Mengenal Perbedaan Software Akuntansi Desktop & Cloud

Sekarang kesadaran pemilik bisnis untuk menggunakan software akuntansi dalam mengelola bisnisnya semakin meningkat. Penyelesaian masalah dalam hal pembukuan dan pengelolaan keuangan menjadi salah satu sebab software akuntansi semakin dilirik oleh perusahaan baik skala besar maupun sekelas UKM. Software akuntansi dinilai dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat jika dibandingkan dengan cara manual. Selain itu, harganya yang cukup terjangkau bahkan ada yang gratis juga membuat software akuntansi semakin diminati. Namun, tahukah Anda ada berapa jenis software akuntansi? Berdasarkan sistem pengoperasiannya, software akuntansi dibedakan menjadi dua, yakni software akuntansi desktop dan software akuntansi cloud.

Bagi Anda yang sudah menjalankan bisnis dengan software akuntansi, jenis software akuntansi mana yang Anda gunakan, desktop atau cloud? Mengapa Anda memilih software tersebut? Agar dapat menjawab kedua pertanyaan tersebut maka Anda harus paham mengenai perbedaan software akuntansi desktop dan cloud.

Bagi orang yang paham dengan kedua jenis software akuntansi tersebut tentu akan menjadi sebuah pertimbangan untuk menerapkan salah satunya di dalam bisnisnya. Namun,  bagi beberapa orang yang kurang memahami masalah akuntansi dan IT mungkin tidak akan memerhatikan antara software akuntansi desktop dan cloud. Untuk membantu Anda memahami perbedaan software akuntansi desktop dan cloud, kami akan mengulasnya dalam artikel ini. Dengan begitu, Anda dapat lebih memahami perbedaan keduanya sebelum menggunakannya.

Software Akuntansi Desktop

Software akuntansi desktop merupakan aplikasi atau software yang penggunaannya harus di-download dan install terlebih dahulu ke sistem operasi yang mendukungnya di perangkat komputer yang akan digunakan. Untuk mengoperasikan atau menjalankannya, Anda tidak membutuhkan internet.

Kelebihan Kekurangan
Tidak bergantung pada koneksi internet Program dan data tidak dapat dilihat atau diakses dengan fleksibel karena harus bergantung pada komputer yang sudah di instal saja.
Memiliki performa yang baik karena dioperasikan dalam spesifikasi hardware yang sudah tetap Memerlukan update software jika batas waktu lisensinya sudah habis.

Software Akuntansi Cloud

Software akuntansi cloud adalah software akuntansi yang dijalankan dengan menggunakan web browser atau peramban situs yang kompatibel. Dari pengertian tersebut dapat kita ketahui bahwa software ini memerlukan sambungan internet. Software akuntansi desktop dan cloud sebenarnya sama, hanya saja perbedaannya pada sistem cloud, server disimpan pada remote server. Cara menggunakan software akuntansi cloud yakni user atau pengguna mengakses aplikasi software dengan internet melalui aplikasi cloud service provider.

Kelebihan Kekurangan
Data base akan disimpan dalam cloud server sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Sangat bergantung pada koneksi internet. Jadi jika tidak ada koneksi internet tidak dapat bekerja atau menggunakan software ini.
Tidak perlu memiliki komputer khusus untuk server, dengan demikian akan mengurangi biaya pemeliharaan.
Software tidak perlu di-upgrade secara berkala, karena Anda cukup mengakses dari web browser saja.

Software Akuntansi Desktop Vs Cloud

Untuk memudahkan Anda membandingkannya, berikut akan disajikan dalam tabel perbandingan software akuntansi cloud dan desktop.

Software Akuntansi Desktop Software Akuntansi Cloud
Dijalankan dengan di-install, berdiri sendiri tanpa browser Dijalankan menggunakan browser
Tidak perlu koneksi internet Memerlukan koneksi internet
Proses lebih cepat karena berbasis web Kecepatan bergantung dengan koneksi internet yang ada
Performa berjalan dengan konsisten Service performa kurang konsisten
Tidak terintegrasi dengan aplikasi lain Data terintegrasi dengan aplikasi lain

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-perbedaan-software-akuntansi-desktop-dan-cloud/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *