfaat Software Akuntansi yang Harus Anda Maksimalkan untuk Bisnis

Setiap jenis usaha pasti tidak terlepas dari perhitungan dalam hal keuangan, baik yang berhubungan dengan  modal, keuntungan, maupun kerugian. Baik usaha yang berskala kecil, menengah hingga besar, pasti berkaitan dengan persoalan keuangan dan akuntansi dalam pengelolaannya. Bagi perusahaan-perusahaan yang berskala besar bahkan sampai harus menyewa dan memiliki konsultan akuntansi untuk melakukan audit keuangan perusahaan. Jasa yang diberikan oleh konsultan akuntansi diantaranya adalah Jasa Pembukuan, Jasa Kompilasi Laporan Keuangan, Jasa Manajemen, Akuntansi Manajemen, Konsultasi Manajemen, dan lain sebagainya.

Semua jenis bantuan tersebut bisa didapatkan oleh setiap perusahaan dari seorang konsultan akuntansi. Namun seiring berkembangnya teknologi, penggunaan software akuntansi dapat membantu perusahaan sehingga dapat meminimalisir untuk menyewa jasa konsultan akuntansi. Ada banyak manfaat software akuntansi yang bisa didapatkan oleh perusahaan. Apa saja? Simak uraian lengkapnya berikut ini.

 

Jenis Usaha yang Membutuhkan Konsultan Akuntansi

Manfaat Software Akuntansi yang Harus Anda Maksimalkan untuk BisnisPihak yang dapat menggunakan jasa konsultan akuntansi sebenarnya tidak hanya perusahaan saja, tetapi juga orang pribadi atau perseorangan, Koperasi, Yayasan, PT, CV, dan lain sebagainya. Ada beberapa jenis usaha yang membutuhkan jasa konsultan akuntansi, diantaranya adalah:

  1. Perusahaan jasa, mulai dari jasa konstruksi, jasa periklanan, media dan lainnya. Perusahaan jasa tersebut membutuhkan konsultan akuntansi untuk membantu jalannya jasa dan usaha yang sedang dijalankan.
  2. Selain perusahaan jasa, perusahaan dagang juga membutuhkan jasa konsultan akuntansi. Meskipun pada umumnya sudah memiliki karyawan yang bertugas untuk mengurus keuangan. Tugas konsultan akuntansi dalam hal ini lebih spesifik dalam bidang akuntansi dan manajemen, sehingga pengelolaan keuangan perusahaan dapat berjalan secara lebih profesional.
  3. Industri atau perusahaan manufaktur. Konsultan akuntansi pada industri atau perusahaan manufaktur berperan dalam membuat berbagai macam laporan keuangan yang diperlukan oleh berbagai macam industri.

 

Tugas Konsultan Akuntansi

Manfaat Software Akuntansi yang Harus Anda Maksimalkan untuk BisnisTugas dan peran penting seorang konsultan akuntansi meliputi beberapa aspek di bawah ini:

  1. Aspek legalitas, yaitu konsultan akuntansi memiliki payung hukum yang diakui oleh publik. Sehingga dapat memberikan kepercayaan serta rasa aman bagi pihak yang menggunakan jasa konsultan akuntansi tersebut.
  2. Aspek standar dan mutu, yaitu sebagai alat kontrol dalam menjaga mutu jasa konsultan akuntansi.
  3. Selanjutnya adalah aspek profesionalisme, yaitu dapat menjaga kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan jasa di bidang akuntansi.
  4. Aspek integritas, yaitu memberikan pelayanan jasa akuntansi sesuai kode etik yang telah disepakati.
  5. Aspek pengawasan, yaitu terdapat pengawasan terhadap kinerja konsultan akuntansi oleh pihak yang telah ditunjuk.

 

Manfaat Menggunakan Jasa Konsultan Akuntansi

Manfaat Software Akuntansi yang Harus Anda Maksimalkan untuk BisnisBerdasarkan beberapa tugas dan peran yang dilakukan oleh konsultan akuntansi, maka ada banyak keuntungan dan manfaat yang akan diperoleh perusahaan saat menggunakan jasa konsultan akuntansi, antara lain:

  1. Kredibilitas dan kebenaran laporan keuangan perusahaan akan lebih terjamin  karena sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.
  2. Persepsi keuangan lebih baik karena telah ditangani oleh akuntan yang kredibel dan profesional.
  3. Perusahaan tidak akan kesulitan dalam membuat laporan keuangan karena ditangani langsung oleh ahlinya.
  4. Bisnis dapat berjalan dengan lancar karena keuangan perusahaan lebih rapi dan akuntabel.
  5. Perusahaan tidak perlu merekrut karyawan dalam jumlah yang banyak untuk ditugaskan dalam bidang akuntansi karena sudah ditangani oleh akuntan.

 

Memaksimalkan Manfaat Software Akuntansi

Manfaat Software Akuntansi yang Harus Anda Maksimalkan untuk BisnisBagi Anda yang sudah menggunakan software akuntansi dan mengetahui manfaatnya, apakah Anda yakin perusahaan sudah memaksimalkannya dengan baik? Coba buktikan sendiri dengan melihat tanda-tandanya seperti di bawah ini:

1. Proses akuntansi dapat berjalan otomatis dan mudah

Sebuah bisnis yang sukses menggunakan software akuntansi biasanya memiliki kondisi keuangan yang mudah diketahui setiap saat. Manajemen keuangan perusahaan pun akan lebih rapi dan dapat berjalan secara otomatis. Proses dalam mencatat, mengidentifikasi, hingga menyajikan data yang berhubungan dengan transaksi juga dapat diketahui dengan mudah. Selain itu, pembacaan informasi keuangan yang berfungsi untuk memprediksi dan memperkirakan potensi perusahaan dalam pencapaian pengambilan keuntungan juga menjadi tidak rumit.

Salah satu manfaat software akuntansi adalah dapat menyediakan data-data secara lengkap. Dengan begitu, pengelolaan utang piutang dapat diselesaikan dengan sangat mudah. Pengelolaan persediaan atau stok barang juga akan berjalan secara otomatis. Sehingga setiap karyawan tidak akan bekerja secara tumpang tindih atau tidak akan terjadi overlapping. Karena tidak semua karyawan mempunyai hak akses software akuntansi tersebut. Dan karyawan yang tidak berkepentingan tidak dapat membukanya.

2. Laporan keuangan dibuat secara instan

Keberhasilan penggunaan software akuntansi mampu menghasilkan data keuangan dalam waktu singkat dan cepat. Selain akurat dan dapat dipastikan kebenarannya, proses pembuatan data laporan keuangan juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Jika terjadi perubahan, akan lebih mudah untuk dilakukan monitoring kapan saja. Selain itu, data-data yang didapatkan sangat detail dan dapat digunakan untuk laporan keuangan internal maupun eksternal. Anda hanya perlu melakukan input data, kemudian software akan menyajikannya dengan cepat. Tidak heran jika software akuntansi laris manis digunakan oleh para akuntan profesional, para pemilik bisnis, dan ribuan user lainnya. Banyak manfaat software akuntansi yang bisa didapatkan oleh perusahaan.

3. Pekerjaan menjadi lebih efisien dan cepat

Jika pada umumnya mengurus masalah keuangan perusahaan membutuhkan waktu yang lama, penggunaan software akuntansi justru sebaliknya. Dengan menggunakan software akuntansi, perusahaan dapat menentukan berbagai keputusan bisnis dengan cepat dan tepat. Dengan begitu, pekerjaan akan menjadi lebih mengasyikkan dan tidak perlu repot untuk membaca laporan keuangan secara manual. Sehingga pekerjaan di perusahaan akan menjadi lebih efisien. Implementasi software akuntansi juga cepat dan mudah untuk diterapkan di berbagai jenis usaha di Indonesia. Mulai dari bisnis kafe, perdagangan, kuliner, usaha manufaktur, hingga usaha di bidang jasa, dan lain sebagainya.

4. Akses mudah di berbagai cabang

Jika sebuah bisnis sudah mempunyai banyak cabang dan tidak sulit dalam mengelola keuangan bisnis di setiap cabang, berarti perusahaan tersebut telah sukses dalam menggunakan software akuntansi. Dengan menggunakan softwareakuntansi, perusahaan tidak akan kerepotan untuk mengelola banyaknya cabang perusahaannya. Karena software tersebut memiliki sistem multi gudang yang dapat diakses bahkan hanya dari satu komputer saja. Data-data bisnis juga dapat diakses kapan saja secara online dan real-time. Mulai dari input data, melihat data customer, data supplier, data-data aktiva, data inventori, editing, otorisasi, pembacaan laporan di berbagai anak cabang perusahaan, dan lain sebagainya. Alur kerja setiap karyawan juga akan berjalan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

5. Biaya yang dikeluarkan lebih kecil

Salah satu tanda usaha sukses menggunakan software akuntansi  adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan cenderung minimal atau lebih kecil. Untuk dapat mengelola keuangan perusahaan dengan baik, biasanya dibutuhkan lebih dari 3 orang akuntan untuk mengatur arus kas dan membuat laporan keuangan. Namun, hal itu dapat disiasati dengan penggunaan software akuntansi sehingga lebih efektif tanpa harus menyediakan banyak tenaga ahli akuntansi. Dengan begitu perusahaan tidak membutuhkan banyak karyawan untuk membuat pembukuan keuangan  sehingga dapat memangkas biaya untuk gaji karyawan. Efisiensi SDM ini benar-benar efektif untuk memangkas anggaran pengeluaran perusahaan. Sehingga kerugian-kerugian yang terjadi selama ini dapat diminimalisir dengan baik. Jika resiko kehilangan anggaran sangat minimal, maka profit perusahaan pun secara otomatis akan meningkat.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/manfaat-software-akuntansi-yang-harus-dimaksimalkan/