Penggunaan Debit dan Kredit Akuntansi yang Perlu Dipahami

Penggunaan Debit dan Kredit Akuntansi yang Perlu Dipahami

Seorang penemu ilmu akuntansi adalah Luca Pacioli yang dikenal sebagai seorang pendeta dari Ordo Fransiskus. Akuntansi mulai dikenal dari bukunya yang berjudul Summa de Arithmetica Geometria, Proportioni et Proportionalita tahun 1494. Terdapat dua bab terkait akuntansi yang dibahas di dalam buku tersebut, yaitu de Computis et Scripturis. Di dalam bab tersebut telah dipaparkan pembahasan terkait double entry sekaligus pengenalan debit dan kredit.

Selain itu, di dalam buku tersebut juga telah dinyatakan bahwa setiap pencatatan harus berpasangan. Sehingga istilah debit dan kredit digunakan. Penggunaan debit dan kredit akuntansi memang harus dipahami agar dalam mengerjakan pembukuan tidak terjadi kesalahan. Debit dan kredit akuntansi sangat penting karena setiap transaksi  memengaruhi keduanya. Sehingga debit dan kredit tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika debit bertambah, maka kredit akan berkurang dan jika kredit naik, maka debit akan berkurang.

 

Definisi Debit & Kredit

Secara umum, debit merupakan pengurangan deposito di dalam sebuah rekening bank atau catatan pos pembukuan yang dapat menambah nilai aktiva atau mengurangi besaran kewajiban. Sedangkan kredit adalah kemampuan untuk melakukan pembelian atau pinjaman dengan adanya perjanjian untuk melakukan pembayaran dalam jangka waktu tertentu.  Debit dan kredit merupakan istilah yang sering digunakan di dalam dunia akuntansi keuangan. Debit diartikan sebagai pertambahan uang di dalam tabungan atau rekening.

Selain itu juga dapat diartikan sebagai pertambahan transaksi. Sedangkan kredit diartikan sebagai pengeluaran uang saat melakukan transaksi. Namun debit dan kredit tidak bisa hanya diartikan sebagai pertambahan atau berkurangnya uang di dalam tabungan. Hal tersebut dikarenakan untuk kepentingan laporan keuangan perusahaan, debit dan kredit tidak sesederhana itu. Ada beberapa manfaat kredit, diantaranya adalah kredit akan meningkatkan daya guna dari modal. Selain itu, kredit juga dapat meningkatkan daya guna suatu barang atau produk, bermanfaat sebagai alat stabilitas ekonomi, dan menjadi media untuk meningkatkan pendapatan nasional.

 

Menentukan Debit dan Kredit

Untuk menentukan debit dan kredit akuntansi, sebaiknya Anda memahami klasifikasi akun berikut ini:

  1. Asset, yaitu harta perusahaan
  2. Liabilities, yaitu utang perusahaan
  3. Owner’ Equity, yaitu peminjam modal perusahaan
  4. Income, yaitu pendapatan perusahaan
  5. Expenses, yaitu pembelanjaan perusahaan

Untuk kategori akun 1, 2 dan 3 berada pada akun laporan keuangan balance sheet. Sedangkan kategori akun 4 dan 5 berada pada akun laporan keuangan income statement. Di dalam penulisan laporan debit dan kredit keuangan perusahaan dikenal istilah akun lawan. Akun lawan yaitu suatu transaksi yang dapat mempengaruhi minimal 2 akun. Misalnya, pada transaksi pembelian peralatan perusahaan secara utang akun yang terpengaruh oleh transaksi tersebut adalah mesin sebagai fixed assets dan akun lawannya adalah utang usaha sebagai bentuk pembelian secara kredit.

Istilah debit note dan kredit note seringkali digunakan di dalam penulisan akuntansi perusahaan. Debit note merupakan suatu dokumen yang berisikan pemberitahuan terkait piutang dari pelanggan yang semakin bertambah untuk alasan tertentu. Di dalam dokumen debit note juga bisa berisi tentang tentang perusahaan terhadap vendor atau supplier. Sedangkan kredit note merupakan dokumen pemberitahuan yang berisikan utang perusahaan terhadap pelanggan sehingga dapat digunakan untuk mengurangi utang perusahaan terhadap vendor atau supplier.

 

Perbedaan Debit dan Kredit Dalam Akuntansi

Setiap terjadi transaksi akuntansi, setidaknya ada dua akun yang selalu berkaitan. Yaitu entri debit dicatat pada satu akun dan entri kredit dicatat terhadap akun lainnya. Tidak ada batas atas jumlah akun yang terlibat di dalam transaksi, namun minimum tidak kurang dari dua akun. Total dari debit dan kredit untuk setiap transaksi harus selalu sama. Sehingga transaksi akuntansi selalu dikatakan dengan keseimbangan. Apabila suatu transaksi tidak seimbang, maka laporan keuangan tidak mungkin dapat dibuat. Dengan demikian, penggunaan debit dan kredit dalam format pencatatan transaksi dua kolom merupakan hal yang paling penting dari semua kontrol atas akurasi akuntansi. Berikut ini adalah perbedaan debit dan kredit dalam akuntansi yang perlu dipahami:

  1. Debit mengacu pada sisi kiri akun buku besar, sedangkan kredit berhubungan dengan sisi kanan akun pada buku besar. Di dalam rekening pribadi, pihak penerima akan di debit dan pihak pemberi akan dikreditkan.
  2. Di dalam akun neraca, apapun yang masuk akan didebit. Sementara apapun yang keluar akan dikreditkan.
  3. Untuk laporan laba-rugi, semua pengeluaran dan kerugian akan didebit. Namun semua pendapatan dan keuntungan akan dikreditkan.
  4. Peningkatan debit disebabkan oleh kenaikan cash, inventaris, pabrik dan mesin, tanah dan bangunan, pengeluaran (seperti gaji, asuransi, pajak, dividen, dan lain sebagainya). Sedangkan peningkatan kredit disebabkan oleh kenaikan dana pemegang saham, biaya keanggotaan, pendapatan sewa , laba ditahan, hutang, dan lain sebagainya.

 

Contoh Debit dan Kredit Dalam Tranksaksi Umum

Berikut ini ada beberapa contoh posisi debit dan kredit yang terdapat di transaksi umum yang sering terjadi pada sebuah bisnis:

  1. Menjual barang dagang secara tunai kepada pelanggan, maka akun debitnya adalah Kas, dan akun kreditnya adalah Pendapatan.
  2. Menjual barang dagang secara kredit kepada pelanggan, akun debit Piutang Dagang. Sedangkan akun kreditnya adalah Pendapatan.
  3. Membeli perlengkapan secara tunai kepada supplier, akun debit adalah Perlengkapan dan akun kredit adalah Kas.
  4. Membeli perlengkapan secara kredit kepada supplier, akun debitnya adalah Perlengkapan dan akun kredit adalah Utang Dagang.
  5. Menerima kas atas pelunasan piutang usaha oleh pelanggan, akun debitnya Kas, dan akun kreditnya Piutang Dagang.
  6. Membeli fixed assets secara kredit kepada supplier, akun debit Fixed Assets dan akun kredit Utang Dagang.
  7. Pembeiian inventory secara tunai kepada supplier, akun debit Inventory, dan akun kredit Kas.
  8. Pembelian inventory secara kredit kepada supplier, akun debit Inventory dan akun kredit Utang Dagang.
  9. Membayar gaji karyawan, akun debit Salary expenses dan akun kredit Kas.

 

Pentingnya Pembuatan Laporan Debit dan Kredit

Di dalam perusahaan, sebuah bisnis pasti sering mengalami atau melakukan transaksi. Baik transaksi secara internal maupun eksternal. Transaksi-transaksi tersebut mengharuskan pihak perusahaan untuk membuat dokumen transaksi dalam bentuk laporan keuangan. Pembuatan laporan keuangan tersebut adalah untuk mengetahui laju keluar masuknya dana perusahaan untuk meminimalisir kemungkinan over budget pada kategori akun tertentu di dalam pelaporan. Terdapat lima unsur yang ada di dalam transaksi akuntansi, meliputi utang, harta, pendapatan, modal dan biaya atau beban.

Melakukan transaksi debit pasti  disertai dengan transaksi kredit. Perusahaan yang tidak memiliki dokumen pelaporan debit dan kredit akuntansi maka tidak dapat mengendalikan aliran keluar masuknya keuangan perusahaan. Selain itu, data-data keuangan perusahaan juga tidak dapat di lacak jika terjadi sesuatu terhadap keuangan perusahaan. Oleh karena itu, dengan adanya laporan debit dan kredit diharapkan dapat membantu mengawasi keuangan perusahaan dari kemungkinan adanya korupsi dari karyawan. Karena data debit dan kredit yang baik selalui disertai dengan kuitansi atau nota yang dapat dipercaya.

Di dalam dunia akuntansi, istilah debit dan kredit memang banyak disebutkan. Dengan memahami debit dan kredit akuntansi, Anda dapat mengerjakan pembukuan secara benar dan tanpa kesalahan posting transaksi. Dalam melakukan entry jurnal pun jumlah debit dan kredit akuntansi harus sama. Jika tidak seimbang, maka otomatis Anda telah melakukan satu kesalahan dalam posting nominal di jurnal yang sedang Anda kerjakan. Mengenali debit dan kredit merupakan dasar dalam mempelajari akuntansi dan mengerjakan akuntansi bagi perusahaan. Dalam menjalankan sebuah bisnis atau perusahaan, mungkin sudah saatnya kini Anda menggunakan software akuntansi online seperti jurnal. Dengan bantuan software akuntansi, laporan keuangan pada bisnis Anda akan terkelola secara lebih akurat.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/penggunaan-debit-dan-kredit-akuntansi-yang-perlu-dipahami/

3 Jenis Software Akuntansi yang Sering Digunakan Perusahaan

Ada begitu banyak sekali aplikasi atau program komputer yang memudahkan pekerjaan manusia, termasuk didalamnya bidang akuntansi. Coba saja Anda ketik keyword software atau aplikasi akuntansi di Google, pasti akan muncul berbagai macam software  yang Anda temukan. Dari yang sederhana sampai yang kompleks, dari yang gratis hingga berbayar di mana semuanya dapat digunakan untuk membantu melakukan perhitungan keuangan. Tentu saja masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri. Oleh karena itu, menjadi tidak heran jika banyak sekali pelaku usaha yang sudah menggunakan software akuntansi untuk membantu mengelola keuangan perusahaan. Bahkan, bukan hanya perusahaan besar saja, kini pelaku UKM juga sudah banyak yang menggunakan softwareakuntansi.

Ada banyak sekali jenis software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan-perusahaan. Software akuntansi dapat digunakan oleh orang yang mengerti akuntansi dan yang baru mengenal akuntansi. Ya hal ini karena sistem penggunaannya yang user friendly menjadikan software ini semakin banyak yang menggunakan. Apakah Anda tahu jenis-jenis software akuntansi yang sering digunakan? Berdasarkan cara pembuatannya, terdapat tiga jenis softwareakuntansi. Temukan penjelasan lengkap mengenai ketiga jenis software akuntansi tersebut di bawah ini.

Software Akuntansi Paket

Software akuntansi paket adalah software yang sudah terpaket. Maksudnya, software akuntansi yang Anda dapatkan tidak bisa di otak-atik lagi sendiri karena software tersebut sudah merupakan setting-an pabrik yang sudah dipatenkan. Kelebihan dari software ini adalah harganya yang relatif murah. Selain itu, karena sudah di-setting maka penggunaannya juga mudah. Sementara kelemahan dari software ini adalah user atau pengguna harus menyesuaikan kebutuhan dan kegiatan akuntansinya dengan setting-an software. Sehingga ada kalanya beberapa hal tidak dapat dikerjakan menggunakan software ini jika fitur yang dibutuhkan tidak tersedia. Penggunaannya yang mudah dan harganya yang murah membuat jenis software akuntansi ini sering digunakan oleh perusahaan dan pelaku UKM. Alasan lainnya yakni penggunaannya yang relatif stabil.

Software Akuntansi Customize

Berbeda dengan software akuntansi paket, software akuntansi customize ini seperti namanya yaitu bisa dimodifikasi. Artinya software ini dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Modifikasi dapat dilakukan setelah pembelian tetapi beberapa perusahaan juga ada yang menyediakan layanan modifikasinya pada saat membeli aplikasi tersebut di software house-nya. Adapun keuntungan software ini adalah dapat disesuaikan dengan kebutuhan keuangan Anda tanpa mengorbankan fitur lain yang tidak digunakan. Selain itu penggunaannya juga fleksibel. Namun, kelemahan dari software ini yakni harganya yang lebih mahal dari software paket. Risiko software customize juga lebih besar karena sifatnya yang fleksibel dan dapat dikembangkan sendiri. Selain itu,  harga jual penggunaan kedua (second) juga tidak ada jika pun ada sangat rendah.

Software Akuntansi Paket Custom

Selanjutnya, software akuntansi paket custom merupakan gabungan dari softwarepaket dan customize. Software ini adalah software paket yang memiliki modul standar tetapi dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Misalnya, ada transaksi yang harus di-input tetapi di dalam software tersebut tidak tersedia fiturnya, maka Anda dapat memodifikasinya. Keuntungan menggunakan softwareini yaitu harganya lebih terjangkau dibandingkan dari software customize. Stabilitasnya pun lebih baik dan terjaga daripada software customize. Keuntungan lainnya yakni fitur nya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehingga dapat digunakan secara cepat untuk bekerja.

Seperti yang lainnya, software ini juga memiliki kelemahan. Adapun kelemahan software ini adalah membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, penggunaan keduanya (second) juga sulit karena setiap perusahaan memiliki kebutuhan masing-masing  dan modifikasi sendiri-sendiri.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/3-jenis-software-akuntansi-yang-sering-digunakan-perusahaan/

Cara Mengelola Piutang untuk Tingkatkan Kas

Gambar terkait

Salah satu cara untuk mengelola arus kas perusahaan dengan baik adalah mengurangi umur piutang. Piutang merupakan tagihan kepada pelanggan di masa yang datang karena terjadinya transaksi di masa lalu. Piutang terjadi karena pelanggan melakukan pembelian terhadap produk atau jasa yang dijual suatu perusahaan secara kredit. Penjualan secara kredit merupakan salah satu penyebab buruknya manajemen arus kas. Di mana perusahaan berisiko mengalami penundaan penerimaan kas sehingga membutuhkan investasi yang lebih besar ataupun kerugian yang diakibatkan piutang yang tak tertagih.

Untuk mempertahankan arus kas yang baik, perusahaan harus mengurangi umur piutang dengan mengubah metode pembayaran pelanggan menjadi tunai. Namun, hal itu akan terasa sulit karena metode pembayaran kredit bisa menjadi daya tarik pelanggan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan pengusaha untuk menurunkan umur piutang dan mengurangi risiko buruknya manajemen arus kas.

Penjualan Tunai

Meski terbilang sulit, menjual barang atau jasa secara tunai merupakan salah satu cara yang paling tepat untuk mengelola arus kas perusahaan. Pengusaha dapat memberikan diskon bagi pelanggan yang melakukan pembelian secara tunai untuk menarik daya beli pelanggan.

Bayar Di Muka

Seperti yang telah diungkapkan Sarah Schupp, setiap pengusaha membutuhkan pembayaran di muka dari pelanggannya. Hal ini dapat membuat arus kas perusahaan menjadi lebih sehat dan piutang berkurang.

Syarat Piutang

Nick Reese, pernah mengalami kehancuran dalam bisnisnya karena memberikan jangka waktu pembayaran piutang hingga 90 hari. Belajar dari pengalaman Nick, pengusaha dapat melakukan negosiasi terhadap pelanggannya untuk melakukan pembayaran lebih cepat, Anda juga dapat memberikan diskon kepada pelanggan yang membayar piutang sebelum tanggal jatuh tempo.

Diskon & Bonus

Seperti yang dikatakan oleh Andrew Schrage, memberikan diskon kecil untuk pelanggan yang membayar tagihan lebih cepat tidak hanya meningkatkan arus kas, tapi juga dapat membuat pelanggan terkesan dan memastikan hubungan kerjasama jangka panjang.

Background Check

Jika terpaksa memberikan piutang kepada pelanggan, baiknya Anda melakukan background checking terhadap pelanggan tersebut. Dengan melakukan background checking, pengusaha dapat mengurangi risiko kredit macet sehingga piutang yang diberikan dapat menjadi investasi atau tabungan bagi bisnis Anda.

Jadwal Penagihan

Jadwalkan penagihan piutang terhadap pelanggan secara berkala karena terbukti pelanggan yang ditagih secara berkala akan melakukan pembayaran tepat waktu. Misalnya Anda memberikan jatuh tempo pembayaran selama 30 hari, maka Anda dapat menjadwalkan penagihan secara berkala selama 3 hari yaitu hari ke 10, 20, dan 28.

Itu adalah beberapa cara yang bisa dilakukan pengusaha untuk mengelola arus kas dengan mengurangi umur piutang. Dengan arus kas yang baik, pengusaha dapat dengan mudah melihat kondisi keuangan perusahaannya sehingga memudahkan pengusaha untuk membuat keputusan yang tepat dalam mengembangkan bisnisnya.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-cara-mengelola-piutang-untuk-tingkatkan-kas/

Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan dengan Software Akuntansi

Sering mencari informasi tentang “Cara Membuat Laporan Keuangan” di internet? Mungkin beberapa dari Anda masih bingung dengan istilah-istilah  akuntansi yang asing, sehingga sulit untuk mengaplikasikannya. Namun, tahukah Anda bahwa laporan keuangan merupakan kunci dari keberhasilan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Laporan keuangan adalah catatan mengenai informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi. Karenanya, dengan melihat laporan keuangan Anda dapat melihat kinerja dari perusahaan tersebut.

Laporan keuangan juga merupakan suatu kewajiban yang harus dibuat oleh perusahaan baik skala besar maupun skala kecil kepada para pemangku kepentingan. Menurut SAK ETAP tahun 2017,  komponen laporan keuangan meliputi laporan laba rugi, laporan aliran kas, neraca, laporan perubahan modal, dan catatan atas laporan keuangan.

Untuk membuat laporan keuangan bukanlah hal yang mudah. Anda memerlukan banyak data dan informasi keuangan dan operasional perusahaan. Sehingga tidak heran jika dalam membuat laporan keuangan dibutuhkan waktu yang banyak. Laporan keuangan biasanya dibuat oleh seorang akuntan tetapi kini sudah banyak perusahaan baik skala besar maupun menengah yang membuat laporan keuangan dengan menggunakan software akuntansi. Dengan software akuntansi, pembuatan laporan keuangan yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama sekarang dapat dibuat dalam hitungan detik.

Kemudahan dan kecepatan membuat laporan keuangan dengan softwareakuntansi menjadikan cara manual atau konvensional mulai ditinggalkan. Softwareakuntansi membuktikan bahwa laporan keuangan dapat dibuat dengan cepat dan hasilnya pun akurat. Selain itu, alur atau proses akuntansi dan pembuatan laporan keuangan juga menjadi lebih sederhana. Agar lebih mengerti, berikut akan disajikan cara membuat laporan keuangan dengan software akuntansi.

Mendaftarkan Perusahaan

Tahap pertama membuat laporan keuangan dengan software akuntansi adalah mendaftarkan perusahaan Anda. Pada tahap ini user atau pengguna membuat dan mengisi identitas perusahaan, periode akuntansi, bidang usaha yang dijalankan, pemilihan mata uang, dan informasi-informasi lainnya.

Membuat Data Master

Data master merupakan data base yakni data-data mengenai informasi perusahaan mulai dari awal perusahaan didirikan. Pada pembuatan data master, Anda akan mengisi data seperti nama dan alamat, data barang, modal awal, daftar supplier, daftar pelanggan, daftar kreditur, penyesuaian COA, dan lain sebagainya.

Mengisi Saldo Awal

Langkah ketiga ini sebenarnya hampir sama dengan langkah satu dan dua yakni masih seputar pengisian data. Hanya saja jenis dari data-data ini yang membedakan. Pada tahap ketiga, data atau informasi yang dimasukan berupa saldo awal dari setiap akun. Misal saldo awal akun piutang usaha / dagang, persediaan, kas, utang usaha, dan sebagainya. Saldo awal ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung laporan keuangan beserta transaksi yang terjadi nantinya.

Menginput Transaksi

Dasar untuk menginput transaksi adalah nota-nota atau bukti transaksi, sehingga setelah semua nota terkumpul, Anda dapat mengelompokkan nota-nota tersebut ke dalam kategori transaksi. Misalnya masuk dalam jurnal umum atau khusus. Di dalam software akuntansi akan disediakan fitur jurnal umum yang biasanya akan langsung terhubung dengan buku besar. Untuk menggunakannya, Anda cukup mengklik fitur tersebut dan menginput data, pilihlah akun yang sesuai dengan transaksi tersebut pada sisi debit atau kredit, masukan nominal angkanya dan terakhir klik simpan. Maka semua transaksi secara otomatis sudah tersimpan dan diposting ke buku besar setelah user menyimpan transaksi tersebut.

 

Selain fitur jurnal umum dan khusus, software akuntansi biasanya juga sudah menyiapkan fitur-fitur lain yang memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan. Sebagai contoh, pada menu pembelian  akan disajikan secara lengkap fitur-fitur pembelian meliputi invoice, retur, metode pembayaran cash atau kredit, pemesanan, dll. Bahkan sekarang software akuntansi juga sudah banyak menyediakan fitur-fitur yang terintegrasi dengan aplikasi lain, sehingga sangat memudahkan pekerjaan Anda.

Laporan keuangan terbentuk otomatis

Setelah semua transaksi dimasukan dan Anda ingin membuat laporan keuangan, Anda hanya tinggal mengklik report maka laporan keuangan pun akan tersusun secara otomatis pula.

Mudah bukan? Hanya dalam hitungan detik, laporan keuangan sudah dapat Anda buat. Kecanggihan teknologi membawa kita menjadi lebih efisien dan efektif. Proses akuntansi dan pembuatan laporan keuangan menjadi lebih cepat tetapi tetap akurat. Sehingga Anda tidak perlu pusing memikirkan masalah deadline.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/cara-mudah-membuat-laporan-keuangan-dengan-software-akuntansi/

Tips Terbaik Mengelola Persediaan dengan Software Akuntansi

Akhir periode akuntansi, dapat dibayangkan ribetnya mengurus persediaan yang masih menumpuk terlebih jika masih ada beberapa data yang belum terinput. Itulah salah satu masalah yang akan Anda atau akuntan Anda hadapi mengenai persediaan. Sebenarnya masalah tersebut dapat dihindari jika Anda mengontrol persediaan dengan rapi dan sistematis dari awal. Namun, seperti yang diketahui tidak mudah mengelola persediaan. Persediaan yang jumlahnya banyak tentu akan menyebabkan biaya pengelolaan yang besar pula, selain itu resiko kerusakan juga meningkat. Sementara jika persediaan sedikit dapat menyebabkan stock out. Semua akan terlihat serba salah.

Namun, Anda sudah tidak perlu khawatir untuk mengelola persediaan. Karena kini sudah tersedia software akuntansi dengan metode pencatatan yang tersistem dengan komputer. Software akuntansi terbaik akan memiliki menu atau fitur untuk mengontrol persediaan, pembelian, penjualan dan fungsi-fungsi lain yang berhubungan dengan persediaan. Berikut beberapa tips mengelola persediaan dengan menggunakan software akuntansi:

Pilih Software Akuntansi Terbaik

Tidak semua software akuntansi memiliki fitur pengelolaan persediaan. Sehingga Anda harus jeli dan memastikan bahwa software akuntansi yang Anda pilih menyediakan fitur tersebut. Beberapa fitur dan menu ada seperti laporan stok barang atau persediaan dan analisis barang yang meliputi laporan kartu stok, laporan barang per gudang, laporan mutasi barang, dan laporan-laporan lainnya. Semua hal itu akan memudahkan Anda untuk mengelola persediaan, mengetahui perputaran persediaan, dan lain sebagainya.

Mengatur Isi Gudang

Mengatur ulang isi gudang bukan bagian dari software akuntansi tetapi kegiatan ini sangat penting dalam pengelolaan persediaan terutama jika persediaan jumlahnya sangat banyak. Pada langkah ini Anda dapat mengatur ulang isi gudang, susunlah berdasarkan kelompok, tanggal, atau apapun yang memudahkan Anda untuk mencarinya. Selanjutnya setelah disusun berdasarkan kelompok-kelompok tertentu, berilah barcode atau kode pada setiap persediaan.

Buatlah Database Persediaan

Setelah semua persediaan diberikan kode atau barcode, langkah selanjutnya yaitu membuat database persediaan. Input semua persediaan pada software akuntansi dengan baik dan benar sesuai kolom-kolom yang tersedia. Beberapa data yang diisi seperti kode barang, nama barang, satuan, harga, keterangan lain seperti dibeli, dijual atau disimpan. Selain data-data master tersebut, Anda juga harus memasukan data jumlah persediaan awal pada form yang tersedia. Biasanya Anda akan diminta untuk memberikan informasi berupa jumlah barang, harga pokok produksi dan harga jual.

Lakukan Penginputan Transaksi Secara Teratur

Salah satu sebab buruknya pengelolaan persedian adalah karena pencatatan yang tidak teratur sehingga terkadang ada beberapa transaksi yang lupa tidak tercatat. Selain itu juga karena bukti pencatatan yang hilang, masalah ini biasanya dialami oleh perusahaan yang masih menggunakan sistem manual dalam pencatatannya. Oleh karena itu maka lakukanlah penginputan transaksi secara teratur. Jika Anda merasa repot, Anda dapat menggunakan software akuntansi berbasis cloud, sehingga penginputan dapat  Anda lakukan di mana pun dan kapan pun.

Monitoring & Evaluasi Laporan Persediaan

Dengan menggunakan software akuntansi maka laporan persediaan dapat langsung Anda peroleh setelah penginputan semua transaksi selesai. Softwareakuntansi memiliki sistem yang terotomatisasi sehingga saat transaksi di-input,maka sistem akan memprosesnya, dan laporan persediaan dapat Anda lihat  dan pantau dengan cepat dan mudah. Adanya sistem realtime dalam softwareakuntansi juga memudahkan Anda untuk melakukan evaluasi dan monitoring persediaan secara cepat, dimanapun dan kapanpun meskipun Anda sedang tidak berada di kantor.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/tips-terbaik-mengelola-persediaan-dengan-software-akuntansi/

4 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Proses Akuntansi

 

Gambar terkait

Akuntansi menurut American Accounting Association adalah sebuah proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi ekonomi untuk mendapatkan keputusan yang tepat dari pengguna informasi perusahaan. Namun, dalam prosesnya banyak perusahaan yang mengalami kesalahan-kesalahan dalam proses akuntansi yang dapat menyebabkan kerugian hingga hilangnya kepercayaan dari pihak lain. Berikut adalah beberapa kesalahan dalam proses akuntansi yang sering ditemukan dalam perusahaan.

Kesalahan Pencatatan & Rekonsiliasi

Ketika bisnis mulai berjalan lancar, banyak pengusaha yang mengabaikan laporan keuangan hanya dengan alasan tidak memiliki banyak waktu. Dengan tidak mencatat transaksi bisnis, laporan keuangan akan menjadi tidak sesuai dengan kondisi perusahaan yang sebenarnya. Laporan keuangan yang tidak sesuai dan tidak tepat dapat memberikan efek negatif kepada perusahaan seperti peringkat kredit menjadi buruk atau pengiriman barang dari supplier menjadi tidak lancar.

Hanya Menjadikan Laporan sebagai Pencatatan

Banyak pengusaha yang melihat akuntansi hanya sebagai proses pencatatan data keuangan perusahaan yang berfungsi hanya untuk menghitung saldo perusahaan atau kepentingan perpajakan. Namun pada kenyataannya, laporan keuangan dapat memberikan informasi sebagai bagan pertimbangan untuk menentukan keputusan atau membuat strategi untuk mengembangkan bisnis perusahaan.

Lupa Menyimpan Bukti Transaksi

Sering lupa untuk menyimpan bukti transaksi seperti kuitansi atau nota sering terjadi pada setiap orang, terutama ketika perhatian dan pikiran sedang fokus dengan berbagai hal. Sedangkan kuitansi dan nota dapat menjadi bukti yang valid ketika terjadi perbedaan angka pada saat pemeriksaan laporan keuangan. Tak hanya itu, kuitansi dan nota juga sangat berguna dan dapat memudahkan dalam proses audit dan perpajakan.

Kesalahan Matematis Saat Berhitung

Kesalahan saat berhitung tidak hanya terjadi pada pengusaham namun juga sering terjadi pada akuntan yang sudah berpengalaman. Kesalahan ini sering terjadi ketika sedang terburu-buru atau saat lelah sehingga tidak dapat mendeteksi kesalahan tersebut. Kesalahan saat berhitung bila digabungkan dengan kesalahan saat input dan rekonsiliasi, maka dapat menjadi kesalahan yang besar pada laporan keuangan perusahaan. Di mana, jika kesalahan tersebut tidak diketahui hingga berbulan-bulan dapat menyebabkan masalah yang lebih kompleks saat ingin memperbaiki dan menyelesaikannya.

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam proses akuntansi. Untuk mengurangi kesalahan akuntansi banyak pengusaha yang mempercayakan proses akuntansi bisnisnya dengan software akuntansi. Jurnal, software akuntansi online berbasis cloud dapat membantu pengusaha dalam membuat laporan keuangan secara instan. Tak hanya itu, dengan software akuntasi Jurnal, Anda juga dapat memonitor laporan keuangan di mana pun dan kapan pun secara real-time.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-4-kesalahan-yang-sering-terjadi-dalam-proses-akuntansi/

4 Cara Tepat Memperbaiki Arus Kas Perusahaan

Hasil gambar untuk memperbaiki arus kas

Arus kas merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pengusaha. Masalah utama yang sering dihadapi adalah arus kas defisit, di mana pengeluaran melebihi pendapatan, sehingga arus kas menjadi tidak seimbang. Masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman pengusaha mengenai cara mengelola arus kas yang benar. Pengelolaan arus kas yang salah dapat menyebabkan kerugian bahkan kegagalan dalam sebuah  bisnis.

Arus kas sangat memengaruhi jalan atau tidaknya kegiatan operasional bisnis sekaligus memengaruhi perkembangan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, ketika bisnis telah mengalami masalah arus kas, sebagai pengusaha Anda harus memperbaiki arus kas perusahaan Anda. Inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk memperbaiki arus kas perusahaan.

Menekan Pengeluaran

Ketika pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan, berarti Anda sedang mengalami krisis arus kas. Masalah ini terjadi ketika Anda hanya mementingkan keinginan tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan. Jika dibiarkan terlalu lama, masalah ini tentu dapat membuat bisnis gagal dan bangkrut. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah menekan pengeluaran bisnis dengan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh bisnis Anda. Disinilah laporan arus kas sangat dibutuhkan. Dengan melihat laporan arus kas, Anda dapat memilah dan mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan.

Mengevaluasi Bisnis

Tak hanya pengeluaran lebih besar dari pendapatan, ternyata pengeluaran dan pendapatan yang memiliki nilai seimbang juga dapat membuat krisis arus kas. Jika hal ini terjadi, Anda harus segera mengevaluasi kembali bisnis Anda dengan membuat inovasi  baru. Disinilah pentingnya  sebuah laporan keuangan, dengan melihat laporan keuangan Anda dapat membuat sebuah keputusan dengan mudah untuk menghadapi persaingan pasar. Melakukan evaluasi mengenai harga, target market, serta pesaing dapat memudahkan Anda untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan bisnis Anda sehingga dapat memudahkan Anda dalam membuat inovasi untuk perkembangan bisnis.

Hindari Penumpukan Stok

Ini adalah salah satu masalah yang dapat menyebabkan kebocoran arus kas. Dengan stok yang menumpuk, barang akan cepat rusak dan perusahaan akan mengalami kerugian yang berpengaruh terhadap arus kas. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memiliki laporan persediaan yang memudahkan Anda dalam mengelola stok barang dengan benar dan tepat. Selain itu, hindari pembelian stok berlebih dan keluarkan stok lama dengan memberikan diskon kepada pelanggan sesuai harga pokok untuk meningkatkan arus kas.

Tagih Piutang Secara Berkala

Sebagian perusahaan banyak yang menyepelekan penagihan piutang kepada pelanggannya. Jika dibiarkan terus menurus, hal ini akan memengaruhi arus kas yang masuk ke perusahaan. Untuk memperbaiki arus kas, Anda harus melakukan penagihan secara berkala sebelum tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Misalnya Anda telah memberikan syarat piutang dengan waktu jatuh tempo 30 hari, maka Anda dapat melakukan penagihan di hari ke 10, ke 20, dan 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Dengan melakukan penagihen secara berkala, pelanggan akan melakukan pembayaran tepat waktu.

Selain empat cara di atas, Anda juga dapat memperbaiki arus kas dengan membuat laporan arus kas. Dengan adanya laporan arus kas, Anda dapat lebih mudah mengelola arus kas perusahaan sehingga dapat mengurangi risiko kegagalan bisnis.

 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-4-cara-tepat-memperbaiki-arus-kas-perusahaan/

Tips Mengelola Usaha Percetakan dengan Software Akuntansi

Usaha percetakan merupakan salah satu jenis usaha yang cukup diminati oleh para pelaku usaha. Hal ini karena banyaknya konsumen yang mencari jasa percetakan. Sebagian orang mungkin membayangkan bahwa menjalankan usaha percetakan itu rumit. Namun, kenyataannya bisnis percetakan sebenarnya dapat dimulai dengan modal yang kecil dan berjalannya waktu berkembang serta mendapatkan keuntungan yang banyak.

Menjalankan usaha percetakan memang tidak sulit tetapi Anda juga tidak bisa menggampangkan begitu saja. Anda harus mengelolanya dengan baik dan benar terutama masalah keuangan. Baik perusahaan dengan skala besar maupun kecil tidak boleh mengabaikan masalah keuangan. Jika Anda mengabaikan masalah keuangan sama saja Anda menjatuhkan usaha bisnis Anda sendiri.

Masalah yang sering dihadapi oleh pelaku bisnis percetakan terutama bisnis percetakan dengan skala menengah dan kecil yakni mengenai pemahaman sistem keuangan dan proses akuntansi. Padahal jika Anda memahami dengan baik, pengelolaan keuangan dapat dilakukan dengan mudah. Salah satunya Anda dapat menggunakan software akuntansi dalam mengelola usaha percetakan. Bahkan Anda akan mendapatkan manfaat yang banyak dengan penggunaan software  ini. Adapun manfaat software akuntansi bagi usaha percetakan adalah sebagai berikut:

Memudahkan Proses Transaksi

Bisnis percetakan memiliki proses transaksi yang panjang mulai dari pembelian bahan baku, penggunaan bahan baku, pesanan, kalkulasi harga, SPK, nota penjualan, dan lain sebagainya. Namun, semua itu tidak perlu dipusingkan jika Anda menggunakan software akuntansi. Software akuntansi, khususnya softwareakuntansi online memiliki sistem otomatisasi sehingga Anda hanya perlu meng-input data-data kemudian sistem akan secara otomatis menyimpan dan memproses data sesuai dengan kebutuhan Anda.

Mempercepat & Memudahkan Melihat Laporan

Beberapa laporan seperti laporan transaksi harian, mingguan, bulanan, tahunan; laporan keuangan; laporan master data; buku besar, dan sebagainya dapat Anda akses dengan mudah saat pengelolaan keuangannya menggunakan softwareakuntansi, khususnya software akuntansi online. Hal ini karena software akuntansi online penggunaannya hanya membutuhkan internet, sehingga kapan pun dan di mana pun Anda dapat melihat atau menilai laporan-laporan yang sudah dibuat secara cepat.

Monitoring & Evaluasi Dapat Dilakukan Lebih Cepat

Adanya sistem realtime dalam software akuntansi akan memudahkan Anda untuk mengontrol, memonitor, dan mengevaluasi bisnis Anda. Sehingga jika terdapat masalah atau kendala maka dapat langsung diatasi. Anda juga dapat lebih mudah menentukan strategi baru dalam proses bisnis Anda. Hal ini tentu dapat mengurangi kesalahan dalam pembuatan strategi atau keputusan bisnis.

Penggunaan Lebih Mudah

Anda tidak perlu memiliki keahlian dibidang akuntansi ataupun TI untuk menggunakannya. Karena software akuntansi biasanya didesain secara user friendly. Maka dari itu, software ini sangat cocok bagi usaha percetakan di mana biasanya sebagian karyawan perusahaan percetakan bukan berasal dari jurusan akuntansi atau keuangan.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-tips-mengelola-usaha-percetakan-dengan-menggunakan-software-akuntansi/

5 Cara Mengembangkan Bisnis Lokal Menjadi Go International

Hasil gambar untuk bisnis internasional

 

Sebagai pengusaha, mendapatkan kepuasan dalam berbisnis bukanlah hal yang mudah. Ketika bisnis telah berhasil berkembang di tanah air, setiap pengusaha pasti juga berharap bisnisnya bisa go International dan dikenal di seluruh dunia. Apakah Anda termasuk pengusaha yang ingin mengembangkan bisnis ke luar negeri? Pelajari dulu cara mengembangkan bisnis lokal menjadi go international di bawah ini.

Lakukan Penelitian Pasar

Pasar di Indonesia belum tentu sama dengan pasar Internasional, oleh karena itu sebelum memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke luar negeri, Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai pasar Internasional. Dengan informasi yang lengkap, Anda akan lebih matang untuk mengembangkan bisnis ke taraf Internasional. Tak hanya itu, informasi yang lengkap juga dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi kemungkinan risiko dan membuat rencana untuk menghindari kesalahan sehingga bisnis Anda akan dianggap sebagai merek Internasional dengan pemikiran yang maju, dapat dipercaya, dan juga memiliki kredibilitas tinggi.

Manfaatkan Media Promosi

Sebagai pengusaha pasti Anda sudah tahu seberapa kuatnya promosi memengaruhi kesuksesan bisnis. Sebagai pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya ke luar negeri, Anda dapat memanfaatkan media Internet, khususnya media sosial seperti Facebook dan Instagram. Dengan mempromosikan bisnis melalui Internet, pasar International dapat melihat dan mengetahui keberadaan produk Anda sehingga mereka pun akan lebih mengenal produk dan tertarik dengan produk yang Anda promosikan.

Buat Produk dengan Kualitas Tinggi

Produk dengan kualitas tinggi pasti akan dicari banyak orang. Meski harganya sedikit mahal, konsumen akan rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk produk dengan kualitas tinggi. Untuk mengetahui apakah produk Anda telah memiliki kualitas tinggi, ada baiknya Anda membuat ulasan konsumen. Hal ini dapat membantu Anda melakukan penilaian dan evaluasi agar produk Anda dapat diterima dengan baik di pasar Internasional.

Mencari Relasi yang Baik

Relasi merupakan hal penting dalam dunia bisnis dan mencari relasi bukanlah hal yang mudah. Dengan adanya relasi yang baik, bisnis Anda akan berjalan dengan baik dan mendapatkan beberapa keuntungan seperti modal tambahan, media promosi dan periklanan, kerja sama penitipan barang, atau kerja sama lainnya. Relasi yang baik akan membantu dan memudahkan Anda untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis. Oleh karena itu, sebagai pengusaha ada baiknya untuk memperluas jaringan dan mencari relasi.

Miliki Rencana yang Matang

Ingin melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri berarti Anda harus mengembangkan skill dan strategi dalam bisnis. Dengan adanya strategi bisnis yang matang, rekan kerja atau perusahaan luar dapat memastikan bahwa mereka sedang menjalin relasi dengan orang yang tepat. Buatlah rencana bisnis yang ambisius namun tetap kredibel dalam menilai peluang bisnis yang beragam.

Tak hanya itu, untuk mengembangkan bisnis ke luar negeri Anda juga memerlukan laporan keuangan yang dapat memudahkan Anda dalam memonitor perkembangan dan posisi keuangan bisnis Anda. Dengan adanya laporan keuangan, Anda dapat lebih fokus dalam membuat inovasi untuk mengembangkan bisnis Anda di luar maupun di dalam negeri. Jurnal, software akuntansi online yang memudahkan Anda dalam mengelola laporan keuangan secara instan dan melihatnya secara real-time.

 

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-5-cara-mengembangkan-bisnis-lokal-menjadi-go-international/

Kenali 7 Ciri-Ciri Ini Sebelum Memilih Software Akuntansi Online

Keberadaan dunia digital yang semakin dekat dan mudah dijangkau membuat semua pelayanan mulai menggunakan media online sebagai basis untuk mempermudah suatu pekerjaan, tidak terkecuali dengan dunia akuntansi.

Adanya transaksi bisnis yang selalu dinamis, membuat keberadaan software akuntansi online yang selalu up to date mulai banyak diminati. Agar tidak salah dalam memilih software akuntansi online yang baik, berikut akan kami sajikan informasi mengenai ciri-ciri software akuntansi terbaik dan tepercaya.

Sesuai Standar Indonesia

Biasanya yang membedakan laporan keuangan Indonesia dengan negara asing adalah bagian format neracanya. Jika di negara asing menggunakan bahasa Internasional atau bahasa Inggris, lain halnya dengan negara Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia. Software akuntansi online yang baik, akan bisa memenuhi hal tersebut tanpa menimbulkan kebingungan bagi para pengguna nya.

Sesuai Standar Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki standar operasionalnya sendiri. Semuanya tergantung besar dan kecilnya suatu perusahaan. Semakin besar perusahaan, semakin banyak pula prosedur yang harus dijalankan. Sebuah software akuntansi yang baik pasti bisa mengakomodasi kepentingan tersebut dengan fitur-fitur lengkap yang mereka tawarkan.

Memiliki Track Record yang Baik

Untuk mengetahui perusahaan pengelola software tersebut tepercaya, bukan hanya dilihat dari iklan yang dibuatnya saja, melainkan dari track record selama perusahaan berdiri, berapa lama software tersebut dikembangkan, berapa banyak user yang telah menggunakan software tersebut, dan pertanyaan yang serupa lainnya. Kolom testimoni dari klien atau orang-orang terdekat Anda yang telah menggunakan software akuntansi tersebut bisa menjadi informasi yang dapat dipercaya.

User Friendly

User friendly merupakan kriteria penting yang harus dimiliki suatu software, agar pengguna semakin mudah dalam menggunakan dan mengoperasikannya. Semakin user friendly, maka pekerjaan semakin mudah dan cepat untuk diselesaikan.

Memiliki Fleksibilitas

Kebutuhan bisnis yang sering sekali berubah seiring strategi bisnis   yang diterapkan perusahaan tidak jarang berdampak pada keharusan software akuntansi, mengimbangi perubahan yang ada, maka sangat perlu dipertimbangkan kemampuan software akuntansi tersebut seberapa besar dapat mengakomodasi kebutuhan akan perubahan tersebut.

Memiliki Fitur Perpajakan

Software yang memiliki fitur perpajakan tentunya akan sangat membantu tugas staf pajak dalam menyusun laporan dan juga menerbitkan dokumen perpajakan. Umumnya, fitur ini dapat melakukan seperti memotong PPh, menghitung PPN, dan juga mencetak faktur pajak.

Sesuai Budget yang Tersedia

Ini tentunya merupakan suatu hal yang sangat penting karena terkait  dengan biaya atau beban yang harus ditanggung oleh perusahaan. Jasa penyedia software akuntansi yang baik, akan memiliki penawaran harga yang sesuai dengan semua kebutuhan perusahaan tanpa harus mengurangi fasilitas maupun kualitas yang ditawarkan.

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-kenali-7-ciri-ciri-ini-sebelum-memilih-software-akuntansi-online/