Apakah saat ini laporan keuangan bisnis Anda sedang berantakan? Jika ya, berarti aktivitas finansial perusahaan sedang tidak tertata rapi. Biasanya, penyebab utama laporan keuangan yang buruk adalah kurangnya pengelolaan keuangan dan pembuatannya yang terburu-buru. Berikut ini merupakan 9 aktivitas finansial harian hingga tahunan yang terbukti efektif dalam membantu pebisnis serta tim dalam mempersiapkan laporan keuangan.
Aktivitas Harian
1. Cek kondisi kas
Kas merupakan sumber energi perusahaan. Karena itu, awali hari Anda dengan memeriksa kondisi keuangan setiap harinya. Pastikan bahwa perusahaan memiliki cukup dana untuk melakukan transaksi hari itu. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari risiko kehabisan uang atau kekacauan finansial.
2. Periksa dan catat semua transaksi
Akhiri hari Anda dengan memeriksa semua transaksi yang terjadi. Pastikan setiap bukti transaksi seperti faktur, nota, cek, atau kwitansi terkumpul dengan rapi sehingga Anda tidak kesulitan mencarinya di akhir bulan. Kemudian catatlah setiap transaksi tersebut ke dalam pembukuan. Ingatlah bahwa transaksi tanpa bukti dianggap tidak sah dan harus dipertanggungjawabkan.
Aktivitas Mingguan
3. Review aktivitas bisnis perusahaan
Setelah seminggu, saatnya bagi Anda untuk meninjau ulang seluruh transaksi bisnis yang sudah maupun belum dilakukan. Periksa utang perusahaan yang belum dibayar, khususnya yang jatuh tempo pada minggu tersebut, demi menjaga hubungan yang baik dengan supplier. Ingat untuk selalu menyimpan bukti pengiriman atau pembayaran.
Aktivitas Bulanan
4. Selesaikan setiap transaksi
Usahakan agar semua transaksi dapat terselesaikan di akhir bulan sehingga Anda tidak kesulitan mengerjakan laporan. Transaksi yang selesai tepat waktu akan memperjelas laporan keuangan Anda.

5. Persiapkan laporan keuangan bulanan
Pastikan laporan keuangan Anda siap setiap bulan. Khususnya untuk kebutuhan pembayaran pajak. Transaksi yang telah tercatat dengan rapi akan membantu Anda menyelesaikan laporan keuangan lebih cepat. Ingatlah bahwa laporan keuangan setidaknya harus memiliki laporan laba rugi, neraca, serta laporan arus kas.
6. Catat perbandingan keuangan
Ingatlah untuk mencantumkan perbandingan pendapatan dan pengeluaran bulan ini dengan bulan sebelumnya agar dapat mengetahui dengan jelas kondisi finansial perusahaan. Hasilnya dapat menjadi acuan Anda dalam membuat rencana finansial yang lebih baik. Anda dapat menyajikannya dalam bentuk grafik atau chart.
Aktivitas Tahunan
7. Evaluasi aktivitas finansial perusahaan
Kumpulkan pegawai Anda dan lakukan evaluasi keuangan tahun ini berdasarkan laporan keuangan setiap bulannya. Kemudian bandingkan dengan pengeluaran dan pendapatan di tahun sebelumnya. Anda harus menentukan anggaran yang harus ditambahkan, dikurangi, atau dihilangkan. Hasil evaluasi ini akan menjadi landasan Anda dalam membuat rencana keuangan untuk tahun berikutnya
8. Periksa kondisi inventaris
Memeriksa kualitas inventaris perusahaan, khususnya yang telah terpakai, merupakan kegiatan akhir tahun yang sangat penting untuk pelaksanaan aktivitas perusahaan. Dengan melakukan pemeriksanaan, Anda dapat mengetahui apakah ada peralatan atau perlengkapan perusahaan yang sudah menurun kualitasnya dan harus diganti.
9. Susun laporan akhir tahun Anda
Akhir tahun merupakan waktu dilakukannya audit perusahaan. Sama seperti proses pembuatan laporan bulanan, pembuatan laporan tahunan juga membutuhkan kelengkapan bukti transaksi dan juga data-data statistik. Pembuatan laporan akan semakin cepat jika Anda telah mengumpulkan dan merapikan data-data tersebut sejak dini.
Pembuatan laporan membutuhkan tingkat akurasi dan objektivitas yang tinggi. Dalam hal ini, Anda disarankan untuk menggunakan software akuntansi yang akan secara otomatis memproses laporan-laporan Anda. Salah satunya adalah jurnal.id. Formula atau rumus yang telah terprogram dalam software berbasis online ini akan menata data Anda ke dalam bentuk laporan-laporan keuangan, termasuk laporan bulanan atau tahunan sehingga Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk membuat laporan berkali-kali.
Sekarang Anda dapat dengan mudah mengawasi dan mengendalikan kondisi finansial perusahaan melalui 9 kegiatan di atas. Hasilnya Bisnis yang berkembang dan profit tinggi. Sudahkah Anda melakukannya?
https://www.jurnal.id/id/blog/tingkatkan-kualitas-laporan-keuangan-anda-dengan-cara-ini/


Umumnya, Laporan Laba Rugi berisikan pos pendapatan dan pengeluaran. Namun dalam Laporan Laba Rugi multi-step, pos pendapatan dan pengeluaran dibagi menjadi item operasional dan non-operasional. Pada pos pengeluaran dibagi menjadi dua jenis sub-pos, yaitu selling expense (biaya penjualan) dan biaya administrasi. Laporan Laba Rugi multi–langkah juga biasa disebut Laporan Laba Rugi terklasifikasikan.




Hingga saat ini, sudah ada berbagai macam software akuntansi yang beredar sejak 20 tahun yang lalu. Setiap pebisnis bebas untuk memilih, yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Ada beberapa alasan mengapa Anda sebagai pelaku UKM harus memakai software UKM.
Setelah mengetahui pentingnya menggunakan software UKM dalam mengelola bisnis, Anda harus menentukan pilihan. Software seperti apa yang Anda butuhkan untuk menunjang kesuksesan bisnis Anda. Saat ini sudah banyak software akuntansi di Indonesia, baik yang bersifat lokal maupun vendor dari luar negeri. Bahkan sudah ada software akuntansi online, yang memiliki kelebihan dalam hal penyimpanan data. Dengan penyimpanan data berbasis Cloud, Anda tidak perlu repot untuk menyiapkan storage khusus untuk menyimpan data keuangan. Selain itu, Anda juga tidak akan takut lagi apabila komputer yang Anda gunakan untuk menyimpan data mengalami kerusakan. Data yang telah tersimpan di Cloud dapat dilihat hanya dengan koneksi internet. Ada beberapa cara yang perlu Anda lakukan untuk memilih sebuah software akuntansi. Diantaranya adalah sebagai berikut:
Terdapat banyak sekali jenis software akuntansi online yang beredar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis software yang ada, tentu ada beberapa software yang populer digunakan oleh para pelaku UKM. Alasan utamanya adalah karena software tersebut mudah untuk digunakan. Berikut ini adalah beberapa daftar software akuntansi online yang banyak digunakan oleh para pelaku UKM di Indonesia:




